logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Budaya    Budaya

Makalah Kebudayaan: Kebudayaan Sebagai Budaya Bangsa


 

Ilustrasi makalah kebudayaan

 

Dalam makalah kebudayaan dan buku-buku mengenai kebudayaan, pengertian kebudayaan biasa diartikan sebagai karya manusia yang muncul dengan cipta, rasa dan karsa. Kebudayaan bisa diartikan pula sebagai sebuah manifestasi kehidupan manusia, baik sebagai perorangan maupun kelompok. Kebudayaan dapat diartikan pula bagaimana manusia mengubah dan memanfaatkan alam.

Di dalam makalah kebudayaan kerap disebutkan bahwa kebudayaan pada satu masyarakat dengan masyarakat yang lain memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut hadir karena karakter masing-masing kelompok maupun masing-masing individu. Kondisi di Indonesia misalnya; yang memiliki beragam macam suku, ras, dan agama akan melahirkan kebudayaan yang berbeda.

Makalah Kebudayaan: Unsur-Unsur Kebudayaan

Di setiap makalah kebudayaan tak pernah luput mencantumkan pendapat Koentjaraningrat yang mengemukakan unsur-unsur kebudayaan, yaitu sistem religi, sistem organisasi masyarakat, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian, sistem teknologi, dan peralatan.

Merujuk dari unsur-unsur yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat, bangsa Indonesia memiliki potensi budaya yang sangat besar. Beragamnya unsur budaya yang dimiliki bangsa Indonesia bermacam-macam bentuknya dan menjadi kelebihan dengan bangsa lain. Di antaranya, seni tari, rumah adat, bahasa daerah, pencak silat, pakaian adat, senjata rahasia, ragam hias, dan ragam budaya lainnya yang dimiliki oleh daerah-daerah di Indonesia.

Makalah Kebudayaan: Kebudayaan sebagai Kata Kerja

Di dalam makalah kebudayaan kerap disebutkan bahwa isi konsep kebudayaan dulu dipandang lebih sebagai kata benda, namun sekarang pemahaman kebudayaan bukan sesuatu yang bersifat kaku atau benda seperti koleksi barang barang seni, gedung-gedung, museum, dan lain-lain.

Kini, kebudayaan terutama dihubungkan dengan kegiatan manusia, misalnya bagaimana manusia membuat suatu alat yang dibarengi dengan unsur-unsur tarian dan mantra-mantra, kegiatan perkantoran, kegiatan bagaimana berkomunikasi dengan orang cacat, dan masih banyak lagi. Kebudayaan juga berhubungan dengan unsur tradisi, yang dapat diartikan sebagai unsur pewarisan nilai-nilai dan adat istiadat.

Kebudayaan sebagai kata kerja, adalah bagaimana sebuah kebudayaan tidak statis, tetapi dinamis mengalami perubahan. Perubahan tersebut terjadi karena beberapa faktor di antaranya:

  • Bertambah dan berkurangnya penduduk, bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan perubahan pada struktur kependudukan yang pada akhirnya potensi sosial dan budayanya pun akan mengalami perubahan.
  • Penemuan-penemuan baru atau inovasi adalah suatu proses kebudayaan yang terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Akibat adanya penemuan baru, akan menimbulkan perubahan pada sosial dan kebudayaan. Misalnya penemuan mesin-mesin yang akan mengubah sumber tenaga manusia menjadi tenaga mesin.
  • Terjadinya pemberontakan dan revolusi akan menggeser kebudayaan yang ada di masyarakat Pergeseran tersebut bisa karena paksaan atau menyesuaikan dengan penguasa baru.

Makalah Kebudayaan: Pelestarian Budaya

Di dalam makalah kebudayaan sering disebutka bahwa kebudayaan bisa menagalami perubahan dan pergeseran dalam kehidupan. Hal itu tidak menutup kemungkinan terjadi pada budaya dan tradisi yang terdapat di Indonesia. Banyak cara yang bisa dilakukan agar suatu budaya tidak dilupakan atau punah, di antaranya:

  1. Proses internalisasi, yaitu penanaman dalam diri untuk menyukai budaya lokal yang bisa membentuk kesadaran dalam diri sendiri.
  2. Proses sosialisasi, yaitu suatu proses belajar kebudayaan dalam hubungannya dengan sistem sosial.
  3. Proses enkulturasi, yaitu penanaman kebudayaan sejak dini terhadap individu di dalam masyarakat.

Makalah Kebudayaan: Urgensi Menjaga Kebudayaan Daerah

Dewasa ini penting bagi kita untuk menjaga kebudayaan negeri ini. Pasalnya, sudah beberapa kali kebudayaan daerah di Indonesia diklaim oleh negara tetangga sebagai budayanya. Indonesia terkenal dengan negara yang sangat kaya dengan keanekaragaman kebudayaan daerah. Dari sabang sampai marauke semuanya memiliki kebudayaan. Kebudayaan daerah tak hanya dari sisi bahasa saja. Dari pakaian adat, tari-tarian, tradisi, aneka seni rupa dan lain-lain. Penggabungan semua kebudayaan daerah baru diklaim sebagai kebudayaan nasional.

Batik adalah salah satu kebudayaan nasional. Pasalnya, hampir setiap propinsi di Indonesia memiliki batik masing-masing. Ada batik Solo, batik Yogyakarta, batik Pekalongan, batik Jambi, batik Palembang, batik Lampung dan lain-lain. Singkat kata, bahwa batik merupakan salah satu bagian dari kebudayaan Indonesia. Maka perlu untuk ditegaskan sejak dini. Apalagi, kini di Indonesia telah ditetapkan hari Batik Nasional, yaitu setiap tanggal 2 Oktober.

Selain batik, yang menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia yang berasal dari kebudayaan daerah adalah makanan. Karena setiap daerah memiliki jenis makanan khas masing-masing. Misalnya saja, Pempek. Semua orang tahu bahwa pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung kanji. Ada juga kerak telor yang menjadi makanan khas Jakarta. Ada bika Ambon yang menjadi makanan khas dari kota Medan. Ada banyak makanan yang mejadi budaya daerah yang kemudian bila digabungkan dengan budaya lain akan menjadi kebudayaan nasional yang sangat berakar.

Namun timbulnya emosi rakyat Indonesia kala budaya milik Indonesia diakui oleh negara tetangga sebagai budayanya. Emosi rakyat Indonesia tersebut menunjukkan betapa tingginya rasa kebangsaan dan nasionalisme rakyat Indonesia.

Maka tak mesti heran melihat betapa marahnya rakyat Indonesia ketika berkali-kali Malaysia mengklaim budaya Indonesia sebagai budaya mereka. Inilah bukti, betapa cintanya rakyat Indonesia dengan budayanya.

Sejatinya, kondisi Malaysia mengklaim beberapa budaya asli Indonesia sebagai budayanya tak lepas dari adanya beberapa warga Indonesia yang sudah menetap di Malaysia. Sehingga ketika mereka memainkan bagian dari budaya Indonesia di tanah negeri jiran tersebut oleh beberapa orang Malaysia meminta untuk diklaim sebagai budaya mereka.

Seharusnya Malaysia bisa menciptakan budayanya sendiri. Pasalnya, ada juga beberapa negara yang mampu menciptakan budaya sendiri. Contohnya saja Singapura. Penduduknya kebanyakan para pendatang, namun mereka tetap membuat budaya sendiri. Tak meniru atau mengklaim budaya negara lain sebagai budaya mereka.

Makalah Kebudayaan: Harus Melestarikan Budaya Daerah

Agar budaya di negeri ini tidak diambil oleh negara lain, adalah cukup bijaksana bila rakyat Indonesia selalu menampilkan budaya daerahnya, baik di sekolah maupun dalam even-even pemerintahan. Pasalnya, tanpa adanya pengenalan budaya daerah masing-masing bisa membuat rakyat Indonesia lupa akan budaya negerinya.

Sungguh pengaruh budaya luar seperti Amerika kadang membuat anak negeri ini lupa akan budayanya sendiri. Bahkan, jika mereka dilibatkan dalam acara-acara kebudayaan daerah merasa malu, dikarenakan kurang gaul.

Padahal, kebudayaan daerahnya sendiri merupakan bagian dari kebudayaan nasional. Dengan ikut serta dalam acara kegiatan yang bernuansa kebudayaan daerah maka menunjukkan bahwa ia mencintai kebudayaan indonesia.

Karena itu, adalah bijaksana bila pemerintah dan masyarakat bekerjasama melestarikan budaya daerahnya yang merupakan kebudayaan nasional. Setiap even-even selalu mengadakan perlombaan yang bernuansa budaya daerah. Jangan lagi sibuk dengan lomba karaoke. Seharusnya, anak-anak di negeri ini diajari untuk cinta dengan lagu-lagu daerahnya.

Selain itu, setiap kali mengadakan perlombaan fashion show, mereka diminta untuk tampil dengan menggunakan pakaian adat yang ada di negeri. Tujuannya, agar anak-anak mengenal pakaian adat istiadat yang ada di negeri ini.

Sungguh ironi, bila anak-anak di negeri ini fashion show malah menggunakan pakaian-pakaian yang tidak menunjukkan budaya negeri ini. Padahal, mereka adalah generasi yang bakal menjaga negeri ini. Jika mereka tak mengenal budaya-budaya yang ada di negeri ini bisa-bisa akan hilang semua kebudayaan negeri ini.

Karena itu, pemerintah mesti gencar membuat kebijakan yang sifatnya memperkenalkan kebudayaan negeri ini. Jangan sampai pemerintah hanya berkoar-koar saja mengajak publik di negeri ini mencintai kebudayaan daerah, dari tari-tarian, pakaian, makanan dan lain-lain, namun pemerintah sendiri malah jarang menampilkan kebudayaan dalam even-even yang diadakan

Sungguh aneh, kita baru ribut dan memaki-maki ketika budaya di bumi pertiwi ini diklaim oleh negara lain sebagai kebudayaannya. Namun, saat budaya tersebut tak ada yang klaim, tak pernah ada niat sedikit pun untuk memperhatikannya. Ketika budaya tersebut diklaim, baru sibuk untuk menunjukkan bahwa budaya yang diklaim adalah milik Indonesia.

Makanya, mau tidak mau, sejak dini sudah ditanamkan kepada anak-anak tentang pentingnya mencintai kebudayaan daerah. Untuk dunia pendidikan, jam pelajaran kesenian juga ditingkatkan. Lebih dikhususkan para siswa diajarkan tentang kesenian daerah yang ada di negeri ini.

Maunya, pendidikan kesenian tak hanya diajarkan seperti pelajaran muatan lokal, yang sifatnya terkadang ada sekolah yang menilai mata pelajaran tersebut sebagai mata pelajaran tambahan. Meskinya, ia termasuk mata pelajaran pokok dan guru yang mengasuh bidang studi tersebut fokus mengajarkan kepada siswa tentang kebudayaan-kebudayaan di negeri ini.

Jangan lagi guru yang mengajar bidang studi tersebut seperti melepas jam mengajar saja. Cukup dengan masuk ke kelas dan ceramah tentang materi pelajaran saja. Kasihan anak negeri ini. Akhirnya mereka tak lagi mencintai dengan sungguh-sungguh akan kebudayaan yang ada di negeri.

Inilah makalah kebudayaan yang sederhana. Makalah yang mengajak pembaca untuk mencintai kebudayaan yang ada di negeri ini.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Simbol Cahaya dalam Filsafat Illuminasi
  • Mengenal & Memahami 7 Unsur Kebudayaan
  • Asimilasi pada Budaya, Bahasa, Biologi
  • Ketika Gegar Budaya Merusak Bahagia
  • Hakikat Kebudayaan adalah Mengubah Kebiasaan
  • Menyoal Papua Ingin Merdeka
  • Pidato Bahasa Bali sebagai Wujud Pelestarian Budaya
  • Toleransi, Pencetus Asimilasi Budaya
  • Kunjungi Kampung Naga, Rasakan Perbedaannya
  • Busana Melayu, Baju Adat Riau
  • Perkembangan Budaya dan Masa Depan Indonesia
  • Baju Adat Papua dan Koteka
  • Teks Pidato Bahasa Cirebon Versus Teks Bahasa Muara Enim
  • Wujud dan Pengaruh Kebudayaan di Lima Benua
  • Pengertian Etika - Semua Ada Aturannya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA