logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Gizi dan Kesehatan    Mengatur Kalori

Menjaga Kesehatan dengan Mengatur Kalori Makanan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Kesehatan merupakan sebuah hal yang sangat mahal. Bahkan kesehatan tidak bisa dibeli dengan harta sebesar apa pun. Dengan tubuh yang sehat, manusia mampu melakukan apa pun. Mencari nafkah semaksimal mungkin atau menggapai kebahagiaan dengan kebersamaan keluarga, hanya mungkin dilakukan dengan fisik yang bugar, bukan dengan kondisi kesehatan yang buruk. Menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dapat dilakukan dengan berolahraga secara rutin serta mengatur kalori makanan dan pola makan.

Kegemukan atau obesitas merupakan salah satu penyebab turunnya daya tahan tubuh manusia. Hal ini disebabkan karena dengan obesitas aktivitas gerak manusia juga ikut menurun, kemungkinan besar karena rasa lelah akibat menahan bobot tubuh yang berat. Sehingga seseorang yang mengalami obesitas, akan cenderung malas bergerak dan berolah tubuh.

Selain itu, tubuh yang terlalu gemuk juga mengindikasikan adanya penumpukan lemak yang berlebihan. Akibatnya, penderita obesitas rentan dengan tingginya kadar kolesterol yang mengganggu sistem peredaran darah. Padahal, kita ketahui bahwa aliran darah melewati jantung dan paru-paru. Maka bila obesitas dipertahankan dalam jangka waktu tertentu, akan berpengaruh besar pada kesehatan jantung manusia.

Mengatur Kalori, Mencegah Obesitas

Pemerintah Amerika menganggap kasus obesitas adalah sebuah masalah yang sangat serius. Bahkan menurut penelitian, pemerintah Amerika telah menggelontorkan dana lebih dari 150 miliar dolar untuk mengatasi problem massal ini.

Banyaknya warga Amerika dan kota-kota besar di dunia mengalami obesitas, disebabkan karena pola makan yang tidak sehat. Sebagian besar warga kota lebih senang mengkonsumsi makanan berkalori tinggi seperti hidangan cepat saji (fast food) dan sajian kaya gula (seperti donat, cokelat, roti isi atau sandwich serta burger).

Kita sendiri menyadari bahwa umumnya kasus kegemukan diawali dengan pola makan yang salah dan berlebihan. Meskipun ada kemungkinan, faktor genetis memiliki pengaruh, namun faktor ini cukup kecil dibanding dampak makanan atau minuman yang dikonsumsi serta kebiasaan berolahraga secara teratur.

Beberapa penelitian terkini menyebutkan bahwa makanan cepat saji dengan kalori yang tinggi dapat memicu rasa ketagihan pada diri seseorang. Sehingga dirinya ingin selalu menkonsumsi makanan tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilansir oleh Jurnal Nature Neuroscience yang mencoba beberapa jenis makanan berkalori tinggi pada sejumlah hewan coba (tikus). Hasil penelitian tersebut menyebutkan, bahwa tikus yang diberikan makanan berkalori tinggi akan menghasilkan zat dopamin yang tinggi pula.

Dopamin adalah zat yang berhubungan dengan sistem saraf vertebrata (hewan bertulang belakang). Dopamin memicu individu untuk selalu menguyah dan mengunyah makanan dengan kalori yang tinggi pula. Ketika keinginan tersebut tercapai, maka kandungan dopamin dalam individu tersebut turun. Namun, keinginan untuk mengunyah kembali muncul tidak lama kemudian.

Perlu kita ketahui bahwa dopamin juga dihasilkan di dalam tubuh manusia. Dopamin memberikan efek ketagihan pada diri manusia seperti halnya pada vertebrata yang lain. Dopamin berperan besar dalam proses keranjingan rokok, kopi ataupun narkoba.

Begitu pula dengan konsumsi makanan cepat saji. Dopamin dengan mudah teraktivasi sehingga seakan memaksa manusia untuk terus mengunyah dan mengunyah.

Menghindari Obesitas, Tidak Selalu dengan Diet

Banyak cara yang disarankan oleh para ahli kesehatan untuk melawan obesitas. Salah satunya adalah diet atau membatasi jumlah makanan. Selain untuk mengatur pola makan, juga untuk merancang berat badan yang ideal.

Namun, yang perlu diketahui bahwa tidak selamanya diet memiliki dampak menyehatkan. Justru seseorang yang mengalami obesitas, akan merasa sangat tersiksa ketika sebuah program diet dijalankan.

Cara yang paling baik untuk mencegah dan mengatasi obesitas adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat dan berolahraga dengan teratur. Makanlah secukupnya, jangan terlalu sedikit dan jangan berlebihan. Usahakan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna untuk mengatur kalori yang ada di dalam tubuh kita.

Selain itu kurangilah gaya hidup untuk sering berbelanja di restoran fast food. Gantilah makanan cepat saji yang Anda konsumsi dengan bahan-bahan alami. Lakukan terus-menerus hingga menjadi sebuah kebiasaan.
Niscaya badan yang bugar dan jauh dari penyakit akan Anda dapatkan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Metabolisme Karbohidrat Dalam Tubuh
  • Kandungan Durian yang Kontroversial
  • Kandungan Beras yang Bermanfaat
  • Makna Warna di Balik Kemasan Logo Makanan
  • Kandungan Daun Pepaya dan Khasiatnya
  • Kandungan Kacang Tanah dan Manfaatnya
  • Peyimpanan Bahan Makanan dalam Wadah Plastik
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA