logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Perusahaan    Mengenal Unilever

Mengenal Unilever, Perusahaan Besar Dunia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Anda mengenal Unilever? Kalau Anda sering berbelanja sampho, pernahkah Anda melihat logo berbentuk huruf U besar yang dirajut dari berbagai macam tanaman. Bentuknya mirip ukiran. Nah, penasaran kan?

Kalau begitu cobalah Anda menengok sampo Lifebuoy, atau yang paling mudah, merek Sunsilk. Jika kebetulan Anda tidak memakai sampo tersebut, lihatlah kemasan sabun Lux. Anda akan menemukan logo tersebut terhampar di satu sisi bungkusnya.

Arti Huruf U

Penasaran apa sih Arti lambang tersebut? Mudah saja, itu adalah logo sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang kosmetik terbesar di Indonesia, bahkan di penjuru dunia. Nama perusahaan tersebut adalah Unilever.

Huruf U mewakili huruf awal Unilever. Orang yang melihat pun akan segera memahaminya, termasuk Anda pastinya. Namun, tahukah Anda bahwa perusahaan dengan simbol huruf U itu awalnya bukan bernama Unilever. Nah, untuk tahu jelasnya, kita intip kilasan awal mula terbentuknya Unilever.

Awal Mula Unilever

Kakak beradik William Herkets dan James Lever adalah dua bersaudara yang mula-mula terinspirasi untuk membuat sabun bagi kebersihan. Awalnya, kakak beradik yang berasal dari keluarga pedagang ini kemudian membeli sebuah pabrik sabun yang berukuran kecil pada 1885 di Warington Inggris.

Mereka berdua lalu menambahkan Gliserin dan minyak tanaman untuk menciptakan produk baru yang kiranya bisa memikat para konsumen dan juga mengajarkan konsumen untuk hidup bersih. Mereka juga berharap produknya dapat membantu kaum wanita dan berkonstribusi terhadap penampilan diri.

Usaha mereka ternyata berkembang dimulai dari penciptaan sabun Sunlight, lalu mereka membangun pabrik besar di Bromborough Pool, Semenanjung Wirall. Pabrik itu diberi nama Port Sunlight. Dari sini lahirlah produk yang kemudian mendunia macam Lifebuoy, Lux, Vim.

Ketika terjadi perang dunia pertama, Lever bersaudara mengembangkan usaha pada produksi mentega. Hal tersebut mereka lakukan karena melimpahnya pasokan kelapa sawit dari Kongo dan Kepulauan Salomon.

Pada 1922 perusahaan yang sudah go public tersebut mengakuisisi Walls, sebuah perusahan es krim terbesar di Inggris, sehingga Walls pun masuk dalam jajaran produk perusahaan tersebut.

Unilever Itu Ternyata...

Tahun 1925 terjadi duka besar di tubuh perusahaan Port Sunlight. William Hesketh Lever tutup usia, tapi perusahan miliknya tetap berjalan. Persaingan dengan perusahaan mentega Belanda, Margarine Unie malah berakhir dengan kerjasama. Akhirnya, Port Sunlight mendapatkan nama baru, Unilever, itu terjadi pada 1930.

Kini, perusahaan Unilever menjadi perusahaan konglomerat dengan nilai pendapatan 50 Miliar, bukan dalam rupiah tentunya, namun dalam dollar. Produk Unilever pun semakin berkembang, tidak hanya bergerak pada bidang kebersihan, namun juga kecantikan dan makanan.

Jadi, jangan heran kalau produk Unilever sudah mendunia dan ada di setiap rumah-rumah hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mungkin juga termasuk rumah Anda.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Elex Media Komputindo – Di antara Manga dan Komputer
  • Sekilas Harga Tiket Pesawat Lion Air
  • EIGER, Perusahaan Berjiwa Petualang
  • Layanan Mandiri Syariah
  • Happy Travel Bersama Bayu Buana Travel Services
  • Akses Mendapatkan Tiket Sriwijaya Airlines
  • Mengenal Lebih Jauh Profil Bank BCA
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA