logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Info Kesehatan    Reproduksi Seksual

Mempelajari Mekanisme Menstruasi Wanita


Ilustrasi mekanisme menstruasi

Menstruasi adalah satu-satunya proses pada tubuh wanita yang dapat terlihat dengan kasat mata. Selain menstruasi, proses dalam tubuh tak dapat dilihat oleh mata, seperti halnya menelan makanan, atau proses aliran darah dalam tubuh. Mekanisme menstruasi yang dialami setiap wanita ini diatur oleh hormon.

 

Hormon ini diproduksi oleh sel yang terdapat di beberapa bagian tubuh, termasuk otak dan organ reproduksi. Hormon bertugas memberi sinyal bagi dada dan organ kelamin untuk berkembang dan memulai perubahan di masa pubertas. Hormon pula yang memberi perintah pada organ reproduksi untuk melakukan apa yang harus dilakukan pada saat proses menstruasi.

 

Menstruasi adalah sebuah peristiwa yang memang hanya dialami oleh kalangan wanita saja. Menstruasi ini adalah sebuah pertanda alamiah bagi tubuh untuk mempersiapkannya menghadapi sebuah peristiwa besar dalam kehidupan yaitu mengandung.

 

Menstruasi ini adalah hal yang terjadi di saat tubuh wanita tidak dipersiapkan untuk hamil. Semua wanita yang subur atau siap untuk hamil akan mengalami menstruasi ini.

 

Para remaja wanita akan telah mengalami masa menstruasi awal saat tubuh mereka memang telah siap untuk mengandung janin. Menstruasi juga dijadikan pertanda bahwa tubuh anak perempuan telah berkembang menjadi tubuh seorang wanita dewasa.

 

Secara normal, menstruasi akan terus dialami oleh setiap wanita pada setiap bulannya. Wanita tak akan mengalami menstruasi jika ia telah hamil. Wanita yang telah menopause pun juga tak akan mengalami menstruasi karena sel telur telah berhenti memproduksi sel telur. Hal ini terjadi karena memang sel telur yang tidak dibuahi itulah yang merupakan darah menstruasi yang dikeluarkan pada setiap masa menstruasi.

 

Mekanisme Menstruasi

 

Proses menstruasi terjadi sekali dalam sebulan ketika sel telur matang dan meninggalkan ovarium. Sel telur tersebut menuju uterus, dimana uterus mempersiapkan diri menerima sel telur yang telah subur dan siap untuk dibuahi.

 

Dinding uterus menjadi tebal seperti spons yang terbuat dari darah. Gunanya untuk menerima sel telur yang telah matang dan memberikan makanan serta tumpangan yang kuat jika telur tersebut menjadi seorang bayi.  Saat sel telur memasuki uterus, semua telah siap dan telur menempel pada dinding uterus, mulai berkembang dan terjadilah kehamilan.

 

Namun, yang sering terjadi adalah, sel telur tidak dibuahi dan ini dapat terjadi karena beberapa alasan. Misalnya, wanita tersebut tidak melakukan hubungan seksual, atau wanita tersebut menggunakan pencegah kehamilan seperti pil atau alat kontrasepsi. Telur yang tidak dibuahi tersebut tidak dapat menempel pada dinding uterus.

 

Oleh sebab itu, dinding tebal yang telah terbentuk di uterus pun tak berguna, maka perlahan-lahan runtuh, dan keluar melalui vagina selama 7 hingga 8 hari. Saat darah yang runtuh dari dinding uterus dan keluar melalui vagina tersebutlah disebut masa menstruasi.

 

Masa menstruasi dimulai sejak dihasilkannya sel telur oleh ovarium. Pada kebanyakan wanita, dihasilkannya sel telur ini terjadi setiap satu bulan sekali. Walau pun ada beberapa wanita yang mengalami pemproduksian sel telur lebih dari satu kali dalam satu bulan, misalkan ia memproduksi dua sel telut dalam satu bulan.

 

Sel telur ini siap untuk dibuahi oleh sel sperma. Jika sel telur ini tidak bertemu dengan sel sperma atau tidak berhasil untuk dibuahi maka yang terjadi adalah sel telur ini akan menempel pada dinding uterus wanita.

 

Jika memang keadaan sel telur ini telah matang menempel di dinding uterus wanita maka waktunya untuk luruh. Luruhnya darah dari dinding uterus inilah yang disebut dengan menstruasi.

 

Namun memang ada beberapa wanita yang tak mengalami menstruasi secara regular setiap bulannya. Hal ini disebabkan oleh banyak hal terutama diproduksinya hormone kewanitaan seperti esterogen dan progesterone. Karena kedua hormon inilah yang mempengaruhi diproduksinya sel telur dalam tubuh wanita.

 

Kapan Dimulainya?

 

Pada dasarnya, mekanisme menstruasi itu sama pada setiap remaja putri. Namun, kapan para remaja putri itu mengalami mekanisme menstruasi, masih tidak dapat ditentukan secara pasti. Setiap remaja putri akan mengalami hal yang sama pada perkembangan dada dan tumbuhnya bulu pada vagina, namun kapan remaja putri akan mengalami menstruasi, dapat terjadi pada saat yang berbeda-beda.

 

Menstruasi dapat terjadi saat remaja putri berusia 8 atau 9 tahun, namun ada pula yang baru mendapatkan menstruasi pertamanya saat berusia 16 atau bahkan 17 tahun. Tapi rata-rata menstruasi dialami remaja putri pada usia antara 11 hingga 14 tahun.

 

Tetapi, kapanpun menstruasi terjadi, remaja putri tersebut akan mendapat tanda-tanda awal, yaitu mulai berkembangnya dada atau mulai tumbuhnya bulu pada vaginanya.

 

Berapa Lama Menstruasi Berlangsung?

 

Hal ini juga tidak dapat diprediksi secara tepat, karena masing-masing wanita berbeda. Ada yang darahnya hanya sedikit, ada pula yang banyak. Waktunya pun seperti yang telah disebutkan, ada yang hanya 2 – 3 hari, ada juga yang hingga 7 – 8 hari.

 

Siklus menstruasi pada tiap wanita pun berbeda dalam hitungan harinya. Ada yang siklusnya datang sebulan sekali, ada pula yang siklusnya 26 hari, ada pula yang 32 hari. Namun rata-rata, wanita mendapatkan menstruasi setiap 28 hari.

 

Pengetahuan yang lengkap mengenai jadwal tepat dari hari atau masa datangnya menstruasi ini terkadang memang banyak dibutuhkan. Hal ini salah satunya adalah sebagai sarana untuk penghitungan masa subur dan masa tidak subur dari seorang wanita.

 

Perhitungan mengenal hal ini sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai cara untuk mencegah kehamilan yang masih belum diinginkan atau justru untuk mempercepat bagi seorang wanita untuk hamil.

 

Bagi pasangan suami istri yang masih ingin menunda memiliki momongan maka pada masa subur wanita, mereka akan menghindari untuk berhubungan. Atau pun jika memang tetap ingin berhubungan maka dapat menggunakan alat kontrasepsi yang dapat mencegah sel sperma untuk membuahi sel telur.

 

Sebaliknya bagi pasangan yang memang sudah sangat memiliki keinginan untuk si istri cepat hamil maka memang disarankan untuk melakukan hubungan suami istri pada masa subur wanita.

 

Karena memang pada masa subur ini, sel telur sudah diproduksi dan berada di tuba valopi untuk siap dibuahi oleh sel sperma. Sehingga pada saat inilah ketika terjadi hubungan suami istri akan memperbesar peluang hal ini terjadi yaitu terbuahinya sel telur oleh sperma. Dan jika memang hal ini terjadi maka kehamilanlah yang terjadi.

 

Perhitungan ini secara medis banyak dikenal dengan KB kalender. Banyak pasangan suami istri yang memilih menggunakan jenis KB ini. Karena memang jenis KB ini tidak mempengaruhi wanita secara hormonal sedangkan kebanyakan jenis KB yang lain seperti KB pil, suntik, atau pun susuk mempengaruhi wanita secara hormonal. Kebanyakan jenis KB ini merusak atau mengganggu sistem kerja hormon kewanitaan yang dihasilkan.

 

Pada kebanyakan wanita, KB kalender ini dapat dilakukan dan berhasil untuk mennda kehamilan. Seperti yang telah disebutkan, pelaksanaan KB kalender ini adalah dengan mencegah adanya hubungan suami istri atau pun bertemunya sperma dengan sel telur.

 

Namun, bagi beberapa wanita pelaksanaan KB kalender ini kurang berhasil. Hal ini karena memang ditemukan pada sebagian wanita bahwa mereka tidak hanya mengalami satu kali ovulasi dalam satu bulan. Namun memang untuk kasus seperti ini masih jarang ditemukan.

 

Tanda-tanda Menstruasi

 

Tiap wanita merasakan hal yang berbeda saat menstruasi datang. Ada yang merasakan sakit pada perutnya, ada pula yang tak merasakan sakit apapun. Tanda-tanda menstruasi pun dapat dirasakan oleh sebagian besar wanita, seperti pegal-pegal pada tubuhnya, dan sakit pada dadanya. Perut juga terasa kembung, dan bagi sebagian wanita dapat merasakan dirinya lebih emosional, gampang marah dan gampang sedih. Hal ini terjadi karena perubahan hormon.

 

Tanda-tanda yang dialami sebelum datangnya masa menstruasi ini disebut dengan istilah pre Menstruasi Syndrome. Sedangkan rasa sakit atau tidak nyaman yang dialami oleh wanita saat sedang mengalami masa menstruasi banyak disebut dengan istilah disminore.

 

Jika perut terasa kram saat menstruasi, tidak berarti tubuh Anda mengalami kelainan. Kram perut biasanya terjadi di awal menstruasi dan di hari berikutnya akan hilang dengan sendirinya. Jika Anda rajin berolah raga, kram perut yang dialami saat menstruasi dapat diminimalisir. Dan yang terutama, perbanyak minum air putih untuk menggantikan darah yang keluar dari tubuh.

 

Itulah beberapa pengetahuan mengenai mekanisme menstruasi yang terjadi pada wanita. Semoga bermanfaat!.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Konsultasi dr Boyke: Kesehatan, Seks, dan Cinta
  • Amankah Melakukan Hubungan Intim Saat Hamil?
  • Obat Perangsang Wanita - Pergunakanlah dengan Bijaksana
  • Ketahuilah Tanda-tanda Menstruasi
  • Berbagai Problem Haid dan Solusinya
  • Mengetahui Siklus Menstruasi Wanita
  • Mengetahui Siklus Menstruasi pada Wanita
  • 5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Menstruasi
  • Cara Alami Memperpanjang dan Memperbesar Penis
  • Menstruasi Saat Hamil Mungkinkah?
  • Pengetahuan Tentang Ereksi
  • PENYEBAB KEPUTIHAN DAN CARA MENGATASINYA
  • Yuk, Memperhatikan Cara Merawat Vagina!
  • Siklus Haid Normal pada Wanita
  • Siklus Menstruasi Normal Wanita
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA