Tempo, Majalah Sukses?
Merintis bisnis majalah bukan perjalanan mudah. Insting jurnalistik dan bisnis harus bersatu padu. Oplah tinggi tidak dapat dengan mudah tercipta sekejap. Konten dan konteks majalah harus unik. Ide perusahaan juga harus visioner. Hanya sedikit majalah di Indonesia yang memiliki kriteria tersebut. Kita bisa menyebut majalah Tempo. Tempo eksis sejak era Orde Baru. Masa di mana kebebasan berekspresi dibatasi. Maka pembredelan pun keniscayaan bagi yang membandel.
Berbicara Tempo berarti berbicara kontroversi. Sederet kontroversi mengiringi lika-liku Tempo. Misal kasus Tomy Winata, rekening "gendut" Polri, dst. Namun justru dari pro kontra tersebut nama majalah Tempo kian melambung tinggi. Hingga beberapa orang mencap majalah Tempo adalah majalah sukses.
Goenawan Mohamad
Kehadiran Tempo tidak lepas dari tangan dingin Goenawan Mohamad (GM). Tokoh sepuh ini yang berperan besar membuat Tempo mampu survive di setiap masa. Kemampuan jurnalistik GM ditunjang visi politik. Maka di era Orba, Tempo dianggap musuh.
Tiap tulisan yang tergores dianggap pembangkangan. Majalah Tempo terkenal dengan jurnalisme investigasi. Fokus liputan dibeberkan secara mendetail meski menyeret petinggi kekuasaan. Majalah Tempo kerap menuai ancaman dari sana sini. Membongkar aib kekuasaan berarti melawan mainstream. Kala itu, masa dunia jurnalistik yang belum bebas. Pembredelan jadi jalan untuk membungkam suara majalah Tempo.
Kontroversi
Di era reformasi, majalah Tempo kembali menuai kontroversi. Misalnya, kasus rekening "gendut" Polri. Saat itu, majalah Tempo menampilkan ilustrasi karikatur di cover depan yang tendensius. Para petinggi Polri tersinggung. Bahkan, berniat untuk memidanakan cover tersebut. Bahkan, majalah Tempo ludes di pasaran.
Disinyalir ada pihak yang memborong habis majalah tersebut agar publik tidak kebagian membaca. Lain lagi kasus Tomy Winata. Majalah Tempo diadukan terkait pencemaran nama baik. Para preman pun menyambangi redaksi majalah Tempo. Kabar terakhir menyebut kasus ini diselasaikan lewat cara damai.
Majalah Sukses
Keberhasilan majalah Tempo untuk survive di segala zaman membuktikan pengelolaan yang mumpuni. Bertahan di tengah ancaman fisik dan psikis tidak mudah. Jika tidak kuat, mental dan moral sudah habis. Core bisnis dari majalah bukan keterkenalan. Tapi, prinsip jurnalistik yang mesti dijalankan.
Label majalah sukses atau tidak bersifat relatif. Namun harus diakui majalah Tempo adalah majalah hebat. Tidak menjual sensasi semata namun juga sisi substansi. Pengulasan majalah Tempo diakui salah satu terbaik di industri jurnalistik Indonesia.






