logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Makanan Dan Minuman

Beragam Makanan Beracun yang Berbahaya bagi Kesehatan


Ilustrasi makanan beracun

Makan bukan sebatas persoalan kenyang tidak kenyang dan lezat tidak lezat. Makan adalah persoalan gizi. Makanan yang sehat akan membantu tubuh Anda agar lebih sehat pula. Akan tetapi Anda sepatutnya berhati-hati, karena ada beberapa jenis makanan beracun yang mungkin mengintai Anda. Beracun di sini berarti melalui proses kimiawi sehingga berbahaya atau mengandung terlalu banyak zat tertentu sehingga konsumsi yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Makanan Beracun Akibat Pestisida

Racun ada di sekitar kita. Bersembunyi pada biji buah-buahan dan menempel pada sayur-sayuran yang kita konsumsi sehari-hari. Pertanian konvensional yang kerap melibatkan pestisida untuk membasmi hama pada tanaman, buah-buahan dan sayur-sayuran, mungkin salah satu biang keladinya. Berikut daftar buah-buahan dan sayuran yang tergolong makanan beracun akibat terpapar pestisida.

1. Tomat

Tomat merupakan makanan sehat. Saking banyaknya manfaat yang didapat dari sayur satu ini, Dr. Oz, seorang narasumber dalam Oprah Winfrey Show, mengatakan, "Jika sebuah negara ingin masyarakatnya sehat, mereka semua harus mengonsumsi tomat. Saya mengidam-idamkan negara semacam itu dan saya akan menamakannya sebagai negara tomat!" Itulah salah satu pernyataan Dr. Oz yang begitu mengagumi tomat.

Dr. Oz tidak berlebihan. Banyak sekali kandungan gizi yang didapat dari tomat. Salah satu yang terkenal adalah kadar antioksidannya yang relatif tinggi. Akan tetapi, belakangan tomat disebut-sebut sebagai salah satu daftar makanan beracun. Tentu saja berita ini sangat mengejutkan. Tanaman tomat berbahaya karena mengandung glycoalkaliod yang dapat menimbulkan perut mulas dan kegugupan ekstrem.

Biang keladinya berasal dari pestisida. Kabarnya, umumnya para petani menggunakan 30 jenis pestisida pada tanaman ini. Nah, kulit tomat yang tipis tidak mampu mencegah pestisida yang mengenainya. Itulah sebabnya Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsinya. Setelah dimasak, sebaiknya tomat langsung dibuang agar racunnya tidak ikut meresap ke dalam makanan.

2. Kentang

Ini merupakan kabar buruk bagi para penderita diabetes yang menggantikan posisi nasi dengan kentang. Pasalnya, daging dan daun kentang mengandung zat beracun bernama glycoalkaloid, racun sejenis yang menempel pada tomat. Jika Anda ingin mengonsumsi kentang, berhati-hatilah. Keberadaan racun ini ditandai dengan keberadaan garis tipis berwarna hijau saat kentang dikupas. Pada konsentrasi tinggi, racun ini dapat menyebabkan kematian. Menurut data penelitian di Amerika, 79% dari kentang yang diteliti menunjukkan tingginya kadar pestisida. Sementara di Indonesia, persentasenya belum bisa dipastikan.

3. Stroberi

Jika stroberi digolongkan makanan beracun, petanilah biang keladinya. Ternyata, buah ini paparannya sangat tinggi terhadap pestisida karena umumnya petani menggunakan 36 jenis pestisida berbeda.

4. Seledri

Ini merupakan kabar buruk bagi pencinta seledri. Karena tidak memiliki kulit buah, bahan pestisida yang menempel pada seledri cukup besar. Bahkan, kabarnya, pestisida ini tidak dapat hilang meski seledri telah dicuci sebelum memasaknya.

5. Apel

Anda pasti tidak asing dengan bahan kimia bernama sianida. Ya, bahan ini terkenal dengan kemampuannya membunuh jika masuk ke dalam tubuh. Namun, jangan khawatir. Sianida yang terdapat pada biji apel sangat rendah. Jadi, Anda tidak perlu cemas ketika tanpa sengaja menelannya. Para petani umumnya menggunakan 36 bahan kimia berbahaya, setengahnya bahkan mampu merusak jaringan otak. Maka, sudah selayaknya Anda berhati-hati.

6. Bayam dan Sayur-Sayuran Lain

Bayam yang digembar-gemborkan oleh tokoh kartun Popeye ternyata mengandung pestisida berkadar tinggi. Hal ini disebabkan oleh penggunaan 36 bahan kimia berbahaya dalam upaya menyingkirkan hama perusak tanaman bayam dan sayuran lainnya.

7. Anggur

Pada pertanian konvensional, para petani menggunakan 35 jenis pestisida untuk membasmi hama yang mengganggu tanaman anggur. Bahkan, pada tiap tahap pertumbuhannya, petani menyemprotkan pestisida berbahaya.

8. Lada

Lada oleh para petani disemprot 39 jenis pestisida. Jadi, sudah sewajarnya jika kemudian sayuran ini terpapar pestisida dalam jumlah besar.

Ada beberapa tips agar Anda tidak terpapar pestisida ketika mengonsumsi makanan tersebut.

  • Sebelum makan sayur-sayuran, apel atau buah-buahan lain, cucilah di bawah air mengalir. Lalu, sikatlah, hususnya ketika hendak memakan apel.

  • Belilah buah-buahan ketika musimnya tiba.

  • Kupas kulit buah jika Anda masih khawatir dengan kandungan pestisidanya.

Makanan Beracun yang Selama Ini Dianggap Menyehatkan

Ada beberapa jenis makanan yang selama ini dianggap menyehatkan dan baik untuk tubuh, padahal sebenarnya tidak baik jika dikonsumsi berlebihan karena mengancam kesehatan tubuh. Apa sajakah makanan yang dianggap beracun itu? Simak pembahasannya di bawah ini.

1. Jus buah

Jus buah selama ini dianggap sebagai minuman paling menyehatkan. Tentu saja lebih menyehatkan dibandingkan minuman bersoda. Jus buah memang mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh. Namun sayangnya, penambahan gula dalam proses pembuatan jus buah inilah yang menyebabkan jus buah tidak baik bagi kesehatan. Buah itu sendiri sudah mengandung gula, jika dibuat jus maka tambahan gula tersebut tentu berlebihan dan tidak baik bagi tubuh karena bisa menyebabkan sariawan bahkan diabetes. Kekurangan lain dari jus buah adalah hilangnya kandungan serat di dalam buah. Setelah melalui proses penghancuran di dalam juicer, buah menjadi lebih mudah dikonsumsi dalam bentuk cair tetapi kandungan seratnya menjadi benar-benar hilang. Memakan buah secara langsung lebih baik dibandingkan meminum jus buah.

2. Roti putih

Tidak semua roti itu menyehatkan. Roti putih alias white bread yang terbuat dari terigu lebih banyak mengandung karbohidrat dan kurang mengandung serat sehingga dapat meningkatkan kadar gula di dalam darah. Jika ingin memakan roti, sebaiknya makanlah roti gandum.

3. Sup instan

Pernahkah Anda membuat sup yang dijual dalam bentuk bubuk untuk kemudian Anda campur dengan air dan didihkan agar matang? Itulah yang dimaksud dengan sup instan. Sup instan terbuat dari campuran-campuran bahan yang melalui proses kimiawi sehingga menjadi bubuk yang bisa berubah menjadi sup saat Anda seduh air. Tidakkah itu kurang menyehatkan? Belum lagi kandungan garamnya biasanya terlalu banyak, sehingga dalam jangka panjang bisa menyebabkan terpicunya berbagai penyakit jantung dan tekanan darah.

4. Soda diet

Minuman bersoda sendiri tidak pernah bisa menyehatkan, bagaimanapun caranya. Soda dikenal dapat merusak gigi dan tulang, serta kandungan gulanya yang berlebihan pasti dapat menyebabkan diabetes. Untuk mengatasi permasalahan kandungan gula, diciptakanlah soda diet. Namun bukannya lebih baik, soda diet justru mengandung gula buatan yang jauh lebih berbahaya. Bahkan soda diet terbukti dapat memicu selera makan (sebuah ironi dari namanya yang membawa kata 'diet').

Makanan Beracun yang Terbukti Berbahaya bagi Tubuh

Ada beberapa jenis makanan (atau bahan makanan) yang sudah terbukti menimbulkan bahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara tidak bijaksana. Inilah beberapa di antaranya:

1. Lemak padat

Yang dimaksud dengan lemak padat adalah lemak yang didapat dari hewan darat maupun dari minyak kelapa atau palem. Hindari konsumsi lemak padat berlebihan. Meskipun terasa gurih dan lezat, lemak padat adalah sumber kolesterol yang besar.

2. Nasi putih

Nasi putih yang kita makan sehari-hari mengandung banyak gula dan karbohidrat. Terlalu banyak memakan nasi putih dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Karena itu, siasati diet nasi putih dengan mengurangi porsinya dan menggantinya dengan nasi merah jika memungkinkan.

3. Gula

Gula, jenis apa pun itu, gula merah, gula pasir, apa pun, dapat memicu berbagai penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan. Awasi konsumsi gula Anda jika Anda tidak ingin terkena penyakit seperti kerusakan gigi, diabetes, atau obesitas.

Itulah informasi seputar makanan beracun yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Meski beberapa jenis makanan telah dicantumkan dalam artikel ini, bukan berarti Anda harus benar-benar berhenti mengonsumsinya. Yang harus Anda lakukan adalah bersikap bijaksana dalam memilih, membersihkan, dan memakan makanan tersebut. Hindari makan berlebihan, dan hindari memakan makanan yang tidak higienis.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Manfaat Minyak Hati Ikan Hiu
  • Khasiat Jamur untuk Kesehatan
  • Penanganan terhadap Keracunan Makanan
  • Mempelajari Tentang Makanan Sehat
  • Kandungan Gizi Terong
  • Mahalkah Biaya Operasi Amandel?
  • Program Pengaturan Pangan dengan Neraca Bahan Makanan
  • Cara Membuat Jus Manggis Xamthone yang Berkhasiat
  • Makanan Berkalori Tinggi: Makanan Sehat Berkalori Tinggi
  • Rumput Laut dan Ibu Hamil
  • Memilih Menu Makanan Berlemak Rendah
  • Kala Harus Mengkonsumsi Makanan Kaleng
  • Cara Membuat Kopi Luwak, Kopi Termahal di Dunia
  • Macam Makanan Sehat
  • 9 Manfaat Kopi untuk Kesehatan dan Kecantikan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA