logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Lingkungan Rumah    Makalah Lingkungan Hidup

Seputar Makalah Lingkungan Hidup

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Manusia merupakan bagian dari konsep lingkungan hidup yang banyak dipelajari akhir-akhir ini. Sebab, manusia merupakan kunci utama untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat. Hal ini juga banyak disebutkan dalam berbagai makalah lingkungan hidup ketika disampaikan pada forum diskusi atau seminar.

Tersebutkan dalam makalah lingkungan hidup, manusia memiliki peran yang tidak sedikit dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Ini terjadi karena manusia merupakan makhluk hidup yang paling banyak berhubungan dengan lingkungan hidup. Dalam arti, manusia bukan saja sebagai pengguna lingkungan tersebut saja, namun juga mampu berperan untuk menjadikan lingkungan hidup itu seperti apa yang mereka inginkan.

Kerusakan lingkungan hidup yang saat ini banyak terjadi salah satunya karena peran besar kaum manusia sebagai perusak. Mereka melakukan berbagai aktivitas yang berpotensi menurunkan kualitas sebuah lingkungan hidup. Seperti melakukan pencemaran, proses pengelolaan lingkungan yang kurang sehat serta tidak menjaga lingkungan yang ada di sekitarnya.

Padahal, dalam berbagai makalah lingkungan hidup sudah sering disebutkan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan hidup ini. Namun dalam prakteknya masih banyak masyarakat yang kurang menganggap penting perawatan lingkungan hidup di sekitar mereka berada.

 

Menjaga Lingkungan Hidup

Salah satu kunci dalam menjaga lingkungan hidup, dimulai dengan adanya kemauan dan niat yang tulus. Sementara, untuk proses dan cara yang ditempuh bisa disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi. Tanpa adanya kemauan dan niat yang tulus, maka proses penjagaan lingkungan hidup hanya menjadi sebuah wacana tanpa ada tindakan nyata.

Tidak ada alasan bagi seseorang untuk mengatakan tidak memiliki kemampuan dalam menjaga lingkungan sekitar dimana dirinya tinggal. Selama ada kemauan, maka pasti akan ada sebuah jalan dalam proses penjagaan lingkungan hidup.

Proses menjaga lingkungan hidup bisa dimulai dari hal yang terkecil yang paling dekat dengan kita. Seperti memulai dari dalam rumah. Untuk proses ini langkah yang bisa dilakukan adalah dengan mengelola sampah rumah tangga.

Caranya adalah dengan memulai memilah dan memilih sampah yang dikelompokkan menurut jenisnya. Seperti untuk sampah yang bisa didaur ulang, sebaiknya digabungkan dengan jenis sampah yang sama. Demikian pula untuk sampah yang berkategori cepat membusuk atau organik, digabungkan dengan sampah yang sejenis. Sementara untuk sampah yang tidak bisa didaur ulang dan tidak mudah membusuk dikelompokkan dengan jenis sampah yang sama.

Dengan demikian, hal ini akan memudahkan pengelolaan sampah tersebut di tempat penampungan. Selain itu, proses pemilahan ini akan menjadikan jenis sampah yang bersifat merusak lingkungan, seperti sampah daur ulang dan anorganik bisa tertangani dengan baik. Jika ini bisa dilakukan, maka tanah dan lingkungan bisa dihindarkan dari sampah yang sedemikian tersebut.

Selain dengan cara teknis pengelolaan sampah, proses menjaga lingkungan hidup bisa pula dilakukan dengan cara menanamkan kesadaran bagi semua anggota keluarga. Sejak kecil, anggota keluarga harus bisa ditanamkan kesadarannya untuk membuang sampah pada tempatnya.

Baik itu ketika di rumah, di perjalanan maupun di tempat terbuka lainnya. Apabila tidak ada tempat sampah, maka biasakanlah untuk menyimpan sementara sampah yang ada tersebut di kantung plastik. Barulah setelah ditemukan tempat sampah, kita bisa membuang sampah tersebut di tempat tersebut.

Hal lain yang perlu ditumbuhkan adalah dengan menghilangkan budaya membuang sampah ke dalam sungai. Perlu diketahui bahwa salah satu penyebab bencana banjir yang banyak terjadi penyebabnya antara lain menumpuknya sampah di aliran sungai. Sampah-sampah tersebut berasal dari limbah rumah tangga maupun dari sampah yang dibuang sembarangan dan terbawa arus air.

Untuk mengatasi hal ini, kita bisa mencegahnya dengan cara membuat tempat penampungan sampah sementara di halaman rumah. Jika memungkinkan, buatlah tempat penampungan sampah untuk memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya. Sehingga bisa dipilih mana sampah yang masih bisa didaur ulang dan mana sampah yang harus dimusnahkan.

Apabila di halaman rumah tidak terdapat cukup ruangan, bisa dilakukan alternatif lain. Seperti dengan membuat tempat sampah massal, seperti yang banyak dilakukan di lingkungan kota. Sehingga satu tempat sampah bisa digunakan untuk beberapa rumah, dimana nantinya sampah-sampah tersebut akan diangkut oleh dinas terkait guna dibawa ke tempat penampungan akhir.

 

Bank Sampah

Di beberapa wilayah sudah muncul istilah sebuah aktivitas yang dinamakan bank sampah. Berbeda dengan jenis bank pada umumnya yang banyak dikenal, bank sampah memanfaatkan sampah sebagai alat transaksi.

Di sini, para nasabah yang berasal dari masyarakat lingkungan akan memasukkan tabungan ke bank sampah. Bedanya, tabungan tersebut tidak berwujud uang melainkan berupa sampah dari bahan anorganik. Oleh pengelola bank sampah, tabungan dari para nasabah tersebut akan dinilai dengan mata uang dan selanjutnya dicatat dalam pembukuan.

Para pengelola bank sampah kemudian akan memilih semua sampah yang masuk tersebut. Untuk sampah yang bisa didaur ulang, akan dilakukan proses daur ulang bekerjasama dengan perusahaan pengolah daur ulang. Sementara untuk sampah yang masih bisa dimanfaatkan, mereka akan mengolahnya menjadi barang kerajinan yang selanjutnya dijual. Hasil penjualan tersebut kemudian dikumpulkan dan akan dikembalikan kepada para nasabah sebagai hasil tabungan mereka.

Konsep ini dinilai sangat bermanfaat dalam menjaga kebersihan sebuah lingkungan. Selain itu, juga bisa membantu masyarakat dalam memperoleh penghasilan tambahan melalui pembagian hasil tabungan sampah. Manfaat lain dari keberadaan bank sampah ini adalah mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar sehingga mampu mengurangi angka pengangguran. Apabila konsep ini mampu dikembangkan secara intensif, niscaya kualitas lingkungan sehat yang banyak dijabarkan dalam berbagai makalah lingkungan hidup, bisa tercapai.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Cara Menciptakan Lingkungan Bersih
  • Manfaat Poster Lingkungan
  • Jurus Persiapan Menghadapi Banjir
  • Proses Menuju Hijau
  • Ayo Ciptakan Lingkungan Hidup Sehat!
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA