logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Batuk

Cara Alami Mengobati Batuk Pada Bayi


Ilustrasi mengobati batuk pada bayi

Mengobati batuk pada bayi harus dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan efek kesehatan di masa datang. Sebaiknya, jangan buru-buru memberinya obat yang dijual bebas di pasaran tanpa mengetahui benar penyebab batuknya. Kenali beberapa jenis batuk, sehingga dapat menentukan cara mengobati batuk pada bayi secara alamiah dan tepat.

Batuk pada bayi memang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang cukup membuat orang tua cemas. Bayi yang batuk akan senantiasa menangis jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat. Bayi tidaklah seperti anak-anak yang berada di usia lebih dari lima tahun, anak di umur lebih dari balita dapat merasakan dan memberitahu orang tua akan sakit yang dideritanya. Namun sebaliknya bagi bayi yang masih kecil hanya dapat menangis jika ada gangguan atau rasa sakit yang dialaminya.

Cara Pencegahan Penyakit Batuk Pada Bayi

Sebagai orang tua sebaiknya kita meningkatkan kewaspadaan kita terhadap segala hal yang berhubungan dengan bayi. Bayi mudah sekali terserang penyakit dibandingkan dengan orang dewasa yang telah memiliki berbagai kekebalan penyakit. Perhatikan selalu kebersihan pakaian dan perlengkapan yang digunakan kepada bayi. Jika tampak meragukan kebersihannya sebaiknya dengan cepat dibersihkan. Jika alat yang dibersihkan sulit untuk dicuci semisal botol bayi, kita dapat membunuh kuman yang menempel pada botol susu bayi tersebut dengan memasukkannya ke dalam air panas secukupnya.

Batuk pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai kemungkinan. Bisa saja bayi batuk dikarenakan dia alergi terhadap sesuatu misalnya hawa dingin. Penyebab lain misalnya bayi terserang oleh virus atau bakteri yang mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan pada pernapasan. Hingga dampaknya penderitanya mengalami batuk-batuk.

Hidup di era yang modern sekarang ini memang menuntut kita untuk semakin berhati-hati dalam segala hal. Lingkungan yang tercemar dengan berbagai polusi dan zat berbahaya memperbesar kemungkinan penyakit datang ke tubuh manusia terutama pada bayi kesayangan. Kebersihan dan kesehatan lingkungan memang berpengaruh pada kondisi tubuh penduduk di lingkungan tersebut. Menjaga kesehatan lingkungan di sekitar rumah juga merupakan tindakan pencegahan penyakit batuk untuk menyerang keluarga kita. Dengan ini secara tidak langsung kita juga telah mengobati batuk pada bayi atau mencegahnya.

Bayi yang masih kecil sebaiknya dibesarkan di lingkungan yang sehat agar dapat menunjang pertumbuhan dan kesehatan tubuhnya. Bagi kita yang hidup di daerah perkotaan tentunya harus lebih waspada dibandingkan dengan yang tinggal di pedesaan yang masih alami. Mengingat bahwa lingkungan di sebagian kota besar di Indonesia telah tercemar udara, tanah serta airnya. Mengkonsumsi air haruslah dimasak terlebih dahulu agar kumannya segera mati. Bayi yang kecil sebaiknya dijauhkan dari kerumunan orang-orang dewasa, karena virus atau bakteri penyebab penyakit dapat menular dari mereka. Jika membawa bayi keluar rumah usahakan pada waktu pagi karena udara masih segar dibandingkan dengan waktu siang dan sore hari.

Cara Mengobati Batuk Pada Bayi

Berikut beberapa penyebab batuk dan cara alami mengobati batuk pada bayi:

1. Batuk Kering

Batuk kering dicirikan dengan suara batuk yang kering dan panjang, frekuensinya bisa mencapai 20 kali batuk dalam sekali nafas. Batuk semacam ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang menyerang paru-paru dan tenggorokan. Pertolongan pertama pada batuk semacam ini, cukup Anda memanfaatkan ramuan tradisional dari jeruk nipis yang ditambah sedikit madu atau kecap. Minumkan langsung pada bayi Anda. Teknik mengobati batuk pada bayi ini telah populer di kalangan masyarakat kita.

2. Flu

Flu dapat menyerang siapa saja tidak kenal umur dan kondisi kesehatan sang korban. Bayi termasuk sasaran empuk bagi virus flu untuk hinggap. Di cuaca yang dingin saat ini virus flu dapat menyebar dengan cepat. Maka kenalilah gejala flu dengan sebaik mungkin. Dengan begitu kita dapat memvonis seseorang di dalam keluarga yang terserang flu dan mengobatinya dengan cepat. Dan jauhkanlah sang pengidap flu mendekat pada bayi, sampaikan kepadanya untuk mengerti kondisi kesehatan bayi sangat penting dijaga.

Batuk yang disebabkan flu dicirikan dengan suara batuk yang basah, berlangsung sepanjang siang dan malam, disertai gejala-gejala lain seperti demam, mata dan hidung berair, dan bersin-bersin. Batuk yang disebabkan flu biasanya akan hilang secara alamiah seiring sembuhnya flu, berkisar 7-10 hari. Jadi, yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah bagaimana menangani flunya.

Saat bayi Anda flu, berusahalah membuat saluran pernafasannya selalu dalam keadaan bersih. Karena batuk akan bertambah parah jika saluran pernafasan dibiarkan kotor. Untuk membersihkan, Anda bisa menggunakan obat tetes hitung atau penyedot ingus khusus bayi yang banyak dijual di apotik atau toko obat.

Jangan mudah termakan iklan obat-obatan flu di televisi yang mengklaim obat mereka ampuh mengobati batuk pada bayi dan anak, dengan rasa yang enak dan disukai anak-anak. Obat-obatan kimia semacam itu sebenarnya tidak menyembuhkan flu dan batuk, hanya menghilangkan gejala saja.

Untuk bayi Anda, gunakan ramuan tradisional untuk meredakan flu berupa parutan bawang merah yang dicampur dengan sedikit minyak kayu putih. Balurkan ke ubun-ubun bayi Anda. Hangatkan pula tubuhnya dengan minyak telon, yang diusap merata pada bagian dada, perut, dan punggung.

3. Asma

Batuk yang disebabkan asma dicirikan dengan batuk diringi suara “ngik-ngik” yang tak wajar. Biasanya dialami bayi Anda pada malam hari atau saat bayi Anda dihadapkan pada hal-hal pencetus alergi seperti debu, asap, atau udara yang dingin.

Salah satu penyebab asma adalah faktor alergi. Penyakit asma juga tak ada obatnya. Obat-obatan yang ada hanyalah meredakan gejala, namun tidak menyembuhkan penyakit secara tuntas. Jika bayi Anda batuk dengan ciri-ciri seperti penderita asma, usahakan untuk menjauhkannya dari faktor-faktor pemicu alergi seperti debu rumah, asap rokok, bulu hewan, dan sebagainya. Mengobati batuk pada bayi khususnya penyakit asma merupakan terapi yang berkelanjutan.

4. Bronchiolitis

Batuk yang disebabkan bronchiolitis memiliki gejala mirip flu biasa, yaitu demam, bersin-bersin, pilek, dan batuk ringan. Batuk bisa bertambah parah dalam seminggu, bahkan disertai dahak.

Bronchiolitis sendiri bukanlah penyakit langka, serta banyak diderita bayi dan anak kecil dalam 2-3 tahun pertama sejak mereka dilahirkan. Penyakit ini disebabkan infeksi virus, menyerang saluran udara kecil (bronchioles) yang terdapat pada paru-paru. Infeksi ini menimbulkan peradangan, yang berakibat saluran tersebut menggembung dan terisi lendir. Akibatnya, bayi menjadi sulit bernafas.

Pertolongan pertama pada batuk yang disebabkan bronchiolitis adalah dengan mengusahakan agar bayi Anda minum ASI atau air putih sebanyak-banyaknya. Jika gejala tak berkurang, konsultasi medis dengan dokter ahli dibutuhkan untuk menentukan apakah bayi Anda membutuhkan perawatan khusus.

Demikian beberapa penyebab batuk dan cara alami mengobati batuk pada bayi. Ingat, jangan cepat panik jika bayi Anda batuk, kemudian langsung menjejali tubuhnya dengan obat-obatan kimia. Usahakan selalu untuk melakukan penanganan secara alami dulu.

Tahapan Mengobati Batuk Pada Bayi

Pengobatan alami harus diusakan diberikan terlebih dahulu kepada sang bayi mengingat pengobatan alami tidak berefek negatif ke depannya. Jika gejala tak berkurang dalam jangka waktu tertentu, barulah dapat berkonsultasi dengan ahli medis seperti dokter atau bidan.

Pilihlah dokter atau bidan terdekat agar dapat mempersingkat waktu perjalanan dari rumah ke tempat pengobatan. Hal ini dikarenakan pengobatan yang cepat akan lebih efektif dibandingkan dengan yang telat. Akan lebih baik bila kita telah mencatat alamat dan nomor telepon dari dokter atau bidan yang kita rujuk sebelumnya. Dengan begitu kita dapat bertanya atau berkonsultasi kepada bidan tentang kondisi bayi.

Bila telah sampai di tempat dokter atau bidan segeralah meminta nomor urut antri jika tersedia. Ceritakan segala hal yang berhubungan dengan batuk pada bayi. Sampaikan ciri-ciri batuknya dengan sedetail mungkin. Karena dengan gambaran yang detail tentang batuk pada bayi kita akan membantu ahli medis untuk menganalisa dan memberikan pengobatan yang lebih tepat.

Saat ahli medis memberikan keterangan perhatikanlah dengan sebaik mungkin. Karena apa yang disampaikan tersebut sangat penting untuk kesehatan. Ada sebagian orang tua yang tidak memusatkan konsentrasinya kepada ceramah ahli medis karena mengkhawatirkan oleh kondisi si bayi. Setelah ahli medis menyampaikan nasihatnya, gunakan waktu selanjutnya untuk bertanya tentang cara mengobati batuk pada bayi yang dapat dilaksanakan di rumah.

Berbagai pengobatan alami yang dituliskan di atas dapat bermanfaat bagi kita. Terutama untuk meningkatkan wawasan tentang kesehatan pada bayi. Cara mengobati batuk pada bayi yang alami dengan disertai konsultasi terjadwal ke bidan atau dokter adalah tindakan yang tepat bagi orang tua di rumah.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Beberapa Macam Penyebab Batuk Berdahak
  • Memahami Pengertian Batuk Efektif dan Manfaatnya
  • Aneka Tips Mengobati Batuk
  • Mengenal Penyakit Batuk Kering
  • Mengobati Batuk Berdahak Pada Bayi
  • Cara Mengobati Batuk Berdarah Secara Sederhana
  • Mengenal Batuk 100 Hari
  • Mengenal macam-macam batuk
  • Aneka Pilihan Jamu Batuk
  • Cara Mengatasi Bayi Batuk Secara Alami
  • Tips Mengobati Batuk Kering
  • Mengenal Pengertian Batuk
  • Pencegahan Penyakit Batuk Berdahak
  • Mewaspadai Penyakit Batuk
  • Mengatasi Batuk Anak Balita Secara Alami
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA