logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Artikel Umum Ilmu Sosial    Masyarakat

Kultur Masyarakat Indonesia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah. Keramahan bangsa tergantung dari bagaimana pola pikir masyarakat yang hidup di Indonesia. Kultur budaya, pola pikir dan struktur masyarakat membentuk keramahan bangsa Indonesia menjadi keramahan yang alami.


Pengertian Masyarakat

Kata masyarakat dikutip dari kata dalam bahasa Inggris, yakni society yang bermakna sekelompok orang yang berkumpul membentuk sebuah sistem yang berinteraksi antar individu-individu yang berada di bawah kelompok tersebut.

Sedangkan pengertian masyarakat sendiri mengadopsi dari kata-kata dalam bahasa Arab, yakni musyarak; yang memiliki pengertian jaringan atau hubungan.


Tatanan Masyarakat

Sebuah kelompok dikatakan sebagai masyarakat apabila kelompok tersebut hidup bersama dalam suatu hubungan yang memiliki suatu aturan atau sistem yang mengatur kehidupan kelompok tersebut.

Pendapat ini dikuatkan oleh kecenderungan manusia modern sekarang yang cenderung hidup bersama dengan kelompok yang memiliki pola hidup yang sama, pemikiran, perasaan serta minat yang sama pula. Maka kelompok tersebut sudah dikatakan sebagai kelompok masyarakat.

Adapun kelompok masyarakat yang demikian biasanya memiliki sistem atau aturan yang sengaja dibuat untuk mengatur keharmonisan hidup bermasyarakat. Biasanya kondisi yang demikian disebut sebagai tatanan masyarakat.

Tatanan masyarakat diatur mulai dari struktur terendah hingga pada struktur yang tinggi dan tertinggi. Semisal di kalangan lapisan masyarakat yang paling rapat hubungannya dibentuklah tatanan masyarakat sebagai suatu kerukunan warga dan kerukunan bertetangga; dengan menggunakan istilah RT dan RW.


Aturan Hidup Bermasyarakat

Apabila diperlukan dan tatanan masyarakat tersebut semakin meluas namun masih dalam satu pola pemikiran, kecenderungan, perasaan dan minat yang sama; maka dibentuklah lagi tatanan masyarakat yang lebih meluas, misalnya Dusun, Kelurahan dan Desa. Dan begitu seterusnya.

Dalam setiap tatanan masyarakat akan selalu membutuhkan suatu aturan yang berbeda dalam penerapannya. Tergantung pada kebutuhan golongan masyarakat tersebut. Dan biasanya aturan tersebut dibuat sebagai sebuah peraturan dengan mengambil dan menjunjung kepentingan bersama yang dirumuskan dalam suatu peraturan bersama.

Peraturan tersebut kemudian didistribusikan kembali kepada masyarakat lengkap dengan konsekuensi apabila mentaati peraturan serta sanksi atas setiap pelanggaran terhadap aturan yang telah dibuat.


Kelompok Masyarakat

Berdasarkan ilmu sosiologi; sejak jaman prasejarah hingga kini – para ahli ilmu sosial membagi kelompok masyarakat ke dalam beberapa kelompok umum, sebagai berikut :

  1. Kelompok masyarakat pemburu

    Kelompok ini disebut juga dengan pastoral nomadis. Yang mempertahankan hidup dengan cara berburu hewan untuk mengambil hasil buruannya sebagai bahan makanan, bulunya sebagai penutup tubuh (pakaian), serta menyimpan sisanya untuk kebutuhan hidup pada saat musim dingin.
    Kelompok masyarakat pemburu sudah tidak ada lagi seiring dengan perkembangan jaman dan canggihnya teknologi.

  2. Kelompok masyarakat bercocok tanam

    Adalah kelompok masyarakat yang mempertahankan hidup dengan cara bercocok tanam. Disebut pula dengan istilah agrikultural intensif. Kelompok ini juga memiliki sebutan lain yakni masyarakat peradaban.


    Kelompok masyarakat bercocok tanam atau agrikultural masih bertahan dan eksis hingga saat ini. Dan justru menjadi tulang punggung bagi penyediaan pangan bagi masyarakat luas pada umumnya.

  3. Kelompok masyarakat industri

    Kelompok masyarakat yang terpisah eranya dengan masyarakat agrikultural. Namun kelompok masyarakat ini masih cukup eksis hingga sekarang. Hanya sedikit mengalami pergeseran norma sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

  4. Kelompok masyarakat pasca industri

    Kelompok masyarakat yang terakhir adalah jenis kelompok masyarakat yang mampu bertahan hidup dengan mengandalkan kemapuan berpikir dan penerapan teknologi yang canggih. Kelompok ini tetap dapat hidup berdampingan dengan kelompok masyarakat industri yang masih sedikit mengacu kepada tatanan masyarakat tradisional.


    Keadaan yang demikian  menurut pakar ilmu sosial dalam ilmu sosiologi dan budaya adalah kelompok masyarakat yang diorganisasikan secara tak langsung oleh kecenderungan mata pencaharian yang mereka lakukan.


Sinonim Masyarakat

Banyak sebutan lain untuk masyarakat, baik dalam arti kata tunggal atau arti kata turunan. Di antara yang populer dan biasa dikenal orang adalah band, suku, chiefdom; yang berasal dari kata tunggal.

Adalagi society, societas, socius yang merupakan arti kata turunan yang berasal dari kata bahasa Inggris yakni society – yang artinya hubungan. Dan dalam bahasa latin adalah societas serta kata turunannya socius yang bermakna pertemanan atau berteman.

Mungkin di dalam bahasa daerah atau lokal setempat, Anda juga mengenal kata guyub atau paguyuban. Yang kurang lebih sama maknanya, yakni kebersamaan hubungan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Jurnal Psikologi Pendidikan Seks Remaja
  • Kementerian Perhubungan - Ahlinya Pengaturan Transportasi di Indonesia
  • Penerapan Psikologi Industri dan Organisasi dalam Perusahaan
  • Perubahan Sosial, dan Matinya Modernisme Menuju Tradisionalisme
  • Ketahanan Nasional Bangsa Indonesia
  • Struktur Sosial dan Fenomena Premanisme para Fundamentalis
  • Bentuk-bentuk Komunikasi Verbal dan Nonverbal
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA