Manusia Akar, Kasus Aneh Dunia Kesehatan
Semakin majunya ilmu pengobatan, sepertinya juga diikuti oleh semakin banyaknya penyakit baru yang hadir di masyarakat. Anda lihat saja penyakit AIDS yang sekitar tahun 1900-an belum ada, sekarang menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti karena belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini.
Selain itu penyakit flu burung, flu babi, chikunguya, dan masih banyak penyakit-penyakit lainnya yang belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Penyakit ini tentu saja menjadi hal yang sangat menakutkan, terutama bagi masyarakat miskin.
Keterbatasan biaya berobat bagi masyarakat miskin sering membuat warga yang terkena salah satu penyakit ini tidak berobat dan menjadikan penyakit yang diderita semakin parah. Anda lihat saja Dede Koswara, pria asal Bandung Jawa Barat yang mendapat julukan manusia akar karena penyakit aneh yang dideritanya. Penyakit ini membuat tangan dan kaki Dede berbentuk seperti akar pohon. Setiap orang yang melihat Dede pasti merasa kasihan dan iba.
Luka yang Tidak Kunjung Sembuh
Awal mula dari penyakit ini adalah ketika ada kutil di kaki kemudian dia potong kutil tersebut. Dede tidak pernah mengira bahwa tindakannya itu menjadi awal dari penderitaan panjangnya. Luka yang diderita ternyata susah untuk disembuhkan. Bahkan mulai tumbuh kutil-kutil lain di kulitnya. Makin lama kutil ini semakin banyak dan membuat Dede kebingungan.
Dede sudah berusaha berobat ke Puskesmas, tetapi Puskesmas sendiri tidak tahu penyakit apa yang diderita oleh Dede. Sebenarnya Dede sudah dirujuk ke rumah sakit, tetapi karena masalah biaya, akhirnya Dede mengurungkan niatnya untuk berobat ke rumah sakit. Dede kemudian melakukan pengobatan alternatif untuk mengobati penyakit.
Hampir setiap informasi tentang adanya pengobatan alternatif sudah dikunjungi, tetapi semua itu tidak juga menyembuhkan penyakitnya tersebut. Akibat dari penyakit yang dideritanya, Dede harus kehilangan pekerjaan, bahkan istri yang dicintainya. Dede kemudian menjadi salah satu anggota manusia aneh yang kemudian menggelar pertunjukan untuk melihat dirinya.
Menjadi Sorotan Media
Berita tentang penyakit aneh yang diderita oleh Dede ini akhirnya tercium juga oleh media. Hampir semua media cetak ataupun elektronika seperti berlomba-lomba untuk memberikan berita tentang penyakit Dede, si manusia akar. Melihat berita tersebut, banyak orang terpanggil untuk menolong Dede.
Hingga suatu ketika, Dede mendapat kabar bahwa dia akan menjalani operasi gratis. Dede kemudian diperiksa dan ditemukan bahwa Dede menderita penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Selain itu, Dede juga mengalami kelainan genetik yang membuat tubuhnya rentan terhadap penyakit.
Oleh karena iitulah kutil yang seharusnya menjadi penyakit biasa menjadi penyakit yang sangat berbahaya bagi Dede. Untuk melakukan penyembuhan penyakit itu, Dede diberikan obat dan kaki tangannya yang sudah berubah hampir menyerupai akar pohon kemudian dioperasi.
Hasil operasi itu berhasil mengangkat kutil yang ada di badan Dede seberat 2,4 kg. Setelah melakukan operasi, Dede mulai bisa menggerakkan tangannya walaupun masih ada kutil-kutil yang ada di tubuhnya.
Kembali Sakit
Setelah operasi, kutil-kutil di tubuh Dede sudah perlahan-lahan menghilang. Dede sudah mulai bisa melakukan pekerjaan sehari-hari. Tetapi lagi-lagi karena biaya pengobatan yang kurang, akhirnya penyakit yang diderita oleh Dede kembali kambuh.
Masalahnya karena tidak mempunyai uang untuk berobat, akhirnya Dede memutuskan untuk berobat ke pengobatan alternatif. Ternyata pengobatan ini bukannya menyembuhkan tetapi malah menyebabkan penyakit bertambah parah.
Sebenarnya kasus ini tidak perlu terjadi jika memang pemerintah sigap dan tangkas dalam menanggulangi masalah-masalah yang ada di masyarakat. Kasus Dede si manusia akar ini setidaknya bisa dijadikan contoh betapa kesehatan itu mahal harganya.
Oleh karena itu Anda wajib menjaga kesehatan itu dan tidak merusak tubuh dengan melakukan hal-hal yang berbahaya seperti minum minuman keras, memakai narkoba, merokok, dan hal-hal lain yang bisa merusak kesehatan.






