logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ekonomi

Manfaat Perdagangan Internasional


Ilustrasi manfaat perdagangan internasional
Perdagangan internasional  terjadi karena setiap negara membutuhkan negara lain, sama seperti manusia sebagai makhluk sosial yang tak bisa hidup tanpa orang lain. Selama saling memberikan keuntungan pada semua pihak, perdagangan itu akan terjadi dengan sendirinya. Perdagangan ini seperti kehidupan manusia yang saling memberi dan menerima. Ketika memberik terlalu banyak, akan terjadi keluhan. Untuk itulah harus ada satu keseimbangan. Dengan demikian mempelajari apa manfaat perdagangan internasional menjadi perlu.

Dunia Satu

Keseimbangan dan saling memberikan manfaat membuat banyak sekali peraturan dalam dunia perdagangan dunia. Masing-masing negara menyadari bahwa kalau mereka tidak mendapatkan manfaat apapun dari perjanjian internasional yang dibuatnya, buat apa mereka mengadakan hubungan kerja sama. Negara-negara maju dengan teknologi dan tenaga ahli yang banyak, tentunya sangat paham kalau mereka membutuhkan bahan baku yang cukup banyak demi menunjang kehidupannya yang lebih mapan.

Negara maju ini akan mencari negara-negara dengan sumber daya yang belum dikembangkan. Karena mereka telah lebih dahulu tahu tentang banyak hal, lalu dengan mudahnya mereka merayu pemerintah negara yang kaya bahan baku itu untuk tunduk kepadanya. Negara maju dengan mudahnya memberikan berbagai suap atau sogokan kepada pemerintah yang korup sehingga akhirnya negara dengan bahan bauk yang berlimpah itu hanya menjadi pekerja di negerinya sendiri. Inilah yang dialami oleh Indonesia.

Ketika negara ini masih dikuasai oleh begitu banyak aparat yang lalim, maka negara ini masuk ke dalam dunia perbudakan modern. Untunglah, kini walaupun masih ada praktik yang tidak menyenangkan itu, negara ini mulai bangkit dan mulai paham tentang bagaimana melakukan negosiasi dengan negara lain untuk mendapatkan bagian yang lebih banyak demi pembangunan tanah air. Namun, sayangnya, kesadaran ini terjadi ketika negara ini telah kehilangan begitu banyak bahan baku.


Gunung yang mengandung emas telah menjadi danau nan dalam dan mungkin sudah tidak ada lagi kandungan emasnya. Lautan telah banyak tercemar oleh pabrik-pabrik yang tidak tahu diri. Air sungai banyak yang menghitam dan dipenuhi oleh sampah-sampah yang  menggunung sehingga banjir terjadi di mana-mana. Pohon di huta telah menghilang. Hutan belantara berubah menjadi hutan tanaman industri. Anak negeri ini terlalu terlena oleh kekayaan yang dimiliki.

Udara panas telah membuat banyak orang sadar bahwa negeri ini membutuhkan pembangunan yang sehat dan bukannya pembangunan asal banyak uang tetapi merampas hak generasi selanjutnya untuk menikmati indahnya gunung dengan pepohonan yang tinggi nan hijau. Perdagangan internasional yang diharapkan dapat memberikan masukan yang baik kepada Indonesia, malah merusak banyak hal. Bangsa ini harus bangkit dan mampu memberikan ‘perlawanan’ dan tidak hanya dimanfaatkan.

Berbagai perjanjian baru dalam dunia perdagangan dibuat demi melindungi anak negeri dari menjadi kuli di negeri sendiri. Kalau orang kaya bukanlah orang Indonesia tetapi ternyata ia mempunyai usaha di Indonesia, tentu saja hal ini akan sangat menyakitkan hati. Negeri Cina yang cukup besar pun berusaha untuk melindungi kekayaan negerinya. Mereka membeli bahan baku dari Indonesia. Lalu mengekspor kembali barang yang sama dalam bentuk yang telah jadi.

Bangsa ini banyak yang tidak tahu kalau bahan baku dari beberapa produk itu berasal dari Indonesia. Setelah mereka tahu pun, mereka tidak mampu berbuat banyak karena produk yang impor dari Cina itu mempunyai harga yang lebih rendah daripada produk buatan dalam negeri. Hal ini memicu protes dari banyak pengusaha. Kalau pemerintah tidak mau bekerja sama dan berusaha menyelamatkan anak negeri, maka anak negeri akan menderita. Bagaimana pun pihak pemerintah harus berupaya agar semua anak negeri tidak menjadi korban.

Persaingan Ketat

Adanya perdagangan internasional ini ternyata juga memberikan dampak lain seperti perdagangan manusia. Anak-anak negeri yang masih muda dan cantik, dibujuk agar mau menjadi pekerja di luar negeri. Padahal mereka akan dijadikan pelacur. Bahkan mereka juga ada yang disiksa dan akhirnya dipulangkan telah menjadi jenazah. Inilah di antara hal-hal yang kurang menyenangkan dari adanya perdagangan yang terbuka antarnegara.

Segi positifnya tentu saja banyak. Tingkat persaingan antarnegara sangat ketat. Ketatnya persaingan ini membuat banyak para pengusaha berupaya memberikan pelayanan yang baik. Tanpa pelayanan yang prima, pengusaha tidak akan mampu memberikan yang terbaik. Tanpa pelayanan terbaik, mereka akan kalah. Tidak heran kalau setiap perusahaan berupaya mendapatkan sertifikat ISO untuk segala bidang. Mereka ingin memberikan hal yang tidak mengecewakan pihak pembeli.

Pengusaha yang asal-asalan akan mendapatkan akibat yang cukup fatal. Banyak perusahaan menjadi bangkrut dan tidak mampu berjalan dengan baik karena tidak ada konsumen yang mau membeli atau berurusan dengan mereka. Barang yang diperdagangkan juga diharapkan bisa memberikan manfaat lain. Para pembeli menginginkan barang yang tidak hanya untuk satu fungsi. Mereka menginginkan barang yang multi fungsi agar barang tersebut bisa digunakan dalam berbagai kesempatan.

Barang-barang seperti inilah yang kini banyak diproduksi oleh para pengusaha terutama yang berkaitan dengan barang-barang yang digunakan sehari-hari. Pengusaha Cina saat ini memegang peranan yang sangat penting dalam hal kreativitas. Mereka mampu mengekspor banyak produk hingga ke seluruh dunia. Tidak mudah untuk bersaing dengan pengusaha Cina yang cukup luar biasa ini. Pengusaha Indonesia malah banyak yang menjadi distributor dari pengusaha Cina ini. Akhirnya orang Indonesia menjadi penyalur dan bukannya yang membuat atau memproduksi sendiri.

Saling Membutuhkan

Di era globalisasi seperti ini, kita tidak mungkin bisa terhindar dari perdagangan internasional. Perdagangan internasional merupakan transaksi perdagangan antara dua negara atau lebih untuk memenuhi kebutuhan. Perdagangan internasional terjadi karena perbedaan sumber daya alam antara negara satu dengan negara yang lain. Perbedaan itulah yang menyebabkan kerja sama dua negara terjadi. Bagaimana dengan negara yang tidak mempunyai apa-apa? Negara seperti ini akan menjadi bulan-bulanan atau hanya akan menjadi konsumen.

Perdagangan internasional tentunya memiliki manfaat yang besar bagi tiap-tiap negara. Manfaatnya cukup besar. Beberapa manfaat perdagangan yang dilakukan secara internasional, di antaranya adalah bahwa perdagangan internasional memungkinkan setiap negara memiliki barang yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri. Bayangkan bila tak ada perdagangan internasional, Indonesia tak akan mungkin bisa memiliki mobil, komputer, dan peralatan elektronik.

Bila tak ada perdagangan internasional, negara-negara di Eropa juga tidak mungkin bisa mengonsumsi buah yang hanya dihasilkan di negara-negara tropis. Perdagangan internasional tentunya bisa menambah devisa negara melalui kegiatan ekspor. Perdagangan internasional bisa memperluas pasar. Misalnya, seorang pedagang merasa belum puas dengan pangsa pasar yang hanya berkutat di dalam negeri. Maka dari itu, ia melakukan perdagangan internasional dengan tujuan memperkenalkan produknya sekaligus menambah pangsa pasar.

Tujuan ini merupakan tujuan ekspansi. Perdagangan internasional membuat adanya spesialisasi produk. Setiap negara memiliki kemampuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang berbeda. Bagi negara tropis, menghasilkan buah durian merupakan hal yang mudah. Namun, tak begitu dengan negara subtropis. Begitupun, negara-negara yang sudah memanfaatkan teknologi tinggi. Membuat komputer mungkin adalah hal sangat mudah, namun tak begitu dengan negara dunia ketiga.

Itu sebabnya tiap-tiap negara yang memiliki kelebihan di bidang masing-masing memfokuskan diri untuk menghasilkan produk sebagus mungkin. Produk tersebut akan “ditukar” dengan produk yang tidak bisa diproduksi di negara tersebut dengan melakukan perdagangan internasional. Perdagangan internasional juga bisa meningkatkan kerja sama antara dua negara atau lebih yang mungkin akan bekerja sama di bidang-bidang lainnya.

Perdagangan internasional, secara tidak langsung, akan meningkatkan mutu produk atau jasa yang dihasilkan oleh suatu negara. Tentu saja hal itu akan terjadi karena persaingan dalam perdagangan internasional begitu ketat. Bukan hanya pengusaha dari dalam negeri, melainkan pengusaha dari luar negeri. Barang atau jasa yang tidak memenuhi kualitas akan tereliminasi dengan sendirinya. Manfaat perdagangan secara internasional begitu krusial untuk setiap negara. Tak ada satu pun negara di dunia yang bisa hidup sendiri.

Mereka semua membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bila tak ada perdagangan internasional sehari saja, keadaan dunia mungkin akan kacau-balau. Untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari perdagangan internasional ini, setiap bangsa harus meningkatkan daya saing dan mutu sumber daya manusianya.



Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Pengertian Pajak - Dari Kita, Untuk Kita
  • Pengertian Perdagangan Internasional
  • Masalah Perekonomian di Indonesia
  • Faktor yang Mempengaruhi Grafik Pertumbuhan Ekonomi
  • Pinjaman Dana Multiguna
  • Bentuk Bentuk Neraca yang Harus Dipahami Seorang Calon Akuntan
  • Mengenal Sistem Ekonomi Islam
  • Sekilas Tentang Perekonomian 2 Sektor
  • Mengenal Teori Ekonomi Makro
  • Kurs Pajak dalam Sistem Perpajakan Indonesia
  • Pertimbangan dan Teknik dalam Penawaran Harga Barang
  • Sejarah Mata Uang Negara Indonesia
  • Menguak Prinsip Bisnis Syariah
  • Mengetahui Masalah Ekonomi di Indonesia
  • Definisi Hukum Menurut Para Pakar
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA