Memahami Kinerja Manajemen Artis
Ilustrasi manajemen artis
Menjadi artis adalah salah satu profesi dambaan setiap orang. Sosok artis yang sering nampang di TV, job- job manggung, main sinetron yang tidak pernah sepi.
Semakin muncul di media massa, popularitas pun semakin naik. Seiring ketenaran yang melejit otomatis pundi-pundi emasnya pun bertambah banyak.
Karena banyaknya order manggung, main sinetron, iklan`, dan sebagainya, maka artis-artis ini butuh seorang asisten dan manajer. Manajer inilah yang bertugas mengatur jadwal artis manggung, mengatur keuangan artis, mengatur perjanjian kontrak dengan sponsor dan lain sebagainya.
Manajemen artis merupakan kebutuhan wajib yang ada di dunia selebritis dewasa ini. Manajemen yang solid mencerminkan profesionalitas dari artis tersebut. Jadi jika ada stasiun televisi atau rumah produksi yang ingin menggunakan jasa artis, tinggal menghubungi atau menelpon manajemennya.
Hubungan manajemen dan artis merupakan hubungan yang saling menguntungan. Kedua belah pihak saling membutuhkan. Manajemen artis membutuhan selebritis agar usahanya tetap eksis dan menguntungkan sedangkan si artis perlu manajemen untuk mengatur jadwal show dan mencari job untuknya.
Manajemen Artis, Pintu Dunia Hiburan
Walaupun kebutuhan manajemen bisa terjadi setelah seorang artis tersebut sudah terkenal, tetapi manajemen ini juga bisa menjadi pintu bagi calon artis untuk menjadi terkenal. Ini dikarenakan belum tentu calon artis yang mempunyai banyak sekali bakat di dalam dunia hiburan, bisa menembus dunia hiburan dengan mudah. Karena, dunia hiburan akan lebih mudah dimasuki jika sudah ada link dengan orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia hiburan.
Hubungan baik akan lebih mempermudah segala macam urusan di bidang manapun. Contoh hubungan baik yang akan mempermudah urusan adalah ketika sebuah PH membutuhkan artis untuk sinetron terbaru mereka. Tentulah berita ini akan cepat tertangkap oleh orang-orang yang ada di dalam manajemen dan mereka langsung bisa cepat bergerak dengan bertanya kriteria artis yang diinginkan. Berbeda halnya jika calon artis tidak mempunyai manajemen, tentu mereka akan sangat kebingungan untuk mendapatkan info semacam itu. Apalagi jika calon artis tersebut sama sekali tidak mempunyai kenalan dan benar-benar tidak tahu jalur yang harus ditempuh untuk menjadi artis.
Walaupun bisa dibilang bahwa ajang pencarian bakat yang akhir-akhir ini gencar diselenggarakan oleh berbagai televisi swasta, mempermudah calon artis agar bisa terkenal, tentu saja hal tersebut tidak akan mudah karena calon artis harus bersaing dengan puluhan ribu peserta lain. Berbeda dengan manajemen yang mempunyai hubungan baik dengan PH dan tentu saja saingan yang harus dihadapi oleh calon artis tidak terlalu banyak.
Tugas Manajemen Artis
Berikut ini adalah tugas-tugas utama dari manajemen artis yang bisa dijadikan patokan Anda bila ingin membuka bisnis di bidang manajemen artis.
-
Mengatur semua jadwal pentas, show dan shooting. Manajemen harus pandai mengatur jadwal undangan pentas untuk artis agar tak benturan dengan jadwal pentas lain. Jadwal ini harus ada selama beberapa bulan ke depan jadi ketika ada pihak yang akan mengundang artis tersebut, bisa langsung mendapatkan jawaban apakah artis tersebut luang atau tidak. Selain itu juga harus memastikan fasilitas dan akomodasi untuk artis selama pentas/roadshow.
-
Menyusun kontrak kerja dengan artis dan pihak ketiga yang ingin menggunakan jasa artis tersebut. Kontrak kerja ini sangat penting sebagai bukti kerjasama. Di dalam kontrak kerja ini sudah jelas tentang hak dan kewajiban baik dari artis, manajemen, ataupun pihak ketiga yang menjalin kerja sama. Diharapkan dengan adanya pihak ini tidak akan ada masalah di kemudian hari.
-
Mengatur keuangan/pembagian kompensasi. Di dalam kontrak kerja antara manajemen dicantumkan pembagian hasil pemasukan dari pentas, main film, sinetron dan kontrak dari sponsor. Manajemen wajib membuat laporan keuangan, meliputi pemasukan dan pengeluaran si artis. Pembagian hasil atas pemasukan dari artis dengan manajer harus jelas presentasenya. Tentu saja prosentase juga harus sesuai dengan porsi kerja yang dilakukan oleh artis dan manajemen. Ketika manajemen membuat sebuah konser dengan biaya sendiri dan menggunakan artis yang bersangkutan, tentu saja pihak manajemen harus mendapatkan bagian yang sesuai dengan kerja kerasnya. Begitu juga ketika artis melakukan promosi ke berbagai tempat dengan usaha sendiri, juga harus mendapatkan kompensasi yang jelas.
-
Mengajukan legalitas/hak paten atas hasil karya artis. Manajemen diwajibkan mengurus hak paten atas hasil karya artis, hasil karya bersama dan segala merchandise, atribut iklan, promosi, dan sebagainya. Perlindungan hak paten sangat penting bagi artis, karena merupakan sebuah hasil dari ide dan kreativitas untuk karya intelektual yang patut dilindungi. Ini juga bertujuan agar artis bisa terus berkarya, terutama para musisi yang harus terus mengeluarkan karya mereka dalam bentuk lagu. Dengan adanya perlindungan hak karya mereka ini, para musisi akan lebih semangat mengeluarkan karya terbaru karena mereka mendapatkan imbalan atas jerih payah yang mereka lakukan.
-
Mempromosikan artis yang ada di bawah manajemennya. Manajemen konsisten mempromosikan artis yang ada di bawah naungan dia agar selalu eksis dan mendapat tawaran dari pihak ketiga untuk show, mengisi event, atau tawaran untuk iklan model produk. Semakin gencar manajemen mengorbitkan artis, tentu saja akan banyak tawaran yang masuk dan berdampak pada pemasukan manajemen itu sendiri. Tentu saja, manajemen juga bisa menjadi pintu masuk bagi calon artis untuk masuk ke dunia hiburan.
Kewajiban Artis di Bawah Naungan Manajemen Artis
-
Profesional. Sebagai artis wajib membangun profesionalisme, dengan dedikasi yang tinggi. Dampaknya akan baik bagi si artis itu sendiri.
-
Loyal. Jika artis sudah mengikat kontrak kerjasama dengan manajemen artis maka kewajiban utamanya harus loyal dengan peraturan dan kinerja manajemen yang sudah disepakati sebelumnya.
-
Jujur. Kejujuran merupakan modal utama dalam bekerjasama dengan manajemen artis. Banyak artis memecat manajernya atau manajemen artis memutuskan hubungan kerja dikarenakan tidak adanya kejujuran, termasuk transparansi dalam membuat laporan keuangan.
-
Konsisten, menambah networking, dan skill. Artis mengikat diri untuk selalu mempromosikan dan menambah jaringan dan relasi dengan industri hiburan dan media massa. Selain itu, artis jJuga diwajibkan menjaga citra dan nama baik manajemen tempat artis tersebut bersandar.
Memilih Manajemen Artis
Bagi calon artis yang ingin menggunakan jasa manajemen agar bisa menembus dunia hiburan, perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih manajemen mana yang akan dipilih. Beberapa pertimbangan tersebut antara lain:
-
Pilihlah manajemen yang sudah terbukti berhasil. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya artis yang sudah berhasil diorbitkan. Semakin banyak artis yang berhasil mengorbitkan, maka semakin besar peluang calon artis bisa mengikuti artis yang sudah terkenal terlebih dahulu.
-
Pilihlah manajemen yang mempunyai banyak hubungan ke berbagai PH dan juga berbagai pihak yang ada di dunia hiburan. Semakin banyak pihak yang dijalin hubungan dengan manajemen, semakin besar peluang job yang akan didapatkan.
-
Pilihlah manajemen yang transparan dalam pengaturan keuangan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penggelapan uang dan pembagian yang tidak adil antara manajemen dan artis yang ada di dalamnya.
Demikian ulasan dan tip manajemen artis yang semakin marak karena menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Anda pun dapat mendirikan bisnis manajemen artis, asalkan ada kemauan, selalu belajar, dan konsisten menambah jaringan relasi. Selamat mencoba.

