Manfaat Internet Bagi Pelajar
Ilustrasi manfaat internet bagi pelajar
Pemanfaatan internet sekarang ini kian meluas. Pada awal tahun 2000, internet lebih banyak digunakan oleh kalangan bisnis dan perkantoran. Mengaksesnya pun tak semudah dan semurah sekarang. Kini internet dapat dengan mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar. Program internet masuk sekolah pun diluncurkan untuk memberikan Manfaat Internet Bagi Pelajar.
Internet membuat dunia seolah tanpa batas. Tanpa beranjak dari kursi warnet saja, seseorang sudah dapat berkeliling dunia, bertemu dan mengobrol dengan banyak orang, berkunjung ke banyak tempat, membaca banyak buku, dan memperoleh banyak informasi terbaru. Keunggulan inilah yang ingin diberikan kepada para pelajar.
Lalu, seberapa besarkah manfaat internet bagi pelajar? Tidakkah para pelajar lantas lebih banyak menggunakan internet untuk bermain-main atau bahkan untuk membuka situs-situs bermuatan pornografi?
Sebagai sebuah produk teknologi, internet bebas nilai. Internet ibarat koin yang memiliki dua sisi, sama seperti semua hal lain di dunia ini. Satu sisi memberikan manfaat positif, satu sisi lagi memberikan dampak negatif.
Dampak Positif Dari Internet
Internet merupakan dunia terbuka yang bisa diakses oleh siapapun. Di dalam internet terdapat berbagai hal yang bermafaat namun juga ada hal yang kurang bermanfaat bahkan merusak.
Berikut adalah manfaat internet bagi pelajar yang bisa diambil.
1. Membuat pelajar terbiasa dengan teknologi komputer dan informasi
Pelajar bukan hanya menjadi "gaptek" alias gagap teknologi jika tak menguasai internet, namun juga akan kalah langkah dalam menuju masa depan yang penuh persaingan. Selain itu, saat ini tak sedikit perguruan tinggi yang melakukan beberapa perkuliahannya secara online.
Penggunaan teknologi komputer sangat diperlukan saat ini. Banyak sekali hal yang menuntut penggunaan alat yang bernama komputer. Berbagai hal tidak luput dari peran komputer dalam mempermudah urusannya.
Maka akan sangat membantu sekali bagi pelajar jika dibiasakan dengan penggunaan komputer dalam kehidupan sehari-harinya. Semua hal saat ini membutuhkan komputer untuk memudahkan urusannya. Jadi mau tidak mau maka kita juga harus terbiasa menggunakan komputer.
Seperti saat ini yang semua orang menggunakan alat transportasi ketika berpergian. Hal tersebut tentu berbeda sekali dengan zaman dulu yang ketika orang hendak pergi kemana-mana selalu jalan kaki.
Sama seperti kendaraan yang sekarang marak digunakan oleh banyak orang, komputer pun mengalami masa yang demikian. Untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru seperti paper atau makalah selalu menggunakan komputer sebagai alat yang mempermudah mereka dalam pengerjaannya.
Jika dahulu setiap tugas yang diberikan cukup dikerjakan dengan tulis tangan, maka sekarang bisa dikerjakan dengan komputer. Selain mengembangkan kemapuan anak pelajar dalam mengoperasikan komputer juga tulisan hasil kerjaan yang dikerjakan lebih rapi daripada tulisan tangan.
Tentunya hal tersebut juga akan membantu guru dalam mengkoreksi hasil kerjaan yang diberikan. Dibandingkan dengan tugas yang dikerjakan dengan tulisan tangan.
Penggunaan internet juga membutuhkan komputer sebagai salah satu alat untuk mengakses internet. Dengan demikian pelajar akan semakin terbiasa dalam pengoperasian komputer yang tentunya akan sangat dibutuhkan nanti kelak ketika pelajar sudah terjun ke dunia lapangan.
2. Bahan pelajaran dan pengayaan
Materi pelajaran yang disampaikan oleh guru di kelas sering tak tuntas karena keterbatasan waktu. Pelajar dapat memperkaya dan memperdalam materi itu sendiri dengan memanfaatkan internet. Belajar tak hanya dilakukan untuk mengejar angka namun juga untuk persiapan meraih sukses di masa depan.
Di dalam dunia internet merupakan dunia yang banyak sekali materi yang bisa diperoleh. Pelajar tidak lagi hanya membutuhkan buku tulis untuk membuka cakrawa pengetahuan mereka.
Untuk memperoleh ilmu yang luas juga bisa diperoleh melalui internet. Namun tetap masih memerlukan bimbingan yang baik karena tidak semua hal yang berasal dari internet merupakan hal yang bisa langsung diterima.
Ada hal yang terkadang bukanlah berasal dari ilmu pengetahuan melainkan hanya berasal dari bualan penulis saja. Makanya diperlukan pendampingan dalam berinternet sehingga nantinya pelajar akan mampu dengan sendirinya mana tulisan yang berbobot ataupun tulisan yang hanya berisi bualan saja.
3. Memperluas wawasan
Banyaknya informasi, tak hanya yang lokal namun juga global, yang dapat diperoleh melalui internet membuat wawasan para pelajar menjadi lebih terbuka. Lebih dari hanya sekedar membaca buku yang ada di dalam pelajaran sekolah.
Hal tersebut dikarenakan adanya berbagai macam sumber serta bermacam-macam teori yang muncul di internet. Semuanya merupakan tulisan yang bisa dibaca oleh siapa saja selama akses ke web atau situs tersebtu bisa dibuka.
Wawasan yang didapat bisa sangat beragam. Mulai dari skill atau kemampuan bertahan hidup hingga teori-teori kehidupan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan rohani. Semuanya ada di internet tinggal pelajar memilih bacaan mana yang tepat dengan dirinya.
Manfaat internet tidak hanya untuk pelajar tetapi juga pengajar. Dengan membuka internet juga akan memberikan wawasan tambahan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bervariatif dan tidak monoton.
Dengan demikian suasana yang ada di dalam kelas dapat sepenuhnya menjadi milik guru selaku pengajar. Siswa pun akan semakin senang karena banyak sekali ilmu yang didapatkan dari tenaga pengajarnya yakni guru.
4. Sarana komunikasi
Adanya layanan e-mail dan jejaring sosial memudahkan pelajar berkomunikasi dengan pelajar lain yang berbeda sekolah, kota, bahkan negara.
Adanya komunikasi yang tersedia lewat internet juga memberikan dampak yang positif kepada pelajar. Para pelajar akan belajar berkomunikasi dengan orang lain. Baik itu orang yang muda maupun orang yang tua tanpa harus merasakan perasaan tertekan seperti ketika berhadapan langsung.
Dengan adanya komunikasi tersebut maka secara tidak langsung juga memberikan pelajaran bagi siswa untuk bersosialisasi. Pembelajaran sosialisasi sangat diperlukan oleh pelajar dalam hidup bermasyarakat nantinya.
Kehidupan yang ada di dalam masyarakat akan terpelihara dengan baik jika sosialisasi yang dilakukan oleh orang tersebut berjalan dengan baik. Namun ketika ada masalah dalam bersosialisasi yang biasanya dimulai dari komunikasi maka akan menimbulkan beberapa dampak yang buruk.
Oleh karena itu, dengan adanya internet ini sebagai sarana komunikasi akan membuat pelajar atau siswa lebih bisa berkomunikasi dan bersosialisai.
Dampak Negatif Dari Internet
Selain dampak atau manfaat yang bisa didapatkan dari internet ada juga nilai negatif yang diberikan oleh internet. oleh karena itu harus ada pendampingan sampai akhirnya ada kepercayaan dari kita kepada pelajar ketika menggunakan internet.
Kita memang tidak bisa menutup mata mengenai dampak negatif internet di kalangan pelajar, seperti:
1. Pornografi
Tak cuma membuka situs-situs bermuatan pornografi, namun ada juga yang menjadi pelaku pornografi itu sendiri. Tak sulit untuk mengunggah foto-foto atau rekaman video melalui internet.
Bahaya yang satu ini memang sangat populer di kalangan remaja. Para remaja memang memasuki masa puber. Masa dimana seorang manusia memasuki masa dewasa dan di saat ini hormon-hormon perkembangan mulai tumbuh.
Rasa ingin tahu mereka akan pendidikan seks sangat tinggi. Maka tidak mengeherankan jika terjadi kecanduan yang dialami oleh masa ramaja terhadap pornografi. Oleh karena itu, agar tidak terjerumus ke arah tersebut dibutuhkan bimbingan baik dari orang tua maupun guru yang ada di sekolah formal kepada anak agar tidak terjerumus ke arah yang demikian.
Banyak sudah yang menjadi korban dari adanya pornografi. Yang sudah tentu pada akhirnya merugikan diri mereka sendiri. Diantaranya adalah pupusnya beberapa harapan masa depan karena adanya kasus pemerkosaan atau hamil diluar nikah. Semuanya adalah disebabkan oleh adanya pornografi yang sering dilihat oleh para remaja tersebut.
2. Kecanduan game online
Keasyikan bermain game secara online ini sering membuat pelajar lupa waktu, melalaikan pelajaran, tak mempedulikan kesehatan (lupa makan, lupa istirahat, berjam-jam menatap layar komputer), hingga bersikap boros (mulai dari menghabiskan uang jajan pribadi hingga menggunakan uang SPP atau uang pembeli buku demi bisa bermain game online)
3. Kecanduan jejaring sosial
Jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, dan Twitter sering membuat para pelajar ini terlena, lupa belajar, dan tak sedikit yang terjerat cybercrime.
Akan tetapi, jika kita terpaku pada dampak negatifnya saja, kita tak akan sampai ke mana-mana. Di samping dampak negatif itu, manfaat internet bagi pelajar pun tak sedikit.
Positif negatifnya internet berada di tangan penggunanya. Bisa dibawa menjadi positif, bisa pula dibawa menjadi negatif. Tugas para pendidik dan orang tua adalah mengarahkan agar pelajar menggunakan internet secara positif untuk peningkatan dan pengembangan diri mereka.

