Manfaat Iman Kepada Malaikat
Malaikat adalah mahluk yang diciptakan Allah sebelum manusia dan jin. Ia diciptakan dari nur atau cahaya. Ia diciptakan mutlak beribadah dengan tugas yang diembannya. Mengimani para malaikat beserta tugas-tugasnya merupakan rukun iman yang kedua. Tentunya, Allah menciptakan para malaikat juga memiliki tujuan menjadikannya sebagai media belajar bagi jin dan manusia.
Bila diperhatikan dengan seksama, manfaat iman kepada Malaikat ialah sebagai berikut:
Belajar Memanajemen
Malaikat bekerja sesuai dengan porsi dan tugas yang diperintahkan Allah. Ia tidak boleh merebut tugas malaikat lain. Jibril tugasnya menyampaikan wahyu kepada para rasul dan nabi Allah. Maka ia tidak boleh mengambil alih tugas sebagai malaikat yang meniup sangka kala.
Artinya, Allah mengajarkan kepada manusia maupun jin dalam mengatur hidup ini harus diberikan kepada yang ahlinya. Tidak boleh diberikan kepada orang yang tidak berkompeten di bidang yang memang tidak dikuasainya. Juga, tidak boleh mengambil alih tugas orang lain.
Dengan tugasnya sebagai penyampai wahyu Allah Swt. maka malaikat Jibril menjalankan tugasnya sesuai dengan perintah Allah. Beliau menyampaikan wahyu-wahyu Allah tanpa menambahi dan mengurangi wahyu Allah Swt. Hal ini mengajarkan kita tentang pentingnya sebuah amanat yang disampaikan kepada kita. Amanah merupakan sebuah tugas dan tanggung jawab yang harus disampaikan kepada orang yang tepat.
Menjadi Media Belajar
Dengan beriman kepada malaikat, Anda juga bisa menjadikannya media belajar. Belajar bagaimana menjadi hamba Allah yang taat. Jika dirujuk di dalam al-Qur’an, paling tidak ada tiga yang dapat dipelajari manusia dari malaikat.
Pembelajaran ini sudah sepatutnya manusia renungkan dan pahami. Hal ini akan menjadi sebuah pembelajaran hidup yang berarti ketika agama dan keimanan menjadi kunci dalam kehidupan.
Belajar Bertanya dan Menghargai
Di surat Al-Baqarah ayat 30 misalnya, dimuat bagaimana cara malaikat berdialog dan bertanya kepada Allah. Setelah dijawab pertanyaannya oleh Allah, mereka langsung mengakui bahwa Allah lebih Mengetahui apa yang diperbuat-Nya.
Artinya, jika belajar dari interaksi malaikat tersebut, maka janganlah menjadi manusia yang terlalu banyak tanya atau membantah. Jika sudah bertanya mengapa seseorang melakukan sesuatu, lalu dijawab maka hargailah pendapat orang yang berbuat. Karena yang diperbuatnya tentu sudah memiliki tujuan.
Pembelajaran lain dari perilaku malaikat-malaikat Allah ini dapat kita teladani dalam kehidupan kita. Mempercayai akan sifat Allah yang Maha Mengetahui, meyakini bahwa Allah Swt. memberikan apa yang diyakininya kepada umatNya merupakan sebuah keimanan tersendiri yang harus manusia yakini. Hal inilah yang diajarkan malaikat kepada manusia agar selalu patuh dan tunduk kepadaNya.
Belajar Beribadah yang Taat
Malaikat adalah mahluk Allah yang taat beribadah. Ia tak pernah meninggalkan sedikitpun tugasnya. Jika diperintahkan berzikir, maka ia akan berzikir terus. Jika diperintah menurunkan hujan, ia hanya akan menurunkan hujan. Dari ketaatan malaikat tersebut, kita dapat mengambil manfaat untuk senantiasa taat pada apa yang diperintahkan Allah Swt.
Jangan pernah mengingkari perintah Allah. Demikian halnya pula dalam melaksanakan perintah orang yang lebih tua atau lebih tinggi jabatannya. Tentunya, hal ini memiliki syarat selama tidak melanggar apa yang ditentukan oleh Allah.
Sikap taat malaikat kepada Allah sebagai penciptaNya memberikan kita motivasi dan pemahaman akan kepatuhan kita terhadap orang yang terdahulu kita, seperti orangtua, saudara, senior, dan lain sebagainya. Orangtua misalnya, orangtua tidak akan mengajarkan kepada anaknya perbuatan-perbuatan yang salah untuk anaknya. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita patuh terhadap orangtua kita.
Belajar Fokus
Dengan mengenal tugas malaikat, Anda dapat memetik manfaat bahwa untuk menjadi orang yang mulia dan berhasil, harus fokus pada pekerjaan. Malaikat adalah contoh nyatanya. Mereka selalu fokus dengan apa yang dikerjakan, sehingga mereka menjadi mulia di sisi Allah dan berhasil menjadi hamba yang taat.
Mereka tidak memiliki banyak kesibukan, tapi cukup dengan satu kesibukan sehingga melahirkan kefokusan dalam bertugas. Demikianlah seharusnya manusia. Untuk menjadi orang yang profesional, haruslah fokus pada satu tugas.
Fokus terhadap satu pekerjaan yang dijalaninya, menjadikan malaikat dapat memberikan kontribusi yang baik dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini yang menjadi tauladan untuk manusia, kita bisa lebih fokus dalam satu pekerjaan kita.
Namun, jika kita merasa mampu akan menjalankan pekerjaan lainnya, tentu kita diperbolehkan untuk mengerjakan hal tersebut. Akan tetapi, hal tersebut tetap harus runtut dan tertib seperti yang diajarkan oleh agama Islam.
Menjadi Media Pemicu Ibadah
Malaikat adalah mahluk Allah yang hanya diberi akal, tidak diberi nafsu. Sedangkan manusia, diberi Allah akal dan nafsu. Inilah kesempatan manusia untuk bisa bersaing menjadi hamba yang taat kepada Allah. Jika manusia mampu menggunakan akalnya dengan baik dan tidak mau menuruti keinginan nafsu yang berlebihan, maka kedudukannya bisa melebihi malaikat.
Hal ini disebabkan malaikat hanya memiliki akal. Logika sederhanya, manusia bisa mengendalikan keduanya dengan baik dan sesuai prosedur, sedangkan malaikat hanya bisa menggunakan satu saja.
Dengan akal manusia bisa berpikir bagaimana cara mendapatkan Rahmat Allah Swt. dalam hidupnya dan dengan nafsu yang dimilikinya, tentu manusia dapat menggunakannya sebagai motivasi yang baik untuk membangun ketaatan dan kepatuhannya kepada Sang Pencipta.
Hal inilah yang harus diseimbangkan manusia antara akal dan nafsu yang dimilikinya. Dengan kedua hal yang diberikan oleh Allah Swt. tersebut maka manusia bisa memanfaatkannya sebagai langkah untuk lebih tunduk kepada Allah Swt.
Dari penjelasan di atas, tentu Anda bisa mendapatkan pembelajaran dengan mengimani malaikat, Anda bisa belajar manajemen, menjadikannya media belajar dan media pemicu ibadah. Semoga Allah senantiasa memberikan taufik kepada kita untuk menjadi manusia yang mulai di sisi Allah dengan belajar dari para Malaikat-Nya.
Manfaat Keimanan Kepada Malaikat
Beriman kepada malaikat memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap mukmin di dunia. Pengaruh yang besar ini mampu membuat manusia mengetahui akan ketaatan dan kepatuhan kepada Allah Swt. Berikut adalah pengaruh bear terhadap keimanan manusia kepada malaikat;
- Mengetahui keagungan, kekuatan, dan kesempurnaan Allah Swt. Seperti yang sudah diketahui, Allah Swt telah menciptakan makhluk-makhluk Allah dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Hal ini menunjukkan keagunganNya dalam menciptakan sesuatu yang bermakna di dunia ini. Dengan demikian, hal tersebut dapat menambah pengagungan dan pemuliaan seorang mukmin kepada Allah Swt dengan menciptakan para malaikat dari cahaya dan diberiNya sayap-sayap.
- Senantiasa istiqomah dalam menaati Allah Swt. Dengan keteguhan pendirian yang mengimani para malaikat yang mencatat semua amal perbuatannya maka ini menjadikan manusia semakin takut kepada Allah Swt. Hal ini tentu saja akan membuatnya patuh dan menjauhi perilaku maksiat kepadaNya, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.
- Bersabar dalam menaati perintah-perintah Allah Swt dan selalu tenang dan damai dalam melakukannya. Sebagai seorang muslim yang baik, tentu manusia yakin bahwa bersamanya di alam yang laus ini, terdapat banyak malaikat yang menaati Allah Swt dengan sebaik-baiknya dan sesempurna mungkin. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika manusia bisa menjalani kehidupannya dengan sabar dan ikhlas serta berlomba-lomba dalam kebaikan mencari Ridho Illahi.
- Bersyukur kepada Allah Swt. Allah telah menciptakan manusia sebagai anak Adam di bumi. Dan juga Allah Swt. telah menciptakan malaikat sebagi pelindung anak-anak Adam dari perbuatan keji dan munkar. Oleh karena itu, sudah sepantasnya manusia selalu bersyukur akan adanya malaikat selalu menjadi sebagian keimanan kita.
- Selalu waspada akan kepastian dunia yang fana dan tidak kekal. Manusia haruslah selalu ingat bahwa suatu ketika akan ada masanya malaikat pencabut nyawa datang menghampirinya. Oleh karena itu, dengan meyakini adanya malaikat yang bertugas sebagai pencabut nyawa manusia ini, sudah sepantasnya manusia semakin rajin beribadah dan mengumpulkan amal baiknya untuk mempersiapkan diri menghadapi hari Akhir dan hari ketika ia akan pulang ke Rahmatullah.
Manfaat beriman kepada malaikat tentulah sangat banyak. Hal ini terlihat dari peran penting malaikat dalam agama Islam, sehingga hal tersebut tercantum dalam rukun Iman dalam ajaran Islam yang menganjurkan manusia untuk mempercayai adanya malaikat-malaikat Allah Swt.
Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah keimanan kita sebagai mukmin di bumi ini.

