Mengenal Lebih Dekat Kota Madiun
Ilustrasi madiun
Madiun dikenal dengan julukan "Kota Brem". Madiun adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Timur. Madiun terletak 169km sebelah barat Surabaya atau sebelah timur Kota Surakarta. Di Kota Madiun terdapat pusat industri kereta api (INKA) dan Lapangan Terbang Iswahyudi (salah satu pangkalan utama AURI). Kota ini memiliki beberapa julukan, yakni:
- Kota Gadis
- Kota Brem
- Kota Pelajar
- Kota Sepur
- Kota Pecel
- Kota Budaya
- Kota Sastra
- Kota Industri
PT INKA
PT Industri Kereta Api Indonesia atau PT INKA adalah sebuah badan usaha milik negara yang berdiri pada tanggal 19 Agustus 1981 di madiun. PT INKA adalah pengembangan dari Balai Yasa Lokomotif Uap yang dimiliki oleh PT Kereta Api saat itu.
Balai Yasa ini berubah fungsi menjadi pabrik kereta api saat lokomotif uap tidak dioperasikan lagi. Dalam memproduksi lokomotif, PT INKA melakukan joint venture dengan General Electric (perusahaan multinasional teknologi dan jasa di Amerika Serikat). Selain untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, produksinya juga ditujukan untuk ekspor, terutama ke Malaysia.
Produk PT INKA
Perusahaan ini sudah banyak memproduksi berbagai lokomotif, kereta, dan gerbong. Produk-produk PT INKA adalah sebagai berikut.
- Kereta Argo Bromo Anggrek (leasing Skema)
- ekspor Ballast Hopper Wagon ke Thailand (1998)
- peluncuran Listrik Railcar Indonesia (INKA desain) 2001
- ekspor Pembangkit Listrik Wagon Mobil dan Bogie Reefer Flat ke Malaysia (2002)
- ekspor Container Wagon tubuh & Blizzard Center kusen ke Australia (2004)
- ekspor 50 unit BG kendaraan untuk Bangladesh 2006
- Bus Rail KRDI (untuk Aceh dan Jawa) pada 2008
- peluncuran produksi kereta ekonomi AC Bogowonto dan 5 lokomotif cc204 (2010)
- Produksi Railbus untuk Solo (2011)
Bandar Udara Iswahyudi
Madiun dikenal memiliki bandar udara bernama Iswahyudi yang merupakan lapangan terbang terpenting bagi TNI-AU. Nama bandar udara ini diambil dari salah seorang pahlawan TNI-AU. Sekarang, Pangkalan TNI-AU Iswahyudi termasuk Lanud tipe A. Pada zaman dulu pangkalan ini dijadikan basis kekuatan tentara sekutu dan Belanda menyerah kepada Jepang.
Pangkalan ini dikuasai oleh angkatan laut jepang. Pangkalan ini dulu digunakan untuk menyimpan kapal atau pesawat buatan. Pada waktu kemerdekaan Indonesia pangkalan ini dikuasai oleh pejuang-pejuang Indonesia berdasarkan panglima pangkalan udara. Pangkalan Maospati berubah nama menjadi pangkalan TNI AU Iswahyudi.
Geografi
Kota Madiun berbatasan langsung dengan Kabupaten Madiun di sebelah utara, Kecamatan Geger di sebelah selatan, Kecamatan Wungu di sebelah timur, dan Kabupaten Magetan di sebelah barat. Madiun mempunyai luas wilayah 33,23km² dan terbagi menjadi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Manguharjo, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Kartoharjo. Sungai Bengawan Madiun (salah satu anak sungai terbesar Bengawan Solo) mengalir di kota ini.
Kota Madiun ini di kelilingi oleh kabupaten madiun dan kota madiun mempunyai 38 kabupaten atau kota yang berada di bawah teritorial provinsi jawa timur. Dilihat dari astronomis madiun terletak antara 70-80 lintang selatan dan 1110-1120 bujur timur. Dilihat dari geografis madiun mempunyai batas-batas seperti:
- Utara : kecamatan madiun
- Selatan : kecamatan geger
- Barat : kecamatan jiwan
- Timur : kecamatab wungu
- Timur laut :kecamatan dagangan
Pendidikan
Di Kota Madiun terdapat beberapa sekolah menengah atas berstandar nasional maupun internasional.
- SMA Negeri 1 Madiun (Sekolah Standar Nasional)
- SMA Negeri 5 Madiun (Sekolah Standar Nasional)
- SMA Negeri 2 Madiun (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional)
- SMA Negeri 3 Madiun (Sekolah Standar Internasional)
- SMK Negeri 1 Madiun (Sekolah Standar Internasional)
- SMK Negeri 4 Madiun (Sekolah Standar Internasional)
Selain itu, beberapa sekolah lanjutan tingkat pertama di Madiun berstatus Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), yaitu SMP Negeri 1 Madiun dan SMP Negeri 2 Madiun. Sementara itu, sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata adalah SMP Negeri 7 Madiun. Ada juga sekolah yang mendapat Anugerah Penghargaan Sekolah Berkembang dengan Cepat dan Modern, yaitu SMP Negeri 11 Madiun.
Sesuai dengan undang-undang pemerintah daerah bertanggung jawab sepenuhnya untuk pembinaan dalam mengembangkan wilayahnya. Pembinaan ini mencakup segala bidang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kabupaten madiun sebagai kesatuan wilayah pemerintahan, melaksanakan pembangunan pendidikan disemua bidang termasuk di bidang pendidikan dankebudayaan.
Maka pembangunan pendidikan di kabupaten madiun ini tidak berdiri sendiri tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan keseluruhan. Oleh karena itu, pengembangan dan pembangunan di bidang pendidikan di kabupaten madiun ini harus berada di bawah koordinasi pemerintah untuk menjaga kenyamanan, keasrian serta yang berkaitan dengan sektor lain untuk mencapai sarana pembangunan pendidikan yang ditetapkan.
Ekonomi dan Transportasi
Madiun posisinya cukup strategis karena berada di jalur utama Surabaya-Yogyakarta. Kota ini ditetapkan sebagai daerah hinterland atau pusat ekonomi untuk daerah sekitarnya dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah.
Madiun dilintasi jalur kereta lintas selatan Pulau Jawa. Di sini terdapat sebuah stasiun kereta api bernama Stasiun Madiun yang merupakan terbesar ketiga di Jawa Timur. Stasiun ini memberangkatkan kereta api sendiri bernama KRDI Madiun Jaya, tujuan Solo-Balapan dan Yogyakarta.
Untuk perekonomian suatu negara ingin berkembang pesat maka harus didukung dengan transportasi yang baik. PT INKA di Madiun pemerintah menyatakan pembangunan sarana dan prasarana untruk membuat transportasi INKA agar perkembangan perekonomian di Madiun menjadi cepat. Untuk mengembangkan suatu perekonomian harus adanya modal untk pembangunan transportasi tersebut.
Industri
Industri-industri yang ada di Kota Madiun adalah sebagai berikut.
- Industri kereta api (PT INKA)
- Industri UMKM
- Industri baja (PT Hari Jaya Utama)
- Industri mebel Jepara
- Industri sepatu Alvero
- Industri tas
- Industri makanan ringan
Kabupaten Madiun adalah daerah lumbung padi disebelah Timur bagian barat, dengan luas area tanam 62.630 ha dan menghasilkan beras 364.716.54 ton pertahun dandari setahunnya memperoleh sulpus hingga 150.000 ton pertahunnya. Tanaman tersebut berada di wilayah 15 kecamatan dengan jenis padi yang ditanam IR.64. Dan penggunaan padi ini dengan penggunaan pupuk Bokasih dengan produksi 480 ton.
Pertanian tanaman tersebut mempunyai peluang investasi seperti pengolahan gabah, jasa, pergudangan, pengolahan dan pengepakan beras. Ada juga beberapa komoditi yang banyak untuk dikembangkan seperti produksi jagung sebesar 12.121.76 ton dengan luas penanaman 5.126 ha. Untuk buah-buahan dengan memproduksi mangga, durian melon sebesar 10.155.57 ton. Kabupaten madiun terdapat banyak komoditi seperti tembakau, kopi, coklat, cengkeh dan karet. Perkebunan di Madiun ini didtunjang dengan lahan perkebunan yang luas-luas yang merupaka peninggalan jaman Belanda.
Perkebunan di kabupaten madiun ini sangat bagus untuk dikembangkan karena merupakan peluang usaha bagi investor untuk menginvestasi ke berbagai tanaman dan selain itu juga kabupaten madiun mempunyai perkebunan tebu juga yang lumayan luas untuk dijadikan peluang usaha.
Kabupaten Madiun juga mempunyai luas hutan 40%nya yangmampu menghasilkan berbagai perkebunan seperti kayu mahoni, jati, pinus dan terpentin. Industri kayu ini memberikan peluang usaha bagi para investasi terutama dalam produksi ekspor. Selain itu kabupaten Madiun ini mempunyai potensi pedangan formal dan informal. Industri yang berbahan potensial di kabupaten madiun ini berbahan baku dan berbahan kayu dari hasil pertaniannya.
Ada juga industri yang berskala besar dengan industri keramiknya yang memproduksi tea sea, piring dan yang lainnya. Industri di kabupaten madiun ini berupa industri formal dan nonformal. Selain itu juga di kabupaten madiun juga terdapat berbagai wisata seperti wisata alam, wana wisata, wisata buatan dan masih banyak lagi wisata-wisata yang lainnya yang belum dikembangkan.

