Tuntunan Malam Pertama Pengantin Baru

Malam pertama bagi pengantin baru merupakan saat-saat yang paling mendebarkan dalam kehidupan rumah tangga. Di malam pertama suami dan istri mulai tidur bersama, seolah tiada berjarak lagi. Bagi umat Islam, ada beberapa tuntunan malam pertama yang perlu Anda ketahui.
1. Meluruskan Niat
Niat sebenarnya mudah, hanya saja sering kali kita lupakan. Di malam pertama ada baiknya suami istri mengingat lagi niat mereka dalam akad nikah. Jika malam tersebut terjadi hubungan biologis intim antara suami dan istri, niatkanlah hubungan tersebut dalam kerangka ibadah dan jangan lupa baca doa hubungan intim suami istri sebelum bercumbu.
2. Menghias Diri
Meskipun berada di dalam kamar, hendaknya suami atau pun istri menghias diri. Suami merapikan rambutnya, mengenakan pakaian yang membuatnya semakin terlihat gagah. Istri juga mempercantik diri. Tidak perlu istri menggunakan kosmetik yang tebal, sebab kosmetik hanya akan menghalangi suami dalam mencumbu istri.
Pada akhirnya pakaian dan perhiasan memang akan ditanggalkan sehingga keduanya hanya tertutup selembar kain saja. Namun menghias diri sangat penting untuk membangkiskan gairah cinta suami dan istri.
3. Shalat Sunnah
Disunnahkan bagi pengantin baru untuk shalat dua rakaat berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud. Suami menjadi imam dan istri shalat di belakangnya. Keduanya kemudian berdoa: Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’ Bainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin.
Artinya, "Ya Allah berkahilah aku di dalam keluargaku dan berkahilah mereka di dalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan pula.”
4. Suami Berdoa untuk Istri
Setelah shalat sunnah, suami hendaklah meletakkan tangan kanannya pada kening istri menyebut nama Allah, kemudian berdoa: Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih.
Artinya, "Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya..”
5. Suami Bersikap Lemah Lembut
Suami tidak perlu terburu-buru. Seorang perempuan yang menjadi istri ada kalanya mendengar cerita bahwa hubungan biologis di malam pertama terkadang menyakitkan bagi seorang perawan. Maka dari itu tidak perlu memaksa istri untuk melakukan hubungan badan jika ia belum siap.
Jika istri sudah siap, hendaklah suami mencumbu istri terlebih dahulu sampai ia dan organ reproduksinya siap untuk dicampuri. Salah satu tandanya adalah organ intim istri basah dengan cairan semacam pelumas. Namun bila istri belum siap dan terkesan takut, ada baiknya suami bersabar dan mencoba lagi di esok hari atau malam-malam berikutnya.






