Manfaat Buah Mahkota Dewa Untuk Kesehatan
Mahkota dewa adalah tanaman yang pada mulanya berfungsi sebagai tanaman hias. Tinggi pohonnya bisa mencapai 3 meter, dengan buah mencolok berwarna merah. Tapi siapa sangka di kemudian hari, manfaat buah mahkota dewa beralih dari hanya sebagai hiasan, menjadi tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
Masih belum jelas dari mana asal daerah buah ini. Tapi kalau melihat dari nama ilmiahnya Phaleria Papuana, diperkirakan tanaman ini berasal dari Papua. Di Papua, memang banyak ditemukan tanaman mahkota dewa yang berkembang di ketinggian sampai 1200 meter di atas permukaan laut.
Tidak hanya buahnya, tanaman mahkota dewa juga bagus diambil daunnya. Buah ini terbukti manjur untuk mencegah kanker dan menetralkan racun.
Kandungan Alami Mahkota Dewa
Buah mahkota dewa berwarna hijau kemerahan, dan berbentuk bundar. Garis tengah buah sekitar 4 cm. Bijinya kecil dan berwarna gelap. Secara umum, manfaat buah Mahkota Dewa adalah untuk menyembuhkan kanker. Tapi hati-hati, jangan sampai bijinya ikut termakan karena sangat beracun.
Daun mahkota dewa juga punya kadar antihistamin dan polifenol tinggi, yang bisa mencegah alergi dan menetralisir racun dalam tubuh. Selain itu, bagian kulitnya juga berguna untuk membunuh virus dan bakteri yang tidak sengaja masuk ke tubuh kita. Kadar flavanoid dalam kulitnya juga bisa memperlancar sirkulasi darah dan menurunkan kadar kolesterol.
Secara umum, bagian tanaman yang bisa dipakai adalah buah, kulit, daun buah. Anda bisa mengkonsumsi daun dan kulit-nya secara langsung. Tapi jangan pernah memakan buah mahkota dewa dalam keadaan mentah karena bisa membuat mulut Anda bengkak dan sariawan.
Sebelum mengkonsumsi, buang dulu kadar air adalam buah ini dengan cara mengeringkan atau menjemurnya. Kulit dan buah mahkota dewa berguna untuk menyembuhkan penyakit perut dan jerawat. Sementara daunnya bisa dipakai untuk menyembuhkan penyakit kulit.
Cara Mengkonsumsi Buah Mahkota Dewa
Jika Anda ingin mengonsumsinya, pertama kali, keringkan dulu buah mahkota dewa di bawah sinar matahari. Jika mendung, Anda bisa menggunakan pemanas. Jemur hingga kadar airnya betul-betul hilang.
Sesudah itu, makan buah ini sebagai obat sedikit-sedikit, kira-kira sepotong saja sesudah makan. Untuk konsumsi selanjutnya, tambah lagi porsi irisannya sedikit demi sedikit. Cara makan seperti ini bertujuan supaya tubuh Anda beradaptasi dulu dengan berbagai kandungan mahkota dewa yang masuk ke tubuh Anda.
Kalau sakit Anda tergolong besar, kanker misalnya, tambah porsi konsumsi buah ini sesudah makan. Peringatan keras, ibu hamil dilarang mengonsumsi buah ini.
Sementara kalau Anda memakai daun dan kulit mahkota dewa untuk mengobati penyakit kulit, yang pertama Anda lakukan adalah cuci kulit dan daun ini sampai bersih. Sesudah itu, tumbuk halus dan balurkan ke bagian tubuh Anda yang ingin diobati.






