Cara Mudah Membahagiakan Suami
Istilah membahagiakan suami cenderung dihubungkan dengan kegiatan seksual antara suami dan istri. Sehingga, sebagian istri sibuk mempercantik diri atau mempelajari kiat-kiat membahagiakan suami di tempat tidur.
Padahal segala aktivitas Anda sebagai istri dari pagi sampai malam hari dapat berpotensi untuk membahagikan suami. Bagaimana caranya? Berikut ini panduannya.
1. Beribadah Bersama
Bagi Anda yang beragama Islam, seorang suami idealnya melaksanakan shalat berjamaah di masjid, sedangkan istri di rumah saja. Namun, Anda dapat mengajak suami shalat berjamaah di rumah, shalat malam misalnya.
Anda juga dapat menjadikan kegiatan ibadah tersebut sebagai ajang untuk evaluasi dan saling menasehati. Membahagiakan suami bukan hanya di dunia. Membahagiakan suami di akhirat kelak juga penting.
2. Menyediakan Makanan Sehat
Suami Anda mungkin tidak selalu bisa makan di rumah. Ketika suami Anda makan di luar, Anda tidak begitu tahu apa yang ia makan. Maka dari itu, sudah sepatutnya Anda merancang agenda untuk menyediakan makanan sehat untuk keluarga.
Makan lalap, memasak dengan cara dikukus, dipanggang (dengan oven), dan ditimus merupakan beberapa cara untuk menyediakan makanan sehat untuk suami.
3. Menemaninya Berolahraga Rutin
Makanan sehat yang tersedia harus dibarengi dengan olahraga teratur. Anda dapat membuat agenda olahraga bersama suami. Pada hari Sabtu dan Minggu misalnya. Jika memungkinkan, Anda juga dapat merancang anggaran untuk membeli alat olahraga di rumah, sehingga dapat memanfaatkan waktu luang di rumah untuk berolahraga bersama suami.
4. Mendengar Keluh Kesahnya
Seorang istri atau wanita pada umumnya lebih banyak bicara daripada suami atau pria. Ada baiknya, Anda juga memberi kesempatan pada suami untuk bercerita atau berkeluh kesah. Pria cenderung berkeluh kesah untuk mencari solusi sedangkan wanita berkeluh kesah untuk berbagi.
Jika seorang pria sudah berkeluh kesah, bisa jadi ia butuh masukan. Maka apabila suami Anda berkeluh kesah, sebaiknya dengarkan dan beri masukan tanpa menggurui. Sebab jika Anda terlalu menggurui, suami Anda seolah menjadi pria yang lemah, orang yang tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri.
5. Bersyukur dengan Apa yang Ada
Syukuri segala pemberian suami dengan mengucap terimakasih dan memanfaatkan segala pemberiannya sebaik mungkin. Segala hal yang berkaitan dengan harta benda akan terasa kurang jika kita selalu membandingkan dengan orang yang lebih berada daripada kita.
Lebih bijaksana jika kita membandingkan keadaan kita dengan orang yang kurang beruntung. Di sekitar kita masih banyak rumah tangga yang makan minum seadanya bahkan belum tahu besok akan makan apa.
6. Merawat Anak dengan Baik
Merawat anak bukan hanya kewajiban istri. Suami pun harus berperan aktif mendidik dan merawat anak. Namun, apabila suami-istri sepakat bahwa istri lebih banyak di rumah mengurus rumah tangga, sedangkan suami meniti karir untuk mencari nafkah, tanggung jawab merawat anak lebih besar di tangan istri.
Apabila istri mampu dapat merawat anak dengan baik, suami dapat beraktivitas dengan tenang tanpa perlu khawatir meninggalkan rumah.
7. Menjaga Kehormatannya
Tingkah laku Anda sebagai istri akan mempengaruhi nama baik suami, begitu juga sebaliknya. Anda dan suami telah menjadi satu kesatuan setelah menikah. Maka dari itu, sudah selayaknya Anda bekerja sama dengan suami untuk saling menjaga kehormatan yang kelak akan membahagiakan suami, juga Anda.
Masih banyak cara mudah untuk membahagiakan suami. Seiring waktu Anda pasti dapat menemukannya, sebanding dengan bertambahnya pemahaman Anda terhadap karakter dan perilaku suami.






