Makanan Sehat Ibu Hamil Muda
Ilustrasi makanan sehat ibu hamil muda
Mempunyai bayi yang lucu dan sehat tentu saja menjadi idaman semua ibu. Hal ini bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi makanan sehat ibu hamil muda yang sehat dan bergizi.
Makanan sehat sangat diperlukan oleh ibu hamil muda karena pada masa awal kehamilan janin sangat rentan untuk bisa mengalami keguguran. Karena itu kondisi ibu yang sedang hamil muda benar-benar harus dijaga baik kesehatan fisik dan kandungannya serta kenyamanan batinnya.
Ibu hamil muda pada umumnya sering merasakan mual dan muntah pada pagi hari, dan ini diperburuk dengan kondisi perut kosong. Hal ini dapat dihindari dengan makan sesering mungkin tapi dalam jumlah yang sedikit. Oleh karena itu bila Anda merasa lapar segeralah makan karena bila tidak perut Anda perut anda akan terasa mual.
Yang perlu Anda ingat seberapapun mualnya perut Anda tetaplah makan dan usahakan makan makanan yang bergizi. Karena kekurangan zat gizi dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin.
Berbagai penelitian menunjukkan, seorang wanita yang mendapat asupan gizi yang cukup semenjak kecil mempunyai kemungkinan melahirkan bayi sehat tanpa komplikasi dan memproduksi air susu ibu (ASI) yang cukup baik mutu maupun jumlahnya.
Sangatlah penting bagi seorang bayi yang baru lahir untuk mempunyai berat badan diatas 2500 gram, hal ini diperlukan untuk ketahanan fisiknya kelak. Oleh karena itu seorang ibu hamil sebaiknya harus mendapat makanan yang cukup dan bergizi agar bayi yang dilahirkannya mendapat zat gizi dalam jumlah cukup.
Seorang ibu hamil muda memerlukan makanan yang sehat antara lain adalah untuk pertumbuhan plasenta, peningkatan volume darah, penambahan kualitas dan kuantitas air susunya.
Ibu hamil sangatlah perlu untuk mengkonsumsi sayur-sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, telur, susu dan yoghurt.
Untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan tumbuh kembang janin, berikut ini dijelaskan zat-zat gizi yang diperlukan seorang ibu hamil :
- Karbohidrat Untuk proses tumbuh kembang janin sangat diperlukan karbohidrat, seorang wanita hamil membutuhkan 285 kilokalori perhari. Karbohidrat dapat diperoleh dari jagung, roti, mie, nasi, kentang dan ubi.
- Protein Untuk pembentukan jaringan tubuh bayi dan penambahan jaringan tubuh ibu sangat diperlukan protein. Pada keadaan normal seorang manusia memerlukan protein sebanyak satu gram perkilo gram berat badannya sedangkan untuk wanita hamil memerlukan protein sebanyak 12 gram. Protein bisa didapat dari daging, ikan, telur, kacang-kacangan, tahu dan tempe.
- Zat Besi Plasenta pada ibu hamil sangat memerlukan zat besi. Bayi memperoleh oksigen dan zat-zat gizi dari makanan yang Anda konsumsi melalui plasenta. Anda juga akan kehilangan banyak darah pada saat persalinan, oleh karena itu seorang ibu hamil sangat membutuhkan zat besi yang bisa didapat dari daging, hati, sayuran hijau.
- Air Dalam keadaan normal Anda membutuhkan air sebanyak 2 liter atau 6 gelas perhari. Tetapi pada masa kehamilan, Anda membutuhkan air lebih banyak karena Anda akan sering buang air kecil dan berkeringat. Ibu hamil biasanya merasa mual apabila harus minum air putih lebih banyak. Jika itu terjadi, Anda bisa menggantinya dengan banyak minum jus buah.
- Vitamin Ibu hamil sangat memerlukan vitamin pada masa kehamilan. Vitamin B6 untuk mengatur penggunaan protein oleh tubuh, vitamin B12 dan asam folat untuk pembentukan sel-sel darah, vitamin B1,B2 untuk menghasilkan energi. Vitamin ini dapat diperoleh melalui sayur-sayuran, buah, sereal, daging, ikan,susu, yoghurt, biji dan kacang-kacangan, hati dan telur. Vitamin D diperlukan karena dapat menyerap kalsium. Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari, susu, yoghurt, dan mentega.
Makanan untuk Perkembangan Otak Bayi dalam Kehamilan
Setiap orang menyadari pentingnya diet sehat selama kehamilan. Adalah penting untuk memahami bahwa apa yang Anda makan dan cara Anda makan menentukan kesehatan dan kesejahteraan organ janin yang tengah berkembang, terutama otak.
Organ yang paling penting seperti jantung, otak, tangan, kaki, dll, mulai berkembang dari minggu ke-4 kehamilan. Namun, perempuan harus mulai mengkonsumsi makanan sehat segera setelah mereka tahu tentang kehamilan mereka.
Para ahli bahkan menganjurkan bahwa perempuan harus membuat perubahan pola makan yang tepat terlebih dahulu, ketika mencoba untuk hamil. Menurut para ahli, wanita hamil harus mengkonsumsi setidaknya 300 kalori ekstra sehingga baik ibu dan bayi yang belum lahir bisa mendapatkan jumlah yang cukup dari energi.
Hidangan laut
Karena semua dari kita sadar, seafood, terutama ikan berlemak, merupakan sumber alam yang sangat baik dari asam lemak omega 3 dan asam lemak DHA. Karena tubuh manusia tidak menghasilkan DHA, mendapatkan kedua zat dari sumber alami yang tersedia sangat penting untuk perkembangan otak awal janin.
Beberapa jenis ikan terbaik bahwa seorang wanita hamil bisa makan mencakup Atlantic salmon, ikan cod Pasifik, tuna (hindari tuna kaleng putih). Seiring dengan ikan ini, mereka juga dapat makan seafood lainnya seperti kepiting, ikan lele, udang dan nila.
Sayur-sayuran
Tidak ada yang lebih sehat daripada sayuran segar, gelap, dan berdaun hijau. Sayuran ini kaya akan asam folat dan zat besi, yang keduanya sangat penting untuk
perkembangan otak bayi. Konsumsi sayuran berdaun hijau segar dan selama trimester pertama kehamilan sangat penting. Trimester pertama adalah saat ketika otak bayi dan saraf mulai berkembang. Berbagai sayuran seperti bayam, semua jenis selada, collard hijau, kale, arugula, hijau dandelion, sawi, Swiss chard, dll, memperkuat tabung saraf dan mencegah bayi yang belum lahir dari berbagai cacat lahir seperti spina bifida.
Seiring dengan asam folat, sayuran juga merupakan sumber yang kaya antioksidan, vitamin dan mineral. Akibatnya, ibu hamil perlu mengkonsumsi sayuran dalam bentuk segar dan mentah tersebut sebanyak mungkin. Mereka bisa mengkonsumsi sayuran dengan menyiapkan salad, di aduk tambah mayonaise, atau di sup.
Daging
Seiring dengan seafood, sumber makanan hewani lainnya seperti bagian daging tanpa lemak ayam, daging sapi kalkun, dan babi merupakan sumber yang kaya kalori, protein, dan seng. Ini adalah alasan mengapa daging adalah salah satu makanan penting selama kehamilan.
Menurut para ahli, wanita hamil harus mengkonsumsi setidaknya satu porsi daging tanpa lemak setiap hari. Daging seperti hati sapi juga merupakan sumber yang kaya atau kolin, yang merupakan nutrisi penting untuk perkembangan otak awal.
Namun, selalu dianjurkan untuk menjauh dari daging mentah, unggas mentah (kalkun atau ayam), deli, pate didinginkan, daging mentah, daging menyebar, dll, sebagai tindakan pencegahan untuk keracunan makanan selama kehamilan yang bisa berakibat fatal bagi Anda dan bayi.
Daging mentah dan matang juga harus benar-benar dihindari. Selalu membuat sebuah titik untuk makan daging yang dimasak dengan matang. Setelah matang, Anda dapat menikmati daging dalam berbagai bentuk.
Mengatasi Mual pada Masa Hamil Muda
Ibu hamil muda biasanya mengalami rasa mual pada pagi hari. Jika itu terjadi, Anda sebaiknya menghindari makanan berlemak atau yang mengandung asam (sari jeruk).
Anda sebaiknya memilih makanan yang mengandung protein. Wanita hamil sebaiknya selalu menyediakan makanan bergizi seperti biskuit, keju dan buah-buahan sebagai cemilan.
Waktu makan yang paling penting bagi ibu hamil muda terutama pada trisemester kehamilan adalah sarapan pagi. Karena rasa lesu menyerang Anda pada saat bangun pagi hal ini disebabkan karena kadar gula darah menurun. Energi yang Anda serap pada saat sarapan akan sangat berguna karena Anda akan melakukan banyak kegiatan sepanjang hari.
Pantangan Makanan
Yang harus dihindari selama masa kehamilan, yaitu :
- Makanan yang diawetkan yang biasanya mengandung pewarna dan pemanis buatan. Misal : makanan yang dikemas dalam kaleng.
- Makanan ringan seperti keripik kentang dan minuman ringan bersoda seperti soft drink.
- Daging dan makanan laut yang tidak diolah sempurna misalnya steik yang kurang matang karena mengandung banyak kuman yang bisa membahayakan kehamilan Anda.
- Alkohol karena dapat membahayakan janin.
- Merokok karena nikotin dapat menghalangi suplai darah ke plasenta.
- Kafein yang banyak terdapat pada kopi dan cokelat. Kafein dapat meningkatan tekanan darah.
- Hindari daerah yang berpolusi tinggi misalnya daerah yang terlalu banyak asap kendaraan. Karena pada asap kendaraan, asap rokok, dan beberapa jenis cat mengandung zat timah hitam yang bisa mengakibatkan cacat dan kematian pada bayi.
- Terlalu banyak makan makanan yang mengandung penyedap rasa
Contoh Menu Sehat Ibu Hamil Muda
Dibawah ini kami sajikan contoh untuk menu sehat ibu hamil muda :
- Pagi : jus buah, nasi goreng/roti bakar, telur mata sapi dan segelas susu
- Siang : nasi, sayur bening, ikan bumbu kuning, tahu goreng, lalap dan sambal yang tidak terlalu pedas, dan buah jeruk.
- Malam : nasi, bistik daging dan sayuran, bakwan jagung, selada buah dan segelas susu menjelang tidur.
Itulah makanan sehat ibu hamil muda, Selamat menikmati hari-hari membahagiakan menjelang kelahiran sang buah hati.

