Meja Makan Kaca dan Kayu Memberikan Energi Berbeda
Ilustrasi meja makan kaca
Furnitur rumah tangga, terutama meja makan mutlak diperlukan bagi siapa pun yang sudah membina rumah tangga. Bagi sebagian orang, rumah tanpa meja makan seolah tak punya selera untuk membina keakraban. Karena apa? Meja makan bisa dijadikan ajang untuk bercengkerama dalam membina keakraban dan berdiskusi dalam keluarga. Bahkan beberapa kasus rumah tangga bisa diselesaikan di meja makan. Namun tentu saja tak sedikit yang melihat meja makan sebagai furnitur biasa yang tak memiliki fungsi tambahan selain sebagai tempat makan.
Bagi orang yang menganggap meja makan memiliki fungsi yang sangat penting selain sebagai tempat makan, model dan bentuk meja makan pun disesuaikan dengan selera penghuni rumah. Ada yang suka dengan meja kayu, ada pula yang menyukai meja makan kaca. Konon kabarnya meja makan memberikan aura atau energi kepada pemiliknya atau kepada orang yang sedang makan di atas meja tersebut. Ini tentu saja bagi mereka yang percaya tentang masalah feng shui meja makan. Hanya saja secara logika saja antara meja makan kaca dan meja makan kayu memang berbeda, terutama dalam hal memperikan kenyamanan. Untuk lingkungan yang bersuhu panas, meja makan kayu lebih memberikan nuansa sejuk dibanding dengan meja makan kaca. Namun sema itu kembali tergantung kepada karakter dan watak orangnya masing-masing.
Antara Meja Kaca dan Kayu
Ini masih tentang perbedaan antara aura yang dikeluarkan oleh meja makan kaca dan meja makan kayu. Seorang yang percaya pada masalah aura, tentu akan berkata pada anda dengan kalimat pembuka "coba bandingkan selera makan Anda ketika makan di meja makan kayu dan meja makan kaca". Tapi secara pandangan awam pun kalau dibanding-banding antara pengaruh meja makan kaca dengan meja makan kayu, seperti telah disinggung di awal tadi, memberikan kesan yang berbeda. Barangkali anda pun akan merasakan kesan yang sama. Meja kayu biasanya memberikan kesan lebih santai dan lebih akrab terhadap siapa saja yang sedang makan di sana. Berbeda dengan meja kaca yang terkesan lebih kaku, namun penuh keterbukaan. Segala sesuatunya terasa transparan. Itu memang kesan awal perbedaan antara meja makan kaca dan meja makan kayu.
Oleh karena itu, jika Anda mengajak meeting dengan rekan kerja terutama masalah bisnis yang membutuhkan transparansi dana, maka akan lebih baik dilakukan di meja makan yang terbuat dari kaca. Suka tidak suka, mau tidak mau, meja kaca tersebut akan memberikan aura kejujuran meski dalam pembicaraan yang kaku. Nah, kalau pernyataan ini tentu saja keluar dari mereka yang benar-benar percaya dan yakin dengan masalah aura meja makan.
Lain halnya dengan meja makan kayu. Meski kita dapat menjalin keakraban dan terasa lebih hangat, namun kita bisa saling merahasiakan diri antara satu dengan yang lain. Misalnya di kafe-kafe biasanya kita melihat meja-meja kayu di dalamnya. Kenapa? Karena kafe-kafe biasanya mencari suasana romantis dan keakraban.
Lain halnya dengan meja meeting di kantor-kantor eksekutif muda. Mereka cenderung menggunakan meja kaca yang panjang dan bening. Karena di sana akan memberikan energi kejujuran dan keseriusan dalam membahas sebuah masalah. Tentu saja anda boleh percaya atau tidak dengan pernyataan ini. Hanya saja meja makan - apakah itu terbuat dari kaca ataupun kayu - merupakan furnitur yang penting dalam sebuah rumah tangga termasuk bagi anda yang lebih senang makan dengan cara lesehan. Meja makan baik yang terbuat dari kayu maupun dari kaca, menjadi bagian penting dari sebuah rumah, sehingga bisa dipastikan akan dimiliki oleh sebuah keluarga. Soal apakah meja makan tersebut difungsikan secara maksimal sebagai meja makan atau tidak, itu memang urusan lain. Artinya sebuah rumah tangga memiliki meja makan, namun hanya dipergunakan untuk menyimpan makanan, karena sehari-harinya anggota keluarga tersebut makan dengan cara lesehan.
Meja Makan Keluarga
Kembali kepada masalah meja makan kayu dan meja makan kaca. Dari sisi keamanan bagi keluarga baru yang belum mempunyai anak, meja makan kaca bisa menjadi salah satu alternatif untuk furnitur rumah tangga Anda. Selain memberikan kesan kejujuran, meja makan kaca juga akan terlihat lebih bersih dan lebih mudah dalam merawat dan menjaga kebersihannya. Namun bila anda termasuk keluarga yang sudah memiliki anak bahkan tergolong keluarga besar, harus memikirkan kembali bila berniat memiliki meja makan kaca.
Biasanya meja makan kaca itu ukurannya lebih kecil daripada meja makan kayu. Karena dari perhitungan feng shui, jika meja makan kaca dibuat dengan ukuran besar maka aura atau suasana kaku akan semakin tercipta. Dengan demikian meja makan kaca dibuat lebih kecil sehingga akan tercipta suasana keakraban, namun penuh kejujuran.
Sementara itu, jika Anda keluarga besar atau sudah memiliki anak, lebih baik membeli meja makan kayu, terutama jika anak Anda masih kecil-kecil. Kenapa? Meja kaca akan mudah pecah, apalagi jika anak Anda yang masih kecil naik ke atas meja, risiko kecelakaan akan lebih besar.
Lagipula meja kaca itu memberikan kesan kaku dalam keluarga. Jika semakin banyak anak maka akan semakin jauh dari suasana akrab. Jadi meja kaca hanya cocok dalam keluarga kecil saja, agar keakraban tetap terjaga dan kejujuran tetap ada.
Namun sebenarnya selain mempertimbangkan masalah perhitungan feng shui dan sisi keamanan, ketika anda menentukan untuk membeli meja makan, yang tak kalah pentingnya adalah ukurannya. Sejauh ini di pasaran baik itu meja makan kaca maupun meja makan kayu, tersedia berbagai macam ukuran mulai dari kursi empat, kursi enam, kursi delapan bahkan ada pula yang jumlah kursinya 12. Ukuran meja makan ini hendaknya disesuaikan dengan tempat yang tersedia di rumah anda, sehingga kehadiran meja makan tidak membuat ruangan terasa menjadi lebih sempit terutama bagi yang ukuran rumahnya tidak terlalu besar. Demikian pula sebaliknya bagi anda yang memiliki rumah berukuran besar, jangan sampai kehadiran meja makan di ruangan tersebut terlihat kekecilan sehingga mengganggu keharmonisan ruangan di rumah anda.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika anda memutuskan untuk membeli meja makan apakah itu meja makan kaca maupun meja makan kayu, adalah masalah desain. Kalau meja makan akan ditempatkan di area dekat dapur, maka desain dan bahan meja makan tersebut harus selaras dengan furnitur yang ada di dapur tersebut. Misalnya saja bila furnitur di sekitar dapur terbuat dari bahan kayu dan bercat coco brown misalnya, maka meja makan pun hendaknya dipilih berwarna senada. Dengan demikian akan terlihat lebih harmonis.
Demikian pula bila meja makan tersebut akan ditempatkan di satu ruangan khusus yaitu ruangan makan yang tidak terhubung langsung dengan area dapur, maka hendaknya disesuaikan dengan furnitur yang ada di ruangan tersebut baik model, desain, ukuran maupun warnanya.

