logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Bisnis    Peluang Usaha    Budidaya Jamur    Media Budidaya Jamur Tiram

Membuat Media Budidaya Jamur Tiram

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Membuat media budidaya jamur tiram tidaklah sulit. Apalagi untuk mendapatkan bahan bakunya juga cukup mudah.

Media Budidaya Jamur Tiram

Media budidaya jamur tiram ini terdiri dari campuran:

1. Serbuk gergaji dengan komposisi 81%. Bahan serbuk gergaji ini berasal dari jenis kayu yang di dalamnya tidak terkandung minyak yang banyak. Misalnya kayu pinus, akasia,dadap, pohon beringin, dadap,cempaka, karet, dll. Tapi sebaiknya berasal dari kayu dikotil yang lunak kayunya dan memiliki umur lebih dari sepuluh tahun. 

2. Dedak halus dengan komposisi 18% Dedak yang akan digunakan haruslah dedak yang baru dan masih fresh. Karena dedak yang sudah lama tersimpan, kurang baik bila digunakan sebagai media budidaya jamur tiram. Karena dedak ini sudah mengalami penggumpalan karena fermentasi.

3. Kapur dengan komposisi 1 %.Kapur digunakan karena fungsinya yang mampu membuat netral media tumbuh. Sehingga media ini dapat ditumbuhi oleh jamur  tiram.

Ketiga jenis bahan ini dicampur dengan cara ditambahi air hingga kadar airnya mencapai 50-60 persen. Untuk mengetesnya adalah dengan cara mengambil media budidaya jamur tiram yang sudah dicampur tadi.

Genggamlah dengan menggunakan kepalan anda kuat-kuat lalu bukalah genggaman anda. Bila media yang telah menggumpal ini tidak meneteskan air lagi dan mudah dihancurkan kembali, maka kadar airnya telah mencukupi.


Membuat Baglog

Campuran media budidaya jamur tiram ini lalu dikomposkan. Dengan cara menimbunnya setinggi setengah meter lalu ditutupi plastik hingga suhunya sampai 50 derajat celcius selama dua hari dan phnya  mencapai 6 atau 7.

Setelah selesai dikomposkan selama dua hari, media tanam ini dibagi per satu hingga satu setengah kilogram kemudian dimasukkan kedalam plastik PP lalu dipadatkan. Pada bagian ujung plastik tepat di batas media tanam dipasang cincin plastik atau potongan dari paralon. Setelah itu disumpal dengan  kapuk atau kapas. Sekarang media budidaya jamur tiram telah jadi, media ini diberi nama baglog.

Baglog-baglog ini lalu dimasukkan ke dalam ruangan sterilisasi atau drum sterilisasi dengan suhu 90 sampai 95 derajat celcius selama lebih kurang lima hingga sepuluh jam lamanya.

Inokulasi Bibit

Setelah  baglog tadi selesai mengalami proses sterilisasi, lalu dipindahkan ke ruangan inokulasi yang telah dibersihkan. Setelah baglog diinokulasi dengan bibit jamur tiram, kemudian diinkubasi di dalam ruangan bersuhu 25-30 derajat celcius.

Setelah menunggu selama empat puluh hari lebih biasanya baglog sudah dipenuhi oleh miselium putih. Baglog lalu dipindahkan ke dalam kumbung. Perawatan berupa menjaga suhu udara agar tetap pada suhu yang diinginkan serta penyiraman yang teratur tetap dibutuhkan. Hinga akhirnya masa panen tiba dan anda mulai bisa memetik hasilnya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Teknik Budidaya Jamur Kancing
  • Aneka Alternatif Media Tanam Jamur Merang
  • Mengetahui Cara Membuat Bibit Jamur Merang
  • Usaha Budidaya Jamur Tiram
  • Teknik Budidaya Jamur Tiram Bagi Pemula
  • Prospek Budidaya Jamur Konsumsi
  • Mengenal Media Jamur Merang
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA