Membuat Ramuan Melati ala Suzanna
Ilustrasi melati
Bunga melati warnanya putih, baunya sangat harum. Biasanya orang Bali suka menggunakan bunga melati sebagai hiasan di rambutnya. Selain itu, bunga ini juga sering dijadikan sebagai pengharum rumah. Terkadang, bahkan menanam pohonnya di depan jendela kamar, agar ketika pagi hari membuka jendela aromanya dapat masuk bersama udara segar.
Melati sendiri merupakan salah satu bunga hias yang berbentuk perdu dengan batang tegak. Di Indonesia, melati putih dijadikan sebagai simbol nasional atau yang disebut dengan "puspa bangsa". Hal itu dikarenakan warnanya yang putih dan baunya yang harum melambangkan kesucian serta kemurnian.
Karena keindahannya, melati sering menjadi hiasan rambut pengantin, dan panggung mempelai dalam berbagai tradisi pernikahan di Indonesia, terutama suku Sunda dan Jawa. Melati memiliki banyak nama di berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat Bali menyebut melati sebagai Menuh, sedangkan di Aceh disebut Meulu Cut atau Meulu China. Di Banda, bunga ini bernama Menyuru, Melur di Gayo dan Batak Karo dan Manduru di Menado. Beda lagi dengan Bima dan Sumbawa yang menyebut bunga ini dengan Mundu, Manyora di Timor, Malete di Madura, serta Beruq-beruq di Mandar.
Tidak hanya di Indonesia, di berbagai negara Melati juga sangat terkenal. Di Inggris misalnya. Pada 1665, Duke Casimo de Medici telah mengenalkan cara membudidayakan melati putih (J. Sambac). Sementara di Italia, karena aromanya yang memikat, pada 1692 melati casablanca (Jasminum officinalle) yang disebut Spanish Jasmine ditanam untuk dijadikan parfum. Selain dapat digunakan sebagai aromaterapi, minyak dari melati bermanfaat untuk mengobati ketegangan saraf, stres, depresi, apatis, bahkan gangguan saraf yang lebih serius.
Melati dan Suzanna
Itulah sebabnya melati juga sering digunakan oleh artis Suzanna sebagai aksesori tubuhnya. Tentunya bagi penggemar film horor, sangat mengenal artis senior ini. Suzanna terkenal akan kemisteriusannya. Ia diduga menjaga kecantikannya dengan ritual-ritual khusus seperti yang dilakukan dalam film-film yang dimainkan. Bahkan, ia menjalani terapi diet dengan mengonsumsi bunga. Tentu penasaran kan apa rahasia kecantikan dari Suzanna ini?
Sebenarnya, Suzanna menjaga kecantikannya dengan meminum air putih delapan gelas sehari. Air putih yang jernih sangat diperlukan agar tekanan darah terpelihara dan pemompaan jantung berjalan dengan baik. Air juga akan mengangkut produk-produk sisa dari tubuh serta menetralisir racun yang ada dalam tubuh. Kemudian, mengalirkannya bersama cairan tubuh, dan terbuang bersama air seni. Selain itu, Suzanna juga melakukan yoga setiap hari selama satu jam, dan terkadang diselingi dengan lari.
Ada satu lagi rahasia kecantikan Suzanna, yaitu dengan mengonsumsi Melati. Bahkan, secara khusus Suzanna membudidayakan Melati di pekarangan rumahnya. Selain dipakai sebagai pengharum dan hiasan tubuhnya, melati ini dimakan seperti halnya dia memakan sayuran.
Apakah itu hal yang aneh? Sebenarnya tidak. Tahukah Anda? Sebenarnya, melati mengandung senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti indole, linalcohol, asetat benzilic, alcohol benzilic, dan jasmon.
Melati Sebagai Obat Herbal
Itulah mengapa melati sebenarnya sangat bermanfaat sebagai obat herbal. Dalam pengobatan, bunga melati bisa digunakan sebagai obat penyakit nyeri sendi, otot, serta sakit kepala. Dengan sifatnya yang antiseptik, membuat bunga ini bermanfaat dalam pengobatan untuk berbagai penyakit infeksi kulit. Selain itu, melati juga dapat bermanfaat obat untuk merangsang dan meningkatkan fungsi sistem pencernaan. Bahkan, jika Anda menambahkan minyak melati ke dalam minyak esensial, maka minyak itu dapat berguna untuk pengobatan infeksi pernapasan.
Banyak sekali teh yang kita temukan mengandung campuran melati. Sebenarnya, fungsinya bukan sebagai pengharum atau pemeberi rasa nikmat. Akan tetapi, campuran melati pada teh akan membuat teh itu sekaligus sebagai tonik alami yang bermanfaat untuk merangsang sistem tubuh utama dan organ. Selain itu, bagi Anda yang sedang diet, teh dan ekstrat melati dapat dimanfaatkan untuk membantu menurunkan berat badan.
Bahkan, bunga melati dapat menjadi alat detoksifikasi yang berguna untuk menghilangkan racun serta membersihkan tubuh. Jangan salah, bukan hanya itu saja fungsi bunga melati. Tidakkah Anda bertanya-tanya. Mengapa semasa hidup, bahkan ketika sudah menjadi seorang nenek, Suzanna masih terlihat fit dan seksi. Ia juga memiliki suami tampan yang usianya jauh lebih muda darinya.
Ternyata, melati memiliki rahasia lain. Minyak melati ini merupakan afrodisiak alami yang dapat meningkatkan libido, merangsang dorongan seksual serta mengobati infertilitas pada pria dan wanita. Di mana menurut Suzanna, seks itu sangat penting untuk menjaga kehidupan rumah tangga.
Ingin mencoba seperti Suzanna? Mungkin akan aneh rasanya jika memakan melati begitu saja. Namun, Anda dapat membuat aneka sayuran yang Anda sukai dengan bunga melati itu. Lain halnya jika digunakan sebagai obat herbal. Untuk itu, mari kita lihat resep apa saja yang bisa digunakan untuk mengolah melati menjadi obat herbal.
1. Melati untuk Demam Berdarah
Demam berdarah merupakan penyakit yang paling sulit dideteksi. Untuk mengetahuinya, harus dilakukan tes labolatorium lebih dari sekali, sehingga membutuhkan banyak uang. Untuk itu, melati dapat digunakan sebagai obat herbal yang murah dan efisien.
Caranya, Campurkan 7 lembar daun melati dengan 1,25 gram belimbing ke dalam 250 ml air, dan rebus hingga matang dan air berkurang menjadi 1 gelas. Setelah dingin, saring airnya dan dapat langsung diminumkan pada penderita. Lakukan selama tiga hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.
2. Melati untuk Sesak Napas
Sesak napas merupakan penyakit yang sering datang tiba-tiba secara tidak terduga. Walaupun sering disepelekan, sebenarnya penyakit ini cukup berbahaya. Ketika penderita terlalu lama mengalami sesak napas, maka dapat berakibat kematian yang tidak terduga. Untuk itu, jika Anda mengalami gejala sesak napas, atau berada di dekat orang yang terkena serangan sesak napas, maka ramuan melati ini dapat Anda gunakan.
Caranya, rebus 10 lembar daun melati dengan 3 gelas air putih yang telah diberi garam hingga mendidih, dan air mulai berkurang hingga menjadi 2 gelas. Setelah mendidih, saring airnya dan siap untuk diminum. Sangat dianjurkan agar diminum 2 kali sehari, setiap pagi dan sore hari.
3. Melati untuk Bau Mulut
Memiliki mulut yang bau, atau napas tidak sedap tentu sangat mengganggu kehidupan sosial kita. Biasanya bau mulut ini disebabkan oleh adanya gangguan pada gigi dan gusi. Selain itu, beberapa gangguan dalam tubuh juga dapat menjadi penyebab bau mulut. Seperti, gangguan lever kronis, gangguan fungsi ginjal, sinusitis, radang amandel, radang tenggorokan, maag, dan sembelit. Untuk mengatasinya, maka Anda bisa mencoba resep berikut.
Caranya, siapkan 25 kuntum bunga melati, kemudian seduh dengan 200 cc air panas. Lalu tutup wadahnya dengan rapat. Setelah dingin, airnya dapat langsung diminum. Lebih baik jika dilakukan dengan teratur setiap 2-3 kali sehari
4. Melati untuk Mata
Selain sebagai ramuan untuk diminum, melati juga dapat digunakan sebagai obat oles. Misalnya untuk penyakit mata. Caranya, siapkan 1 genggam bunga melati, setelah itu tumbuk hingga halus. Hasil tumbukannya kemudian di tempelkan pada dahi. Nantinya, bila sudah mengering, ganti ramuan dengan yang baru. Terus lakukan hingga sembuh.
Tidak sulit bukan untuk membuat ramuan melati ini. Bisa Anda lakukan kapan saja, tentunya tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Selamat mencoba!

