logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Gizi dan Kesehatan    Makanan

Ciri-Ciri Makanan Sehat dan Bergizi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Setiap hari kita menyantap aneka makanan dan minuman. Sebagian kita memilih makanan berdasarkan selera atau rasa makanan saja. Padahal, kandungan gizi makanan juga harus diperhatikan agar tubuh kita sehat dan tidak kekurangan zat-zat penting yang diperlukan tubuh.

Makanan dan Ceritanya dalam Kehidupan

Sayangnya, tidak semua makanan yang dikonsumsi memenuhi kriteria sempurna yang memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Berbagai zat tambahan makanan seperti pewarna makanan, perasa makanan tambahan dan pengawet makanan. Zat-zat tambahan makanan tersebut secara bertahap akan merusak kandungan makanan yang terkandung.

Akibat yang ditimbulkan ketika tubuh kita banyak dimasuki berbagai zat tambahan makanan tersebut adalah penyakit. Risiko terburuk dari itu semua adalah kematian. Alangkah lebih bijak jika mulai saat ini Anda mulai memperhatikan asupan berbagai makanan yang Anda konsumsi.

Lidah memang tidak bertulang. Anggota tubuh yang satu itu memang juaranya jika disuruh memilih mana makanan yang bercitarasa enak dan mana yang tidak. Sayangnya, lidah tidak banyak menanggung derita ketika makanan yang dikonsumsi ternyata tidak baik bagi tubuh. Jadi, pelajarannya, mulai sekarang, ada baiknya untuk tidak memanjakan lidah terlalu sering.

Ya, kenyataannya, makanan dengan bahan tambahan, baik perasa, pewarna, maupun pengawet memiliki keuunggulan tersendiri. Terutama dalam hal tampilan dan rasa. Tapi, jika sudah berurusan dengan masalah kesehatan, makanan yang mengandung zat-zat tambahan makanan tersebut tidak ada bedanya dengan sampah.

Makanan Sehat - Salah Satu Faktor Pembentuk Tubuh Sehat

Memanjakan diri sendiri dengan menikmati berbagai makanan enak memang tidak ada salahnya. Namun, alangkah lebih bijak jika Anda juga memikirkan perihal kesehatan. Makanan enak memang akan memuaskan nafsu Anda terhadap makanan, tapi cenderung untuk menyebabkan masalah di belakang hari.

Contoh yang paling nyata dari itu semua adalah ketika mengetahui penggemar daging-dagingan memiliki risiko menderita penyakit lebih tinggi daripada mereka yang gemar terhadap bayam atau mangga alias sayuran dan buah-buahan. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa daging merupakan bahan makanan yang dapat menghasilkan makanan dengan kelezatan yang ekstra. Tapi, tidak terlalu baik jika dikonsumsi secara berlebih. Sebaliknya, sayuran memang tidak begitu menawarkan citarasa yang enak, cenderung hambar dan membosankan, tapi makanan tersebut justru memiliki kandungan bermanfaat dan cenderung tidak menimbulkan efek samping yang terlalu berbahaya bagi tubuh.

Faktanya, makanan yang sehat memang menjadi salah satu faktor pembangun jiwa dan raga yang juga sehat. Tentu saja selain olahraga dan istirahat yang cukup. Tiga faktor tersebut menjadi hal yang cukup umum diketahui. Maka dari itu, jika Anda ingin tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, caranya sebenarnya cukup sederhana, lakukan tiga faktor tersebut. Mudah bukan?

Berteori memang sangat mudah. Kenyataanya hal yang terdengar sederhana itu, salah satunya makan makanan bergizi, sangat sulit jika harus dipraktikkan dengan rutin dalam kehidupan manusia. Kesibukan yang tinggi serta berbagai faktor penghambat merupakan alasan mendasar. Jika sudah demikian, kuncinya adalah kembali pada kesadaran Anda dan bagaimana caranya untuk mengatur itu semua.

Makanan Sehat

Jika berolahraga terhitung cukup sulit untuk dilakukan , maka hal sederhana yang bisa Anda lakukan adalah beristirahat dengan cukup dan memperhatikan asupan makanan. Untuk membantu Anda dalam memilih makanan, berikut ini ciri-ciri makanan yang perlu Anda perhatikan agar kegiatan makan Anda bukan sekadar untuk menghilangkan rasa lapar saja.

1. Makanan Sehat - Lemak Hewani Secukupnya

Makanan yang Anda konsumsi sebaiknya mengandung lemak hewani secukupnya saja. Artinya, porsi lauk yang Anda makan tidak perlu banyak seperti pada saat makan steak di mana porsi daging lebih banyak daripada sayuran dan nasi atau kentang. Sepotong ikan atau telur serta tempe dan tahu sudah cukup untuk satu kali makan.

Daging-dagingan memang mengandung protein yang baik bagi tubuh, tapi di sisi lain, daging-dagingan juga memiliki kandungan lemak yang tinggi. Lemak yang terdapat dalam dedagingan tersebut, terlebih jika sudah diolah menjadi makanan dengan menggunakan berbagai bumbu dan minyak, lemak hewani tersebut memiliki kemungkinan untuk menyebabkan kolesterol dalam darah meningkat.

2. Makanan Sehat - Non MSG dan Sedikit Garam

Makanan yang mengandung MSG memang memiliki rasa yang lebih gurih dan lezat. Namun konsumsi makanan dengan MSG kurang bagus untuk kesehatan jangka panjang. Dampak buruk pemakaian MSG ini sampai sekarang masih menjadi perdebatan.

Maka dari itu, sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan yang mengandung MSG seperti makanan ringan buatan pabrik. Cermati juga makanan yang mengandung Sodium atau Natrium karena merupakan jenis garam yang kurang bagus terutama untuk penderita hipertensi.

3. Makanan Sehat - Mengandung Serat yang Cukup

Sebaiknya, makanan yang Anda makan cukup mengandung serat. Gado-gado, urap, rujak merupakan jenis makanan yang bisa Anda masukkan dalam menu makanan sehari-hari. Mengonsumsi lalapan dan sayuran yang dikukus juga baik untuk memenuhi kebutuhan serat Anda setiap hari. Makanan berserat akan memperlancar proses pencernaan Anda. Anda yang banyak mengonsumsi makanan jenis ini, pasti akan cenderung langsing.

4. Makanan Sehat - Sedikit Bahan Pengawet

Makanan kemasan buatan pabrik umumnya menggunakan bahan pengawet, termasuk kaldu instan. Bahan pengawet yang terlalu banyak tidak baik untuk kesehatan. Sebaiknya, Anda membatasi konsumsi makanan dengan bahan pengawet. Konsumsi makanan segar dan makanan yang baru saja dimasak lebih baik daripada makanan cepat saji yang menjadi awet karena zat kimia tertentu. Zat kimia tersebut rentan menimbulkan berbagai penyakit, kanker adalah salah satunya.

5. Makanan Sehat - Sedikit Minyak Goreng

Minyak goreng membuat makanan menjadi berlemak. Sedangkan Anda mungkin sudah memperoleh cukup lemak dari jenis makanan lain. Selain itu, makanan yang digoreng dengan minyak suhu tinggi akan membuat gizi alami yang terdapat dalam minyak goreng rusak.

Menggoreng makanan dengan minyak jelantah atau minyak goreng yang sudah pernah dipakai juga membuat kandungan lemak trans dan radikal bebas dalam makanan meningkat. Dampaknya memang tidak muncul seketika, namun akan menumpuk menjadi kanker misalnya. Mulai biasakan diri dengan berbagai makanan yang dikukus atau direbus akan jauh lebih baik bagi kesehatan Anda.

6. Makanan Sehat - Tidak Terlalu Banyak Menggunakan Santan

Makanan bersantan seperti opor, soto, dan rendang mengandung kolesterol tinggi. Hati-hati menyantap makanan bersantan seperti itu, karena jumlah koleterol jahat (LDL) dalam tubuh akan meningkat. Dampak konsumsi makanan yang mengadung kolesterol tinggi akan muncul beberapa tahun mendatang, misalnya penyempitan dan pengerasan pembuluh darah dan berbagai penyakit jantung. 

7. Makanan Sehat - Hindari Makanan yang Terlalu Pedas

Makanan yang terlalu pedas dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Pada sebagian orang, makanan yang terlalu pedas akan penyebabkan sakit perut atau sakit maag. Anda boleh saja makan makanan pedas, tetapi jangan terlalu pedas. Selain dapat membahayakan pencernaan, makanan pedas juga akan membuat penampilan Anda berantakan akibat produksi keringat yang berlebihan.  

8. Makanan Sehat - Kematangan yang Cukup

Makanan yang masih mentah mungkin mengandung bahan-bahan atau zat berbahaya seperti kuman-kuman penyakit. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan mentah, pastikan makanan telah bersih, bebas dari kuman.

Makanan setengah matang seperti ikan bakar, sate, dan acar juga perlu diperhatikan, terutama bagi ibu hamil karena sama halnya dengan makanan mentah, bakteri atau virus berbahaya pada makanan setengah matang mungkin belum mati.

Berdasarkan ciri-ciri di atas, makanan bergizi dan sehat memang terkadang memiliki rasa yang kurang enak. Contohnya adalah makanan yang disajikan di rumah sakit. Anda bisa menyiasati dengan cara membuat makanan sendiri dengan memperhatikan ciri-ciri makanan sehat dan bergizi seperti yang telah diuraikan di atas. Selamat menjalankan pola makan sehat!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Bahaya Kandungan Garam Berlebihan
  • Kandungan Biji Durian, Pengikat dalam Tablet
  • Makanan Modern Bercita Rasa Tradisional
  • Khasiat Brokoli Sebagai Makanan Penderita Diabetes
  • Kandungan Tembakau Bermanfaat untuk Kesehatan
  • 10 Bahan Kimia Makanan Berbahaya
  • Kandungan Jeruk Nipis dan Manfaatnya
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA