logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Info Kesehatan    Reproduksi Seksual

Masalah Menstruasi


Ilustrasi masalah menstruasi

Menstruasi merupakan sebuah siklus normal dalam kehidupan seorang perempuan. Namun bagi sebagian perempuan, menstruasi ini tak berjalan mulus seperti pada sebagian perempuan lainnya. Salah satu masalah menstruasi yang dialami oleh banyak perempuan adalah Premenstrual syndrome (PMS).

Tahapan Siklus Menstruasi

Pada saat menstruasi, seorang wanita mengeluarkan darah yang keluar dari uterus melalui vagina. Darah ini keluar sekitar dua atau delapan hari. Beberapa wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Jika ini terjadi mengindikasikan masalah tingkat kesuburan.

Dalam sistem reproduksi ada dua ovarium yang masing-masingnya menyimpan 200 - 400 ribu telur dan disebut folikel yang belum matang. Hanya satu atau beberapa sel telur saja yang tumbuh setiap siklus menstruasi. Sel telur tersebut tumbuh sekitar hari ke-14 sebelum menstruasi berikutnya.

Pada saat sel telur matang, sel telur akan dilepaskan dari ovarium menuju tuba falopi untuk kemudian dibuahi, proses ini disebut ovulasi. Di awal siklus menstruasi, suatu kelenjar dalam otak melepaskan hormon Follicle Stimulating Hormon (FSH) melalui aliran darah sehingga sel-sel telur tersebut tumbuh di dalam ovarium.

Salah satu atau beberapa sel telur tumbuh lebih cepat dan menjadi dominan dibandingkan sel telur lain. Kemudian hormon estrogen dilepaskan melalui aliran darah.

Hormon estrogen dan hormon FSH akan membantu sel telur yang dominan tersebut tumbuh, lalu memberi tanda pada rahim agar siap menerima sel telur tersebut. Lendir yang lebih banyak di vagina dihasilkan oleh hormon estrogen demi membantu sperma tetap hidup setelah berhubungan intim. Saat sel telur sudah matang maka hormon akan dilepaskan dari dalam otak yang disebut dengan Luteinizing Hormone (LH).

Hormon tersebut dikeluarkan dalam jumlah banyak demi memicu pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam ovarium menuju tuba falopi. Jika sperma yang sehat masuk ke dalam tuba falopi pada masa ini maka probabilitas sel telur untuk dibuahi cukup besar. Sel telur yang sudah dibuahi membutuhkan beberapa hari untuk menuju tuba falopi dan mencapai rahim untuk menanamkan diri.

Selanjutnya sel telur akan membelah diri dan memproduksi hormon Human Chorionic Gonadotriphin (HCG) yang membantu pertumbuhan embrio dalam rahim. Hormon jenis inilah yang biasa dimanfaatkan untuk dideteksi oleh alat tes kehamilan. Jika sel telur yang dilepaskan tidak segera dibuahi maka endometrium akan meluruh dan mengulangi siklus menstruasi berikutnya.

Masalah Menstruasi

Premenstrual syndrome atau sindoma menjelang menstruasi ini adalah sekumpulan gejala yang muncul di antara periode ovulasi dan periode menstruasi.

1. Gejala Premenstrual syndrome (PMS)

Gejala yang menyertai masalah menstruasi ini bermacam-macam, termasuk di antaranya adalah kejang perut, sakit pada payudara (payudara terasa kencang), sakit kepala yang mengganggu, emosi yang naik turun, hingga depresi.

Masalah menstruasi ini bisa cukup berat hingga mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari. Perempuan yang sedang mengalami PMS berat kadang sampai tak sanggup bangun dari tempat tidur untuk beraktivitas karena rasa kejang perut yang luar biasa.

2. Mengatasi PMS

Terus membiarkan masalah menstruasi ini mengganggu setiap bulannya jelas bukan tindakan yang bijak. Bayangkan betapa banyaknya pekerjaan yang terbengkalai karena pelaksananya adalah seorang perempuan yang kebetulan sedang mengalami PMS.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset gabungan dari Univesity of Massachusetts dan Harvard University terhadap perempuan berusia 27 - 44 tahun menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan kalsium dan vitamin D harian dapat mengatasi masalah menstruasi PMS ini.

Elizabeth R Bertone-Johnson yang terlibat dalam penelitian itu mengatakan bahwa konsumsi produk olahan susu rendah lemak sepertu yoghurt dan jus jeruk yang difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D sebanyak 4 porsi sehari dapat menurunkan PMS sebesar 40%.

Porsi kalsium dan vitamin D harian tersebut setara dengan 1.200 mg kalsium atau 400 IU vitamin D. Angka ini adalah angka kecukupan kalsium dan vitamin D pada perempuan Amerika.

Bagaimana dengan perempuan Indonesia? Widya Karya Pangan dan Gizi menetapkan bahwa angka kecukupan kalsium perempuan Indonesia yang berada dalam rentang usia produktif adalah 800 mg / hari. Jumlah ini bertambah sebesar 150 mg / hari pada perempuan yang sedang hamil.

Masalah menstruasi ini paling banyak dialami oleh perempuan yang berusia 18 – 30 tahun. Menurut Stephen Bashuk, dokter spesialis kandungan dan kebidanan di Emory University, hal ini terjadi karena pada perempuan usia 18 – 30 tahun ini proses mineralisasi tulang sedang tinggi-tingginya.

Yang menjadi masalah, kebanyakan perempuan ini tidak mendapat asupan kalsium dan vitamin D secara memadai. Kekurangan vitamin D dan kalsium ini memicu timbulnya PMS pada perempuan selain juga meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis.

Rasa tidak nyaman dan rasa sakit yang diakibatkan oleh ‘hantu datang bulan’ adalah hal yang biasa. Hal ini karena adanya perubahan hormon. Untuk mengatasinya adalah tetaplah beraktivitas seperti biasa. Makanlah makanan yang tidak terlalu pedas dan mengantung bau yang tidak sedap, seperti pete, jengkol, bawang, dan makanan lainnya yang berbau menyengat.

Bila tetap mengonsumsi makanan yang menimbulkan bau-bauan kurang sedap, biasanya bau darah ‘hantu datang bulan’ juga jadi kurang sedap. Keadaan ini tidak hanya akan mengganggu wanita yang sedang didatangi oleh ‘hantu datang bulan’ tapi juga orang-orang yang sedang berada dekat dengan wanita tersebut.

Agar keadaan kurang nyaman ketika ‘hantu datang bulan’ akan hadir bisa diatasi dengan baik, mulailah mengatur pola makan yang lebih sehat. Misalnya, banyaklah makan kacang-kacangan, minyak zaitun, dan buah-buahan.

Kesehatan juga harus dijaga dengan cara berolahraga. Ketika ‘hantu datng bulan’ sudah hadir pun, olahraga masih bisa dilakukan. Tapi kalau terasa sangat tidak nyaman, cukup dengan gerakan ringan dari yoga dan taichi. Gerakan yang ada di kedua jenis olah tubuh tersebut cukup mudah dilakukan dan tidak harus menggunakan banyak tenaga tapi hasilnya sama dengan olahraga berat.

Bagi para ibu yang mempunyai anak gadis usia 9-10 tahun, pengetahuan tentang ‘hantu datang bulan’ ini harus sudah mulai diperkenalkan. Selain untuk mempersiapkan mental si anak, juga agar si anak tahu apa yang harus dilakukan ketika kedatangan ‘hantu datang bulan’ agak menyakitkan.

Kalaupun tubuh si anak cukup tambun, usahakan untuk berdiet agar berat tubuhnya menjadi ideal. Tapi kalaupun diet tidak berhasil, maka persiapkan anak dengan baik agar bisa mengatasi rasa tidak nyaman dari ‘hantu datang bulan’.

Kelainan Siklus Menstruasi

Berikut ini akan dijabarkan mengenai kelainan pada siklus menstruasi:

1. Dysmenorrhea atau Menstruasi yang Menyakitkan

Gejala pada dysmenorrhea adalah rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki, sakit pada tulang panggul dan kram perut. Selain ini, siklus menstruasi ini dapat merupakan indikasi ketidaksuburan.

Dysmenorrhea dapat disebabkan dengan naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi sehingga menyebabkan rasa sakit. Kelainan reproduksi, endometriosis atau fibroids dapat juga mengakibatkan rasa sakit saat menstruasi. Sebaiknya periksa ke dokter untuk memastikan.

2. Menorrhagia atau Menstruasi yang Sangat Hebat

Derasnya darah menstruasi dapat disebabkan tidak seimbangnya hormon atau kelainan rahim. Pengidap kelainan ini mengalami gejala menstruasi selama tujuh hari atau lebih dan darah yang keluar tidak tertampung oleh pembalut. Gumpalan darah dalam jumlah besar dapat juga menjadi gejala menorrhagia. Kelainan ini dapat menyebabkan anemia.

3. Oligomenorrhea atau Menstruasi Tidak Teratur 

Oligomenorrhea ini disebabkan oleh tidak seimbangnya hormon atau kelainan sehingga siklus menstruasi berubah-ubah jumlah harinya. Oligomenorrhea ini dapat berdampak pada tingkat kesuburan dan kesempatan wanita untuk memperoleh keturunan.

Sebenarnya siklus menstruasi yang tidak dapat diprediksi jumlah harinya termasuk normal. Namun, jika hal ini terjadi pada tahun pertama wanita mengalami menstruasi dan saat pra menopause atau menjelang menopause.

4. Amenorrhea atau Tidak Mengalami Menstruasi 

Kehamilan menyebabkan wanita tidak mengalami menstruasi. Amenorrhea dapat juga disebabkan oleh penyakit, stres, latihan terlalu berat atau turunnya berat badan secara drastis. Hal ini dapat menyebabkan sulit hamil.

Sumber Kalsium dan Vitamin D

Untuk mengatasi masalah menstruasi bisa dilakukan dengan mencukupu kebutuhan kalsium dan vitamin D harian Anda. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman seperti:

  • 1 cangkir susu, setara dengan 300 mg kalsium.
  • ½ cangkir brokoli, setara dengan 35 mg kalsium.
  • ½ cangkir bayam, setara dengan 120 mg kalsium.
  • 1,5 ons keju cheddar, setara dengan 300 mg kalsium.
  • 8 ons yoghurt rendah lemak, setara dengan 400 mg kalsium
  • 1 cangkir jus jeruk yang telah difortifikasi, setara dengan 300 mg kalsium.

Nah, tidak sulit kan untuk berusaha mencegah datangnya masalah menstruasi yang mengganggu setiap bulan ini? Cukupi konsumsi kalsium dan vitamin D. Lebih baik lagi jika diiringi dengan olahraga ringan secara teratur.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Penyebab Keputihan, Perhatikan Kebersihan Daerah Kewanitaan Anda
  • Keterlambatan Haid atau Telat Menstruasi
  • Mengenal Penyakit Menstruasi
  • Pahamilah Fase Menstruasi!
  • Tips Cara Memanjangkan Penis
  • Masa Subur Menstruasi
  • Konsultasi dr Boyke: Kesehatan, Seks, dan Cinta
  • Kesehatan Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya
  • Dampak Dan Pencegahan Onani
  • Fisiologi Menstruasi, Tahukah Anda?
  • Penyakit yang Menyerang Alat Vital Wanita dan Pencegahannya
  • Tahukah Anda Penyebab Telat Menstruasi?
  • Mengenal Sistem Reproduksi Manusia
  • Cara Mempercepat Menstruasi
  • Mencari Penyebab Terlambat Menstruasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA