Membuat Filter Aquarium, Ikan Pun Sehat
Ilustrasi membuat filter aquarium
Bagi pecinta ikan hias, tentu sangat ingin menjaga kesehatan ikan peliharaan di dalam akuarium. Elemen terpenting untuk menjaga kesehatan ikan, adalah kualitas dan kebersihan air. Dan salah satu cara untuk menjaga kualitas air adalah dengan membuat filter aquarium dan memasangnya dalam akuarium.
Filter akuarium adalah alat yang berfungsi untuk mengamankan aquarium dari benda-benda asing yang mungkin memiliki pengaruh buruk terhadap ekosistem ikan hias di dalam akuarium, dengan cara menyaringnya. Di dalam sistem akuarium, benda-benda asing yang berpotensi memberikan ancaman bagi ikan adalah kandungan ammonia, residu organik, serta bahan kimia lainnya. Bahkan, kotoran ikan sendiri, juga merupakan bahaya serius yang dapat mengganggu kesehatan ikan di dalam akuarium.
Persiapan Sebelum Membuat Filter Akuarium
Sebelum membuat filter di dalam akuarium, ada baiknya diperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
- ukuran akuarium dan jumlah ikan di dalamnya
- jenis makanan ikan yang dikonsumsi
- perilaku spesies ikan dan perkembangannya
- suhu air dan kandungan amonia, siklus nitrogen, nitrat, nitrit, dan rentang pH (atau kadar keasaman air) di dalam akuarium
- hitung volume filter yang dibutuhkan, dengan menggunakan rumus berikut:
waktu retensi = volume filter efektif / debit air (kapasitas pompa)
(waktu retensi adalah waktu yang diperlukan air selama proses biologis di dalam filter)
Bahan untuk Filter
Media yang biasa digunakan sebagai filter air adalah pasir, gravel, batu apung, dan zeolite atau bioball. Semua bahan ini dapat diperoleh secara mudah. Tanpa membeli pun bisa. Jika mau, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar rumah. Selain media tersebut, juga dibutuhkan pompa yang dapat dibeli di toko peralatan akuarium. Harga dan jenisnya bervariasi tergantung kebutuhan.
Prinsip Kerja Filter
Pada dasarnya, pemasangan filter bertujuan untuk memisahkan air yang bersih dengan air yang kotor. Dalam sistem akuarium, proses filtrasi tidak bisa dikatakan sederhana, karena tidak sekadar memisahkan air kotor dengan air bersih. Dalam sistem akuarium, juga dikenal istilah waktu sirkulasi, yaitu waktu yang diperlukan air akuarium untuk bersirkulasi dalam periode tertentu.
Dalam sistem filter akuarium, air dalam akuarium melakukan sirkulasi sehingga kemudian muncul istilah waktu sirkulasi, yaitu waktu yang diperlukan air untuk melakukan sirkulasi dalam periode tertentu di dalam akuarium. Idealnya, waktu sirkulasi ini berkisar antara 1-3 jam. Dalam proses filtrasi air tersebut juga dikenal istilah turn over.
Turn Over
Turn over adalah waktu yang diperlukan sebuah filter untuk memfiltrasi seluruh air di dalam akuarium. Normalnya, durasi turn over berkisar antara 10-20 jam. Agar hasil maksimal, kapasitas pompa dan volume filter perlu disesuaikan. Caranya, bisa dengan memasang pompa secara lebih dari satu secara pararel.
Cara ini diyakini akan memberi hasil yang lebih baik daripada menggunakan satu pompa dengan kapasitas besar. Selain itu, dengan sistem pararel kita tidak perlu khawatir jika ada salah satu pompa yang rusak karena kita masih memiliki pompa lain sebagai cadangan.

