Mati Suri: Misteri Hidup atau Mati
Ilustrasi mati suri
Mati suri merupakan salah satu misteri terbesar dalam kehidupan manusia. Berbicara mengenai mati suri, bukan lagi berkenaan dengan hal-hal medis yang sifatnya duniawi. Mati suri juga berbicara tentang dunia yang tidak kasat mata. Dunia yang lebih kekal. Pengalaman mati suri bagi siapa pun yang pernah mengalaminya pasti tidak pernah dilupakan.
Biasanya akan terjadi perubahan besar dalam kehidupan seseorang setelah mati suri tersebut. Biasanya perubahan ini ke arah yang lebih baik. Orang yang sebelum mengalami mati suri merupakanan penjahat misalnya, setelah mengalami mati suri akan menjadi pribadi yang lebih baik. Ini tidak lain karena mati suri identik dengan kesempatan kedua dalam hidup. Dan juga seorang yang mati suri setidaknya pernah merasakan kenikmatan hidup tersebut karena sudah jamak diketahui bahwa kita akan merasa kehilangan setelah orang atau barang tersebut pergi.
Jika mengandalkan nalar saja, mati suri akan tetap jadi misteri. Mati suri tidak cukup dipahami oleh pemikiran manusia yang serba rasional. Ini adalah hal irasional yang paling tipis batasannya dengan hal rasional. Bagaimana mungkin seseorang yang divonis meninggal dapat hidup normal kembali seperti orang hidup kebanyakan. Pertanyaan mendasar seperti itu sering mengiringi hadirnya kisah-kisah mati suri di lingkungan masyarakat.
Penjelasan Mati Suri
Penjelasan mengenai mati suri bisa didapat dari dua ilmu yang berbeda. Keseimbangan antara supranatural dan ilmiah menjadi hal penting ketika seseorang ingin memahami betul apa sebenarnya mati suri. Secara ilmiah, mati suri sangat kompleks, sangat subjektif, dan emosional. Hal ini mengandalkan bagaimana otak memproses informasi sensorik yang diberikan ketika mati suri terjadi.
Mati suri juga mengakibatkan tubuh rentan terhadap kerusakan. Kerusakan biasanya terjadi pada otak karena otak dikhawatirkan banyak menafsirkan informasi tidak sesuai yang diperoleh dalam pengalaman mati surinya. Tentu saja ini merupakan pengertian mati suri dari segi ilmiah. Sedangkan dari segi supranatural, banyak yang menganggap mati suri ini adalah peristiwa rohani dari orang yang mengalami mati suri. Perjalanan yang bisa dibilang luar biasa karena bisa melihat banyak hal yang belum pernah ada sebelumnya dan tidak terpikirkan sedikitpun.
Memang, jika dihubungkan ke dalam peristiwa supranatural, bahwa mati suri ini adalah peristiwa yang sangat langka. Orang yang mengalami mati suri ini sudah digolongkan ke golongan orang-orang yang mempunyai kekuatan supranatural tinggi karena sudah mengalami peristiwa yang tidak dialami oleh orang-orang pada umumnya.
Near Death Experience
Dalam bahasa Inggris, mati suri dikenal dengan istilah near death experience. Peristiwa near death experience atau mati suri hanya dimiliki oleh perorangan. Seseorang yang mati suri, konon, merasakan sensasi yang membingungkan.
Seseorang itu akan merasakan feelings of levitation atau merasakan pengangkatan pada ruhnya, ketakutan yang ekstrem, ketenangan yang sangat total, rasa aman dan kehangatan, peleburan yang mutlak, dan melihat hadirnya cahaya.
Mati Suri Masa Plato
Cerita mengenai mati suri sudah ada sejak zaman Plato. Plato menceritakan ada seorang prajurit yang mengalami mati suri dan menceritakan pengalamannya tentang dunia akhirat serta reinkarnasi. Pada masa Plato, mati suri memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Seseorang yang mati suri sebelumnya menerima pesan secara telepati. Bahkan, pada orang yang belum pernah merasakan bagaimana caranya bertelepati. Ini merupakan hal yang aneh dan lebih terkait ke hal supranatural. Bagaimana mungkin seorang bisa mengerti apa yang dipikirkan orang lain ataupun mengetahui tentang apa yang akan terjadi nanti.
- Matinya kesadaran. Tentu saja kesadaran akan hilang ketika mengalami mati suri. Kesadaran dalam artian kesadaran untuk mengontrol fungsi tubuh. Orang yang mati suri benar-benar seperti orang mati yang badannya sudah tidak bergerak lagi dan juga jantungnya sudah tidak berdetak. Hanyalah kesadaran pikirannya yang tetap bisa tahu apa yang sedang terjadi.
- Merasakan kedamaian, sejahtera, kebaikan, dan semua energi positif. Ini merupakan salah satu pengalaman yang paling menarik bagi orang yang mengalami mati suri. Dan memang benar banyak orang yang mengatakan seperti itu ketika mereka ditanyai tentang apa yang dirasakan saat mereka sedang mati suri. Ketenangan inilah yang membuat sebagian besar orang yang mati suri terlena akan ketenangannya.
- Merasakan keluarnya jiwa dari raga. Seseorang yang mati suri bisa menyaksikan dokter atau orang terdekat menangisi kepergiannya, sementara ia melihatnya dari jarak dekat. Jiwanya dapat mengamati orang-orang sekitar dan meninggalkan raga yang terbujur kaku.
- Melalui terowongan yang berisikan pengalaman-pengalaman. Pengalaman-pengalaman ini merupakan pengalaman-pengalaman yang pernah dialami oleh manusia semasa hidup mereka. Baik itu merupakan pengalaman yang baik ataupun pengalaman yang buruk. Akan tergambar jelas pengalaman tersebut sehingga seolah-olah hal tersebut benar-benar sedang terjadi.
- Gerakan yang cepat menuju cahaya. Akan terasa bahwa orang yang mati suri bisa berjalan dengan kecepatan tinggi menuju sebuah cahaya yang bersinar terang. Cahaya agung yang membuat semua orang terlena untuk mendatanginya. Adanya cahaya ini juga ditemui banyak pada orang yang ditanyai pengalaman mereka tentang mati suri.
- Merasakan kekuatan cinta yang sesungguhnya. Akan terasa cinta yang kuat dari keluarga orang yang mati suri. Juga dengan pasangan dari orang yang mati suri ini karena saat badan sudah tidak bernyawan, tidak akan ada lagi belenggu yang membatasi kekuatan cinta ini. Saat masih hidup, seringkali cinta tertutupi oleh keegoisan ataupun harga diri.
- Bertemu dengan makhluk-makhluk berpakaian putih yang memancarkan cahaya. Makhluk-makhluk ini bukan hanya manusia tetapi juga makhluk-makhluk yang lain. Cahaya yang muncul akan sangat menenangkan siapa saja yang melihatnya.
- Diberikan cerita review kehidupannya selama di dunia. Inilah sebabnya kenapa orang yang mati suri ini diibaratkan diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kehidupan mereka. Kejahatan-kejahatan yang dilakukan tergambar dengan jelas dan juga terasa jelas perasaan bersalah saat melakukan hal tersebut. Juga ketika melakukan suatu kebaikan, akan terasa jelas apa yang ada di dalam pikiran ketika melakukan kebaikan tersebut. Tidak akan ada lagi perasaan lain yang akan menghalangi murninya perasaan tersebut.
- Diberikan pemahaman tentang arti hidup dan alam semesta. Inilah sebabnya orang yang pernah mengalami mati suri, akan mengalami perubahan terhadap kelakuannya dalam keseharian. Karena orang tersebut sudah tahu betul tentang hakikat hidup dan juga kehidupan itu sendiri. Orang yang pernah mengalami mati suri akan lebih peduli tentang kehidupan juga alam semesta.
- Diajukan pilihan, kembali pada raganya atau tidak. Biasanya, orang yang mati suri menemui keengganan untuk kembali ke dunia nyata. Ini terjadi karena kenikmatan orang yang mati suri tersebut di dunia lain. Tetapi, ketika orang yang mati suri tersebut mempunyai satu hal yang belum dia selesaikan, biasanya mereka akan meminta untuk bisa kembali lagi ke dunia.
- Bisa berbicara dengan orang mati dan sejenis makhluk halus lain.

