Memilih Menu Makanan Bergizi: Menu Makanan Bergizi Untuk Ibu Hamil
Hamil adalah sebuah proses yang sangat ditunggu-tunggu oleh seorang wanita yang telah resmi menikah. Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energy yang meningkat. Energy ini digunakan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, pembuluh darah, dan jaringan yang baru. Proses penentuan kecerdasan seorang anak pun ditentukan dari awal masa kandungan.
Selain itu, tambahan kalori dibutuhkan sebagai tenaga untuk proses metabolisme jaringan baru. Anda pasti ingin memiliki bayi yang sehat, kuat serta cerdas. Tentunya! Tidak ada seorang ibu yang menginginkan anak yang bodoh, tidak sehat, dan keterbelakangan mental. Oleh sebab itu perhatikan gizi Anda dari sekarang. Anda perlu memperhatikan pola makan Anda di setiap harinya. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus.
Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat yang seimbang. Selain pilihan makanan sehat, pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Idealnya tiga bulan sebelum kehamilan. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Tidak hanya tiga bulan, seharusnya dari awal semenjak Anda dinyatakan hamil, Anda harus memperhatikan gizi yang seimbang untuk janin Anda.
Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil.
- Makan dengan prinsip makanan 4 sehat 5 sempurna. Di dalam 4 sehat 5 sempurna terdapat karbohidrat yang merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan. Karena ibu hamil pasti membutuhkan energy cukup banyak dalam setiap aktifitasnya. Jangan sampai gara-gara Anda kekurangan karbohidrat, hari-hari Anda jadi tidak bersemangat.
- Banyak mengkonsumsi makanan serat untuk menghindari konstipasi.
- Perhatikan konsumsi vitamin dan mineral seperti vitamin, D,A,B,E,C dan lainnya, mineral seperti kalsium, Fe, dan fosfor. Selain itu tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme energy seperti vitamin B1 dan vitamin B2, niacin dan asam pantotenat. Vitamin B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah, sedangkan vitamin B6 juga berperan dalam metabolism asam amino dalam tubuh.
- Perbanyak makan buah.
- Perbanyak minum susu, minimal 2 gelas sehari.
- Protein lebih banyak dari biasanya, sebaiknya kombinasi antara protein hewani dan nabati kebutuhan protein bagi ibu hamil adalah sekitar 60 gram. Itu artinya, seorang ibu hamil membutuhkan protein 10-15 gram lebih banyak dari manusia pada umumnya/ibu yang sedang tidak hamil. Karena protein inilah yang nantinya akan membentuk jaringan baru, maupun plasenta dan janin. Proses tumbuh kembang otak bayi juga ditentukan pula dari banyaknya protein yang masuk.
- Kalori yang cukup, karena kalori yang seimbang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, plasenta, jaringan payudara, cadangan lemak, serta perubahan metabolism tubuh yang terjadi pada setiap bulan kehamilan.
- Mengkonsumsi mineral. Mineral dibutuhkan untuk meningkatkan volume darah dan air ketuban. Setidaknya ibu hamil wajib minum 6-9 gelas sehari. Mengurangi asupan cairan tidak akan mengurangi bengkak yang Anda alami. Akan tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Konsumsi cairan yang terbaik hanyalah air putih.
Kurangi makanan yang mengandung kafein dan bahan pengawet, seperti kopi, teh, coklat, mie instan. Sebenarnya untuk ibu hamil tidak ada pantangan tentang makanan apa yang bisa dimakan. Tapi sebaiknya yang mengandung zat pengawet memang harus dikurangi. Karena mie instan atau yang mengandung bahan pengawet lainnya tidak ada vitamin yang diserap oleh janin.
Apalagi yang mengandung kafein, karena kafein bisa menyebabkan gangguan jantung pada janin, selain itu juga kafein bisa menghambat pertumbuhan ( memperlambat berat badan janin). Kalaupun Anda sudah terbiasa minum yang manis-manis, alangkah baiknya jika air tersebut diganti jus, susu, air madu atau milkshake yang lebih sehat dan banyak vitaminnya.






