Menyajikan Makanan Sehat untuk Diet
Setiap bulan, ada ribuan orang mengetikkan kata “Makanan Sehat Untuk Diet” di mesin pencari Google. Demikian pula, kata “makanan diet” dan “makanan sehat untuk diet” juga diketikkan ribuan orang yang tentunya sedang mencari tahu tentang topik tersebut.
Rupanya, semakin tinggi kesadaran orang untuk beralih ke makanan sehat. Kesadaran itu mungkin juga bersumber dari semakin banyaknya penyakit yang muncul di zaman modern ini. Berbagai penelitian juga menghasilkan temuan yang menyimpulkan bahwa kebanyakan penyakit berawal dari makanan.
Di dunia maya, banyak sekali blog yang dapat menjadi sumber inspirasi Anda dalam menyajikan makanan sehat untuk diet. Tak sedikit blogger yang berbagi pengetahuan soal makanan diet. Sebut saja, misalnya, DietAsyik.com. Blog diet yang satu ini mengedepankan masalah diet dengan keseimbangan nutrisi sebagai isu utama yang diangkat dalam blognya.
Para pakar gizi memang berpendapat bahwa pengertian diet sehat bukan berarti Anda harus memantang makanan-makanan tertentu, namun menyantap makanan dengan nutrisi seimbang. Tubuh Anda membutuhkan minimal 40 nutrisi setiap harinya. Kebutuhan ini tak mungkin bisa terpenuhi hanya dengan mengonsumsi satu atau beberapa jenis makanan saja.
Jadi, tak ada pilihan lain kecuali menyantap jenis makanan yang beragam dalam diet Anda!
Berikut jenis-jenis makanan sehat untuk diet yang harus Anda cukupi asupannya setiap hari:
Karbohidrat
Karbohidrat dibutuhkan tubuh sebagai sumber tenaga. Untuk tujuan diet, pilihlah karbohidrat kompleks yang mengandung lebih banyak serat seperti beras merah dan roti gandum. Kurangi karbohidrat sederhana (simple) seperti roti, mie, dan beras putih.yang lebih cepat menimbulkan rasa lapar sehingga merangsang nafsu makan atau ngemil berlebihan.
Protein
Protein adalah zat yang kaya asam amino dan mikronutrien. Fungsi protein adalah sebagai zat pembangun seluruh bagian tubuh Anda, termasuk otot, rambut, tulang, dan kuku. Protein juga dibutuhkan untuk regenerasi dan perbaikan sel-sel tubuh Anda.
Diet tinggi protein dapat membantu Anda menurunkan berat badan karena meningkatkan metabolisme, membantu mengurangi nafsu makan, dan mengurangi kebutuhan kalori. Walhasil, Anda tetap berenergi meskipun asupan kalori berkurang, sehingga secara alamiah tubuh akan membakar lemak untuk mendapatkan energi.
Tahukah Anda, empat puluh gram protein pertama yang Anda konsumsi setiap hari berguna bagi perbaikan sistem kekebalan tubuh? Karena itu, pastikan kecukupan asupan protein dalam menu makan Anda sehari-hari, terutama saat sarapan. Kekurangan protein berakibat terganggunya proses regenerasi jaringan otot bahkan sel otak Anda, sehingga Anda mudah jatuh sakit.
Unggas, ikan segar, dan daging tanpa lemak merupakan makanan kaya protein. Jika Anda mengkhawatirkan kolesterol dan lemak pada protein hewani, pilihlah sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian dan produk kedelai yang relatif bebas lemak dan kolesterol.
Serat
Kebanyakan orang beranggapan bahwa manfaat serat hanya terbatas untuk mencegah sembelit. Padahal, hasil penelitian dari para pakar kesehatan menyimpulkan bahwa serat merupakan unsur penting makanan, lebih dari sekadar untuk melancarkan buang air besar.
Serat makanan (dietary fiber) adalah unsur makanan yang tak dapat dicerna oleh tubuh Anda. Program diet Anda akan lebih mudah dengan serat, karena serat membantu membuat perut kenyang. Serat juga melindungi Anda dari penyakit jantung. Menurut sejumlah penelitian, serat bahkan dapat membantu mencegah kanker, terutama kanker payudara.
Anda membutuhkan sekitar 25-30 gram serat setiap hari. Jumlah tersebut dapat diperoleh dari aneka makanan tinggi serat seperti gandum, biji-bijian, buah dan sayur, kacang polong dan kacang-kacangan lain, tepung beras, tepung gandum, apel, jeruk, stroberi, dan lain-lain.
Lemak
Makanan berlemak bisa bikin langsing ketimbang makanan rendah lemak? Ini bukan berita bohong, lho! Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam The New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa mereka yang rutin menyantap makanan kaya lemak tak jenuh ternyata lebih sehat dan lebih langsing ketimbang mereka yang rutin menyantap makanan rendah lemak!
Temukan lemak tak jenuh pada makanan-makanan seperti minyak ikan dan minyak zaitun.
Vitamin dan Mineral
Secara umum, tiap hari terjadi tiga proses alamiah di dalam tubuh Anda, yakni pembakaran (tenaga), pembangunan (pertumbuhan), dan pengaturan. Untuk mendapatkan tenaga, tubuh perlu karbohidrat, protein, dan lemak. Untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan sel, dibutuhkan protein.
Terakhir untuk mengatur agar semua proses ini terjadi, harus ada vitamin dan mineral. Itulah kenapa buah dan sayur sangat penting bagi tubuh. Ada zat-zat vitamin dan mineral tertentu yang hanya bisa didapat dengan mengonsumsi sayur dan buah. Walaupun pada daging juga terdapat vitamin dan mineral, namun jumlahnya cuma sedikit.
Itulah jenis-jenis makanan yang harus Anda perhatikan asupannya untuk menjalani diet yang sehat. Di samping makanan, perhatikan pula asupan air. Usahakan minum air putih minimal dua liter sehari untuk menjaga kesehatan Anda!






