Makalah Gempa Bumi dan Tsunami
Banyak kejadian bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami yang melanda di muka bumi akhir-akhir ini. Deretan bencana yang beruntun menimbulkan satu pertanyaan, apakah bumi memang sudah tua?
Ataukah manusia sendiri yang membuat bumi jadi begitu? Adakah makalah gempa bumi dan tsunami yang dapat mengungkapkan informasi lengkap tentang hal ini.
Banyak makalah gempa bumi dan tsunami yang dapat Anda temukan dengan cara membrowsing di internet. Ataupun mencarinya di sudut-sudut perpustakaan. Mungkin puluhan makalah tentang gempa bumi dan tsunami dengan berbagai versi dan rujukan bisa Anda dapatkan.
Fenomena Bencana Alam
Gempa bumi dan tsunami adalah dua bencana alam yang cukup serius yang keduanya saling berhubungan satu sama lain. Karena kemunculan tsunami dapat dipicu oleh adanya gempa bumi. Dan gempa bumi itu sendiri biasanya selalu terjadi secara bersusulan.
Kemudian keduanya juga member dampak pada fenomena alam lainnya. Seperti keretakan muka bumi, longsoran yang terjadi di bawah laut, musnahnya biota bumi dan lain sebagainya.
Pengertian Gempa Bumi
Fenomena alam apakah sebenarnya gempa bumi itu? Gempa bumi telah terjadi ribuan tahun yang lalu di kala bumi masih mengalami jaman es. Guncangan yang berulang-ulang menyebabkan runtuhnya gunung-gunung es dan terbentuk daratan-daratan luas yang kemudian menjadi beberapa benua.
Dalam ilmu bumi (geologi), gempa bumi itu adalah peristiwa pergeseran atau pergerakan lempeng bumi yang disebut dengan gempa tektonik, dan pergerakan perut bumi oleh adanya erupsi gunung berapi atau disebut dengan gempa vulkanik.
Macam-macam gempa yang mungkin terjadi adalah antara lain karena adanya :
- Gerakan vertikal tanah
- Longsor bawah laut
- Longsor sepanjang samudera
- Perapuhan lapisan sedimen bumi, dan
- Gempa moderat pada sesar bumi.
Pengertian Tsunami
Sedangkan tsunami di dalam beberapa makalah gempa bumi dan tsunami, adalah suatu gelombang laut panjang yang terbentuk dalam periode yang lama yang tingginya bisa mencapai 50 meter, berkecepatan kurang lebih 1000km/jam merambat di atas permukaan laut, dengan sisa genangan air di daratannya yang dapat terukur berapa luas area hempasannya (run up).
Tsunami sebenarnya adalah pola air yang bergerak. Polanya selalu masuk akal dan dapat dibaca. Setiap kubik air mempunyai kekuatan mencapai 4 ton tenaga dorongan. Tsunami setinggi 60 kaki memiliki tekanan sebesar 3-4 bar. Dan kekuatan terjang ombaknya mencapaii hingga 80kilo newton.
Biasanya kemunculan ombak atau gelombang dimulai dari lautan lepas dan terbuka. Karena pola airnya yang masuk akal, dan dapat terukur dengan spectroscop (alat pengukur gelombang laut atau amplitude antar gelombangnya); maka letak episentrum atau pusat gempanya dapat diperkirakan.
Biasanya perpindahan barang yang dihempaskan oleh gelombang tsunami dapat menentukan letak episentrumnya, atau pusat ledakan (explosive gempa).
Pemicu tsunami adalah karena adanya ledakan di bawah laut dalam area yang luas. Ledakan itu terjadi karena adanya gempa tektonik yang telah disebutkan sebelumnya tadi
Kilasan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami
Bumi meski nampak tua, tapi dari beberapa makalah gempa bumi dan tsunami termasuk tangguh dihajar bencana alam yang bertubi-tubi. Serta sederetan fenomena alam yang saling berkaitan.
Kilas balik dari bencana gempa bumi dan tsunami yang sudah pernah terjadi. Yang beberapa di antaranya menimpa bumi pertiwi Anda, adalah sebagai berikut :
- Tahun 1907, tsunami pertama di Propinsi DI Aceh.
- Tanggal 26 Desember 2004, tsunami lagi di Propinsi DI Aceh.
- Tanggal 12 Januari 2006, gempat bumi Haiti yang beresiko memicu tsunami.
- Bulan Juli 2006, gempa bumi dan tsunami di Pangandaran.
- Bulan Agustus 2009, gempa bumi di Padang.
- Tanggal 1 Agustus 2010 pukul 09.10 WIB, terjadinya peningkatan aktivitas flare sampai skala C2.
- Tanggal 1 Agustus 2010 pukul 16.00 WIB, terjadi ledakan (flare) kecil pada permukaan matahari.
- Tanggal 3 Agustus 2010, dampak ledakan matahari sampai ke bumi.
- Tanggal 3 Agustus 2010 muncul penampakan aurora di langit di atas Wisconsin Utara.
Maka sebelum terlambat, selamatkanlah bumi kita. Setidaknya dengan tidak menambah kerusakan yang sudah ada di muka bumi.






