Keseimbangan Makanan Sehat dan Bergizi untuk Kesehatan Optimal
Kualitas tubuh sangat ditentukan oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan Sehat dan Bergizi akan membuat tubuh juga menjadi sehat. Namun kesehatan tubuh tidak otomatis berkorelasi secara positif dengan banyaknya makanan bergizi yang kita makan. Karena tak jarang sejumlah penyakit justru muncul akibat dari over gizi atau gizi yang berlebihan.
Makanan sehat adalah makanan yang bebas dari bibit bakteri, segar dan tidak busuk, bebas dari zat-zat kimia, tidak rusak gizinya akibat proses pemasakan, serta memberikan hasil optimal bagi tubuh. Agar dapat memberikan hasil yang optimal bagi tubuh sehat, konsumsi makanan sebaiknya dilakukan dalam bentuk segar, khususnya dari jenis buah-buahan dan sayuran. Makanan sehat dan bergizi juga akan dapat menangkal berbagai penyakit.
Selain itu, kunci utama memilih makanan sehat dan bergizi untuk membuat tubuh sehat secara optimal terletak pada keseimbangannya. Kalau Anda termasuk seorang pekerja keras dan banyak bergerak secara fisik, tentu saja Anda membutuhkan gizi lebih banyak dari pada pekerja kantoran yang lebih sering duduk. Karena itu untuk mendapatkan kesehatan optimal Anda harus mengetahui kebutuhan tubuh, dan disesuaikan dengan asupan gizi yang diperlukan.
Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung berbagai unsur gizi. Unsur gizi ini diperlukan dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Berikut kandungan gizi yang terdapat dalam makanan dan fungsinya bagi tubuh manusia.
Karbohidrat
Karbohidrat yang terdapat dalam makanan, sangat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, baik dari jenis karbohidrat kompleks maupun yang sederhana. Yang termasuk karbohidrat kompleks meliputi polisakarida dan serat. Sedangkan karbohidrat sederhana meliputi berbagai jenis monosakarida (seperti glukosa, galaktosa, fruktosa, pentose, manosa), disakarida (laktosa, sukrosa), gulo alkohol, dan oligosakarida.
Lemak
Tubuh sebenarnya mampu membuat lemak, namun karena tidak mencukupi maka diperlukan unsur dari makanan. Lemak ini selain menghasilkan energi untuk aktivitas tubuh, juga bertugas menghantarkan zat-zat gizi ke seluruh bagian tubuh. Lemak jenuh yang dibutuhkan tubuh banyak berasal dari daging hewan, sedangkan lemak tak jenuh banyak terdapat pada makanan dari tumbuh-tumbuhan.
Protein
Zat gizi ini berfungsi untuk membentuk sel dan jaringan tubuh, sehingga diperlukan saat proses pertumbuhan, maupun untuk pemeliharan dan perbaikan jaringan tubuh yang rusak. Selain itu protein juga dapat berperan menggantikan karbohidrat dan lemak sebagai energi bila kedua unsur tersebut kurang.
Vitamin
Unsur ini hanya diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit karena berfungsi untuk mengatur proses dalam tubuh. Meski kecil volumenya, masing-masing jenis vitamin tidak dapat saling digantikan karena berfungsi spesifik bagi tubuh.
Mineral
Mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang berbeda-beda. Selain berfungsi untuk memicu proses metabolisme, mineral juga berguna untuk memelihara sel, jaringan, dan organ dalam tubuh. Kekurangan mineral dalam menyebabkan tubuh mengalami defisiensi mineral.






