Membuat Makalah tentang Agama Islam
Islam adalah agama yang kekal abadi. Agama yang memiliki konsep yang tak akan pernah mengalami perubahan sedikitpun. Artinya, Agama Islam yang berabad-abad lalu adalah agama Islam yang ada berabad-abad akan datang. Karena itu, konsep akidah yang ada dalam Islam dahulu dengan yang sekarang dan akan datang tetaplah sama. Yaitu, sama-sama menyatakan bahwa tiada tuhan Selain Allah. Dalam membuat makalah tentang agama Islam, konsep dasar tersebut haruslah menjadi patokan.
Definisi Islam
Islam secara bahasa berasal dari kata “aslama yuslimu” yang berarti berserah diri, patuh, taat dan tunduk. Sedangkan menurut istilah agama, Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah kepada manusia melalui rasul-Nya. Isinya menjelaskan tentang hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah sebagai Tuhannya, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam semesta.
Pengertian Islam, baik secara bahasa maupun istilah, di atas juga dijelaskan Allah di dalam kalam-Nya. Di antaranya, surat Ali Imran ayat 83 dan surat an-Nisa ayat 125. Kedua ayat ini menguraikan bahwa seorang muslim dituntut untuk berserah diri, tunduk, patuh dan taat kepada ajaran, tuntutan, petunjuk dan peraturan hukum Allah SWT.
Cara Membuat Makalah tentang Agama Islam
Di dalam buku Dinul Islam, Nasruddin Razaq menjelaskan bahwa ada empat cara, yaitu :
- Islam harus dikaji dari sumber asli, baik al-Qur’an maupun hadis Rasullullah.
- Islam harus dikaji secara menyeluruh (integral), bukan secara sebagian-bagian (parsial)
- Islam harus dikaji dari kepustakaan muslim atau sarjana
- Jangan mengkaji Islam dari kenyataan hidup atau realita umatnya, tetapi dari ajarannya yang komprehensif.
Karakteristik Agama Islam
Jika mengkaji Islam dengan cara di atas, maka akan tercipta karakteristik muslim kaffah (menyeluruh). Muslim yang taat kepada Allah dan ajaran-Nya. Karena itu, pantas, jika Yusuf Qardhawi menjelaskan bahwa agama Islam mempunyai beberapa ciri khusus.
- Rabbaniyyah, yaitu agama yang tujuan akhirnya adalah berhubungan baik dengan Allah. Tujuan aktivitas yang dilakukan semata-mata mengharap keridhaan-Nya. Seorang muslim orientasi hidupnya hanya mendekatkan diri kepada Allah, tunduk dan patuh pada Allah dan hanya mengharap Ridha-Nya semata disebut manusia rabbani (QS. Ali Imran: 79)
- Insaniyah, yaitu agama yang sesuai dengan jiwa manusia. Semua perintah dan larangannya, bermanfaat untuk manusia itu sendiri. Jadi, Islam sangat menekankan kemanusiaan (memanusiakan manusia) (QS. Ankabut: 45)
- Syumuliyah, yaitu agama yang berlaku untuk seluruh umat manusia. Artinya, agama yang berlaku bagi semua zaman, semua kehidupan, dan semua tempat serta dapat diterima oleh semua manusia di dunia sampai akhir masa. Dengan kata lain, Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin (QS. Al-Anbiya: 107)
- Wasathiyah, yaitu agama yang bersifat moderat (pertengahan) artinya agama yang mengajarkan pada pemeluknya agar tidak condong pada kehidupan materi saja atau ukhrawi saja. Akan tetapi, dapat memperhatikan keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat, spiritual maupun material (QS. Al-Baqarah: 201)
Ajaran Dasar Islam
Bila dilihat di dalam Al-Qur’an, ajaran Islam hanya terbagi menjadi tiga bagian:
- Akidah. Yaitu ,mengenai rukun iman yang enam
- Syariah. Yaitu, mengenai rukun islam yang harus dilakukan oleh setiap muslim
- Akhlak. Yaitu, mengenai bagaimana etika seorang muslim baik kepada Allah, sesama manusia dan alam semesta.
Jadi, Islam adalah agama yang memiliki konsep yang tidak akan pernah berubah sampai kapanpun. Agama yang memang memurnikan Allah di dalam segala aktivitas hamba. Sehingga, orientasi hidup seorang muslim mutlak beribadah kepada-Nya. Nah, makalah tentang agama Islam yang benar adalah jika sudah memenuhi karakteristik dan ajaran dasar Islam yang sudah dijelaskan di atas.






