logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Olah Raga    Ketangkasan    Pemain    Maria Sharapova

Maria Sharapova, Cantik dan Berprestasi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Cantik jelita dan sarat prestasi. Itulah yang bisa digambarkan dari petenis Maria Yuryevna Sharapova. Di usia belia, ia sudah pernah menjadi petenis nomor satu dunia, meraih setidaknya 22 gelar tunggal Asosiasi Tenis Wanita (WTA), tiga gelar ganda WTA, dan tiga gelar tunggal kejuaraan Grand Slam, termasuk kejuaraan Wimbledon 2004, AS Terbuka 2006, dan Australia Terbuka 2008. Ia juga meraih posisi kedua Australia Terbuka 2007 (dikalahkan Serena Williams) dan menjuarai turnamen akhir tahun Sony Ericsson Championships 2004.

Cuci Piring

Sharapova lahir pada 19 April 1987 di Nyagan, Siberia, Rusia, dari pasangan Yuri dan Yelena, keduanya dari etnis Belarusia. Orang tuanya pindah dari Gomel, Belarusia, setelah tragedi nuklir Chernobyl memengaruhi kawasan itu pada 1986. Ketika Sharapova berumur dua tahun, keluarganya pindah ke Sochi. Di sana sang ayah berteman dengan Aleksandr Kafelnikov, yang putranya, Yevgeny, pernah meraih dua gelar tunggal Grand Slam dan pernah menjadi petenis nomor satu Rusia.

Aleksandr memberi Sharapova raket tenis pada umurnya yang keempat tahun, maka Sharapova pun mulai berlatih dengan ayahnya di taman setempat. Menurut pelatih pertamanya, petenis veteran Rusia Yuri Yutkin, Sharapova memiliki “koordinasi tangan-mata yang luar biasa”.

Pada umur tujuh tahun, atas saran Martina Navrátilová, Sharapova masuk Nick Bollettieri Tennis Academy di Florida. Karena keuangannya terbatas, Yuri terpaksa pinjam uang untuk membiayai ia dan anaknya ke Amerika. Pembatasan visa membuat ibu Sharapova harus menunggu dua tahun untuk bergabung. Di Amerika, Yuri bekerja serabutan, termasuk menjadi tukang cuci piring, untuk membiayai sang anak. Pada 1995, Sharapova menandatangani kontrak dengan IMG dengan bayaran 35.000 dolar setahun.

Kerap Cedera

Pada usia 17, tahun 2004, Sharapova mengalahkan dua kali juara Serena Williams di final Wimbledon. Dengan kemenangan ini, ia masuk top 10 peringkat WTA. Pada 2005, meskipun gagal meraih gelar bergengsi, ia melesati menjadi petenis nomor satu dunia setelah tiga kali melaju ke semifinal Grans Slam.

Ia meraih Grand Slam keduanya di AS Terbuka 2006 setelah mengalahkan Justine Henin di final. Sharapova menjalani tahun 2007 dengan cedera bahu yang membuatnya terlempar dari lima besar. Pada 2008, ia meraih gelar Australia Terbuka dengan mengalahkan Ana Ivanović di final. Setelah meraih posisi nomor satu lagi pada Mei 2008, Sharapova kembali dilanda cedera bahu, yang membuatnya harus menjalani operasi dan istirahat hamper 10 bulan. Ketika ia tampil lagi, pada Mei 2009, peringkatnya jatuh di nomor 126 dunia.

Sharapova terkenal tidak hanya di lapangan tennis. Ia tampil sebagai bintang iklan dalam berbagai produk, mulai Nike, Prince, Canon, dan masih banyak lagi. Ia juga muncul di sampul muka majalah Sports Illustrated. Rumah-rumah mode tak ketinggalan memanfaatkan kecantikan dan keseksian tubuhnya, terutama rumah mode Cole Haan. Menurut situs Yahoo!, Sharapova adalah atlet yang paling dicari pada 2005 dan 2008. Sejak Februari 2007, ia menjadi Goodwill Ambassador bagi United Nations Development Project, yang terlibat khususnya dengan program pemulihan dan pengembangan Chernobyl.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Inspirasi Bintang Minggu Ini: Taufik Hidayat
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA