logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam

Mencegah Banjir demi Kehidupan Bersama


Ilustrasi mencegah banjir

Satu dekade belakangan ini berita tentang banjir menjadi topik paling hangat dibicarakan setiap masuk musim hujan. Kalau beberapa tahun lalu, berita banjir setiap masuk musim penghujan hanya menjadi langganan masyarakat kota Jakarta, sebagian Bandung dan Surabaya, akhir tahun 2012 dan awal tahun 2013 justru melanda hampir di seluruh kota besar di tanah air. Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan. Artinya seiring bertambahnya waktu, kondisi lingkungan semakin menurun sehingga setiap masuk musim penghujan, ancaman banjir telah menunggu di depan mata.

Diterima atau tidak, banjir seolah sudah akrab dengan kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia. Langkah nyata untuk mencegah banjir tentu sangat diperlukan agar masyarakat tidak kembali menderita, terutama saat musim hujan tiba. Langkah mencegah banjir itu terutama harus dilakukan melalui problematika di akar masalah penyebabnya yaitu semakin menurunnya daerah resapan dan semakin tidak terkendalinya penggundulan hutan-hutan di tanah air yang menjadi salah satu kawasan resapan  air yang terbesar.

Di kota-kota besar kerap terjadi bencana banjir, bahkan sudah menjadi masalah tahunan yang mulai dianggap biasa oleh sebagian besar warganya. Banjir seolah bukan lagi masalah serius yang harus dicegah, tapi malah seperti dibiarkan, baik oleh pemerintah maupun oleh penduduk itu sendiri. Banjir khususnya untuk kota Jakarta, juga merupakan problem terbesar menangani kota tersebut. Tidak mengherankan bila setiap pergantian gubernur, pemimpin tertinggi di kota Jakarta selalu dihadapkan pada bagaimana menyelesaikan masalah banjir dan kemacetan.

Banjir di kota-kota besar terutama menyangkut tidak terintegrasinya masalah cara pembuangan air, baik air yang berasal dari rumah tangga maupun air luapan dari sungai ketika sungai tidak mampu menampung lagi. Salah satu solusinya yaitu dengan menyediakan danau resapan, juga akan menjadi masalah, terutama karena di kota-kota besar ketersediaan lahan juga menjadi masalah pelik. Selain itu sungai dan saluran pembuangan yang semakin sempit dan dangkal akibat tertimbun sampah, akan semakin memperparah dan memperlama daerah genangan ketika hujan turun atau menerima banjir kiriman dari daerah atas.

Mengatasi dan mencegah banjir, semestinya merupakan masalah setiap warga negara, baik yang terlibat langsung dengan masalah banjir ini atau tidak. Dengan kesertaan seluruh warga negara, maka pada saat menangani atau mencegah banjir ini, tidak ada yang tidak terlibat.

Cara Mencegah Banjir

Penanganan banjir adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah dan penduduk harus saling bekerja sama dalam penanganan bencana ini.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah untuk mencegah banjir datang.

  • Pemerintah hendaknya mengatur perijinan pembangunan gedung, rumah, pusat perbelanjaan atau bangunan-bangunan yang lain. Semakin padat suatu wilayah, semakin sempit pula tanah yang menjadi resapan air hujan. Sehingga air pembuangan akan menjadi masalah.

    Ini bukan hanya teori belaka, karena contoh nyata sudah bisa disaksikan di kota-kota besar. Siapa yang tak kenal banjir Jakarta? kota ini selalu banjir setiap tahunnya. Wilayah yang terlalu padat dengan bangunan, hanya akan membuat air tergenang lebih mudah karena susah meresap ke dalam tanah. Dengan demikian semestinya pemerintah tetap menerapkan konsep 2 : 3 yaitu setiap bangunan menempatan dua bagian, dan tiga bagian sisanya adalah dibiarkan kosong sebagai daerah resapan. Sebagai daerah resapan, tentu saja 3 bagian dari wilayah ini jangan sampai ditutup semen beton, aspal, conblok maupun material lain yang mempersulit terserapnya air.
  • Cara mencegah banjir adalah membuat saluran air yang cukup, ini bisa dilakukan oleh pemerintah maupun penduduk. Pemerintah harus serius membangun saluran air di bawah kota yang tanahnya hampir tertutup total dengan aspal atau bangunan. Sedangkan warga, bisa membuat got/selokan di sekitar rumah agar air hujan yang turun bisa mengalir dengan baik. Setelah tersedianya saluran yang mencukupi, maka menjadi tugas bersama seluruh warna negara agar saluran tersebut tetap dalam keadaan dalam dan lancar. Karena percuma saja bila saluran telah tersedia, tapi dipenuhi sampah dan buangan lain, yang pada saat banjir datang, tetap saja tidak teralirkan dengan lancar.
  • Menjaga kebersihan lingkungan akan sangat membantu mencegah banjir. Hindari membuang sampah di sungai atau got. Bagi warga-warga, hendaknya mengadakan kerja bakti secara rutin untuk membersihkan lingkungan. Dengan demikian selain lingkungan bersih, got dan sungai juga akan tetap bersih dan bersih dari sampah. Dengan senantiasa menjaga sungai dalam keadaan bersih dan bebas sampah ini, apabila di daerah hulu terjadi hujan besar sehingga air sungai meluap, tidak akan menjadi banjir bila teralirkan ke samudera dengan lancar.
  • Pemerintah harus bertindak tegas pada pelaku penebangan liar di hutan-hutan Indonesia. Saat ini sudah banyak kasus penebangan liar, tapi sepertinya hal ini tidak ditanggapi serius hingga terjadi banjir besar. Penebangan liar yang tidak diimbangi dengan penanaman kembali hutan, pada dasarnya hanya akan mengundang bahaya. Apabila terjadi hujan lebat di daerah hutan, maka ia akan mengikis habis tanah di hutan tersebut dan berubah menjadi banjir bandang ketika sampai di daerah hilir. Inilah problematika besar yang terjadi di kota-kota besar sekarang ini. Gara-gara hutan gundul, hujan lebat akan mengirimkan material tanah dan masuk ke dalam sungai menjadi banjir bandang.

    Tak hanya pemerintah, masyarakat pun diharapkan berpartisipasi dalam hal ini. Sebaiknya jangan merusak hutan, dan kalaupun mengetahui perusakan hutan oleh oknum-oknum tertentu sebaiknya langsung laporkan pada yang berwajib.
  • Tak hanya hutan saja yang harus diperhatikan, para penduduk bisa membantu mencegah banjir dengan merawat pohon atau tanaman di sekitar mereka. Semakin banyak pohon, akan semakin bagus, karena selain membuat sejuk, pohon bisa membantu peresapan air ke dalam tanah. Tentu saja bila hujan turun, air hujan tidak langsung terbuang ke daerah yang lebih rendah melainkan mampu diserap oleh tanah secara optimal.
  • Saat ini, banyak sekali sungai yang sudah terlanjur kotor dan mulai mengalami pendangkalan. Pemerintah dan warga setempat harus bekerja sama untuk merehabilitasi sungai-sungai ini. Pengerukan dasar sungai dan juga pembersihan dari kotoran/sampah, harus dilakukan untuk menciptakan sungai yang mampu menampung air hujan, sehingga air tidak meluber ke pemukiman dan menyebabkan banjir.
  • Ada baiknya tiap rumah memiliki sebuah sumur resapan, sehingga air hujan seolah tertampung di dalam tanah dan tidak menggenang di atas permukaan tanah. Konsep sumur resapan sebagai salah satu cara mencegah banjir di musim hujan sekaligus menjadi sumber air tanah ketika terjadi kemarau panjang, telah digagas oleh Institut Pertanian Bogor. Namun tidak menjadi kebijakan pemerintah pusat yang kemudian diteruskan ke daerah, untuk membangun sumur resepan ini. Sehingga dampaknya pun tidak terasa dan penemuan tersebut tidak teraplikasikan dengan baik di masyarakat.

Itulah berbagai cara untuk mencegah banjir. Sebaiknya, jangan hanya dilakukan saat musim hujan akan datang, tapi dilakukan setiap saat.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Banjir Bojonegoro yang Banyak Menimbulkan Kerugian
  • Bencana Gempa Bumi yang Meresahkan Warga Indonesia
  • Bahaya Letusan Gunung Api
  • Tayangan Video Gunung Merapi Meletus
  • 10 Gempa Bumi Terdahsyat di Dunia
  • Jenis Bencana Alam Dunia
  • Letusan Gunung Bromo 2010
  • Gempa Terkini di Indonesia dan Sikap Nyata dalam Menghadapinya
  • Rumah Untuk Korban Tsunami Aceh
  • Faktor-faktor Terjadinya Banjir di Indonesia
  • Proses Tsunami dan Pengertiannya
  • Artikel Gempa Bumi - Informasi, Berita, Terapi dan Pembelajaran Bencana Gempa Bumi.
  • Peristiwa Tsunami Aceh, Menghapi Bencana Indonesia
  • Fertilitas dan Mortalitas - Hukum Alam yang Nyata
  • Tsunami Matahari, Fenomena Alam yang Menakjubkan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA