logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Materi Akhlak

Materi Akhlak Bagi Pribadi Mulia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Materi akhlak tidak hanya diperlukan oleh para siswa sekolah dasar sebagai bagian dari pendidikan dasar seorang muslim. Semua orang dan semua profesi; pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, ibu rumahtangga, pekerja jalanan, hingga para manula tetap membutuhkan materi akhlak dalam kehidupannya sebagai mahluk sosial.

Nabi Muhammad diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia karena itu akan menambah berat timbangan kebaikan kita di akhirat kelak. Dalam Muwatha’ Imam Malik (2/904): "Sesungguhnya telah sampai kepadaku (balagh) bahwa Rasulullah bersabda: 'Aku diutus untuk menyempurnakan kemulian akhlak.'"

Kenapa harus Nabi Muhammad yang diutus? Firman Allah Swt. dalam QS. Al-Qalam:

"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."

Dalam shahih Muslim, hal tersebut juga dijelaskan oleh Aisyah radhiallahu’anha ketika ditanya tentang akhlak beliau dalam pernyataannya:

"Akhlak beliau adalah Al Qur’an."

Materi Akhlak Membangun Kepribadian Mulia

Akhlak yang baik merupakan sifat para nabi, dan orang-orang shalih yang mampu menampilkan kepribadian yang mulia dengan kehidupannya yang lebih beradab. Ia sungguh berbeda dengan akhlak yang buruk, yang merupakan racun bagi pemiliknya. Akhlak buruk akan membawa seseorang menuju jalan syaitan yang mampu menghancurkan kebahagian umat manusia.

Akhlak mulia yang diajarkan oleh Nabi Muhammad selalu bersumber dari wahyu. Itu meliputi akhlak kepada Allah dan kepada makhluknya. Akhlak kepada Allah, adalah akhlak yang meliputi keimanan dan tauhid.

Ibadah yang berakhlak adalah ibadah yang meninggalkan perbuatan syirik dan maksiat. Adapun akhlak kepada makhluk adalah akhlak yang digunakan dalam hidup bersosial dalam masyarakat.

Cara membentuk Akhlak yang Baik

  • Banyak membaca Al Quran yang sudah mencontohkan banyak karakter yang berakhlak mulia, seperti akhlak para nabi. Selain itu, membaca buku-buku tentang akhlak serta norma-norma sosial dalam hidup bermasyarakat dapat membuat kita mampu membedakan mana akhlak yang baik dan mana akhlak yang buruk.
  • Harus selalu memiliki semangat berakhlak mulia dan menjadikannya sebagai keharusan dalam pribadi seorang muslim. Caranya, kita harus memahami bahwa akhlak yang baik merupakan bagian dari keimanan sebagai seorang muslim yang nanti akan memperberat timbangan amal kebaikan di akhirat.
  • Melaksanakan semua akhlak yang baik dan menghindari akhlak yang buruk dalam semua perilaku kita sehari-hari.
  • Perbanyak bergaul dengan orang-orang yang memiliki akhlak yang baik karena hal itu bisa mendatangkan semangat positif dalam diri kita. Sebab, semua orang pasti mengerti bahwa membentuk kepribadian seorang muslim yang berakhlak mulia tidak semudah membicarakannya. Untuk itu, kita benar-benar harus menjaga diri kita baik secara internal maupun eksternal.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengapa Ada Makanan Haram dalam Islam?
  • Materi Tarbiyah bagi Wanita Muslimah
  • Sejarah Nabi Muhammad Saw dan Makna Kepercayaan
  • Teori dan Bukti Sejarah Islam Masuk Indonesia
  • Hukum Ziarah Kubur dalam Islam
  • Memahami Psikologi Dakwah
  • Mengenal Macam-Macam Dakwah dalam Islam
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA