Pengolahan Tepat Ciptakan Manfaat Jus yang Maksimal

Manfaat Jus buah dan sayuran tentu sudah diketahui sejak lama. Jus buah dan sayuran sudah tak diragukan lagi dapat membuat tubuh kita sehat dan bugar. Gaya hidup yang serbapraktis dan cepat saji mendorong orang untuk cenderung mengonsumsi makanan berkadar karbohidrat, lemak, dan gula yang tinggi.
Sayangnya, mereka kerap tidak diimbangi dengan makanan berserat tinggi. Jika Anda sering berada dalam kondisi demikian, jus buah dan sayuran dapat menjadi penolong.
Jika Anda memang bergaya hidup praktis, Anda tinggal minum segelas jus buah atau mix buah dengan sayuran dengan mudah daripada mengunyah buah atau sayur secara utuh. Lebih praktis.
Tentu merepotkan jika kebutuhan Anda mengonsumsi wortel adalah ½ kilogram per hari. Tubuh pun dapat menyerap lebih banyak zat gizi dari jus buah daripada buahnya secara utuh.
Beragam vitamin dan mineral serta kadar serat tinggi membuat jus buah dan sayuran menjadi dewa kesehatan bagi tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa jus tersebut dapat berkurang manfaatnya apabila kurang tepat mengolahnya? Berikut terdapat cara untuk mengolah jus yang memiliki kandungan zat gizi dan nongizi yang maksimal.
Kesegaran Bahan
Syarat utama yang harus Anda perhatikan adalah pilih selalu buah-buahan yang masih segar. Jangan jadikan buah-buahan atau sayuran yang sudah layu apalagi berubah warna untuk bahan jus Anda.
Kebersihan bahan
Buah atau sayur yang akan dijadikan bahan jus harus bebas dari kandungan zat kimia dan kotoran lain seperti debu, tanah, dan pasir. Jika buah dan sayuran masih mengandung zat dan kotoran tersebut, kemungkinan besar Anda akan keracunan.
Zat kimia yang biasa terdapat dalam buah-buahan di antaranya pestisida, arsenik, timah hitam, atau insektisida. Bagaimana caranya agar buah-buahan dan sayuran tersebut aman dikonsumsi?
Anda dapat mencuci sayuran dan buah dengan merendamnya dalam air hangat yang telah dicampur dengan cairan khusus pencuci buah dan sayur. Setelah itu, bilas dengan air dingin yang mengalir sampai bersih.
Bahan Organik
Anda juga dapat memilih buah-buahan atau sayuran hidroponik atau organik. Buah dan sayur tersebut ditanam secara alami dengan meminimalisasi zat kimia dan menggunakan prinsip keseimbangan ekosistem terpadu untuk mengakali hama.
Tentu saja buah dan sayuran ini sangat bagus untuk dikonsumsi karena tidak ada kandungan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh Anda. Namun, harganya biasanya 5 kali lipat dari harga sayuran dan buah-buahan biasa.
Teknik Pengolahan
Potong buah-buahan dan sayuran yang akan dijus kecil-kecil agar Anda lebih mudah mengolahnya. Gunakan blender untuk menghaluskannya. Perhatikan kebersihan blender yang akan digunakan, terutama karet penyambung bagian wadah dengan mesin serta bagian pisau.
Tambahkan air dalam bahan jus jika Anda ingin jus yang tidak terlalu kental. Masukkan air matang dengan suhu kamar. Jangan menambahkan dengan air matang yang masih panas karena akan merusak kandungan nutrisi buah dan sayuran.
Jika Anda akan membuat jus dari buah yang berkulit tipis dan daging buahnya menempel pada kulitnya, seperti apel, tomat, dan jambu, sebaiknya kulit buah tersebut tidak dikupas. Kulit buah mengandung serat, terutama serat yang tidak larut air. Serat tersebut sangat berguna untuk bagi usus Anda karena mempersingkat waktu diamnya makanan di usus, mencegah kanker, dan menstabilkan kadar gula darah.
Jus yang telah selesai dibuat harus segera diminum. Namun jika anda tidak sempat meminumnya segera harus disimpan dalam kulkas. Dalam kulkas, simpan jus dalam kemasan tertutup dan tidak boleh lebih dari 5 jam. Jus yang didiamkan lama dalam suhu kamar kandungan vitaminnya akan rusak dan mengalami perubahan warna sehingga akan menghilangkan selera untuk meminumnya.






