Makalah Humas: Penanganan Keluhan di Sekitar Pabrik
Ilustrasi makalah humas
Kalau mendirikan sebuah pabrik di area industri, mungkin tidak akan mengalami masalah terlalu pelik dengan masyarakat sekitar. Tapi kalau pendirian pabrik itu di wilayah perkampungan atau wilayah yang padat penduduknya, maka akan timbul berbagai masalah yang berhubungan dengan masyarakat. Bagaimana menanganinya? Kali ini makalah humas akan membahas tentang penanganan masalah keluhan masyarakat di sekitar pabrik.
Tidak dapat dipungkiri bahwa berdirinya sebuah pabrik di suatu tempat di mana merupakan daerah perkampungan, apalagi yang padat penduduknya akan menimbulkan beberapa hal yang berhubungan dengan keluhan dari masyarakat di sekitar pabrik. Keluhan itu bisa mengenai ketenagakerjaan, permintaan dana, kebisingan yang ditimbulkan oleh beroperasinya pabrik tersebut, dan limbah.
Bagian humas sangat berkepentingan dengan masalah ini. Pihak humas pabrik harus melakukan beberapa yang akan membuat pihak pabrik dan pihak masyarakat sama-sama diuntungkan.
Apa yang bisa dilakukan humas untuk menghadapi masalah-masalah tersebut?
- Melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara berdialog, berkomunikasi, berkompromi, dan bernegosiasi.
- Membuat program bantuan pemberdayaan ekonomi, seperti, memberikan peluang bisnis kepada masyarakat sekitar. Tentunya yang berkaitan dengan bisnis yang dijalankan oleh pabrik itu sendiri. Misalnya, menjadi supplier, pemasok, atau katering.
- Mempekerjakan beberapa orang yang berasal dari desa atau daerah setempat.
- Meminimalisir polusi suara dan udara dengan cara menerapkan teknologi tepat guna.
- Membuat instalasi pengolahan limbah.
- Memenuhi permintaan dana untuk pembangunan jalan, bangunan fasilitas umum, seperti, sekolah, balai desa.
- Mengangkat beberapa anak asuh.
Bagaimana cara berdialog atau bernegosiasi dengan pihak masyarakat setempat? Pertama, memahami karakter penduduknya. Kedua, mengetahui tokoh-tokoh masyarakat setempat. Ketiga, mengutus orang yang bisa menjembati kedua belah pihak agar bisa berdialog.
Berikut ini adalah contoh tahapan bernegosiasi dengan masyarakat:
- Mengundang tokoh masyarakat setempat.
- Mengundang penengah dari perangkat pemerintahan dalam hal ini perangkat desa (kepala desa dan kepala urusan umum)
- Memberikan penjelasan tentang aktivitas industri yang mengakibatkan keluhan.
- Mendiskusikan solusi yang mungkin bisa diambil.
- Memberikan janji tenggang waktu pembenahan dari permasalahan (bila diperlukan).
Sebelum adanya masalah ada paling sedikit 4 hal yang paling efektif dalam mengatasi keluhan yang mungkin akan timbul. Keempat hal tersebut, adalah:
- Memberdayakan potensi masyarakat setempat.
- Memberikan pelatihan secara intensif bagaimana menggerakkan ekonomi desa.
- Memberi peluang bisnis. Kalau pabrik plastik, peluang bisnis untuk masyarakat adalah menjadi supplier, jual-beli barang-barang bekas, katering, menjaga keamanan.
- Memberikan kesempatan kepada beberapa masyarakat yang mempunyai keterampilan untuk bekerja di pabrik.

