logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Wanita & Kecantikan    Perawatan Wajah dan Tubuh    Spa

Menjaga kebersihan Organ Intim Wanita


Ilustrasi menjaga kebersihan

Daftar Isi
  1. Hindari larutan pembersih
  2. Tidak selalu harus ratus
  3. Penggunaan Pantyliner

Menjaga kebersihan penting untuk dilakukan oleh setiap orang. Dengan gaya hidup masyarakat modern sekarang ini yang semakin rentan terkena berbagai gangguan kesehatan, perlu dilakukan perawatan yang efektif serta efisien. Kebersihan diri dan lingkungan mutlak diperlukan aktifitas tak terganggu.

Hal tersebut tak terkecuali pada organ intim wanita, memelihara kebersihannya mutlak diperlukan agar kita bisa berkativitas dengan lancar. Banyak tips-tips menjaga kebersihan organ intim yang bisa diperoleh dengan mudah dari berbagai sumber. Namun sayangnya, beberapa tips tersebut telah “disusupi” oleh “pesan sponsor”. Berikut kami akan memberikan tips serta fakta perawatan “barang berharga” Anda secara objektif.

Hindari Larutan Pembersih Organ Intim Wanita

Hal yang pertama adalah apakah berbagai produk larutan pembersih organ intim wanita perlu digunakan? Kami menjawabnya TIdak! Semua mengetahui bahwa area khusus wanita itu memiliki derajat keasaman tertentu (sekitar 3 atau 4).

Perlu diketahui bahwa larutan-larutan pembersih tersebut memiliki pH hampir mendekati derajat keasaman yang sama. Kemudian yang akan menjadi pertanyaan adalah jika memiliki derajat keasaman yang sama, apakah artinya aman dipakai untuk menjaga kebersihan organ intim wanita setiap hari? Jawabannya sekali lagi adalah Tidak.

Meskipun menurut iklan-iklan dikatakan bahwa produk-produk tersebut alami, namun tak ada yang 100% alami pada produk-produk pabrikan tersebut. Selalu saja tersusupi produk-produk non-alami di dalamnya. Penggunaan dalam jangka lama justru akan mengganggu derajat keasaman organ intim Anda. Kemungkinan paling “Manis” dari penggunaan larutan pembersih tersebut dalam memelihara kebersihan organ intim yang Anda miliki adalah Anda akan sangat ketergantungan terhadap produk-produk tersebut.

Banyak campuran zat kimia yang tercampur dalam pembersih.

Oleh karena Anda rutin menggunakannya, lalu keseimbangan pH-nya rusak, maka untuk mengembalikan pH seperti seharusnya adalah dengan menggunakan produk pembersih organ intim. Jadi secara otomatis, Anda akan terpaksa selalu menggunakannya untuk memelihara kebersihan organ intim.

Lalu? Bagaimana saya bisa menjaga kebersihan area sensitif ini? Tentunya pertanyaan itu akan menyeruak di benak Anda. Jawabannya sangat sederhana, bilas area kewanitaan Anda setiap kali buang air kecil maupun buang air besar dengan air bersih. Hanya air bersih. Tapi jangan lupa juga sehabis dibilas, keringkan dengan handuk atau tisu non-parfum. Hal tersebut untuk mencegah area kewanitaan Anda lembap dan menjadi sarang berdiamnya bakteri dan jamur.

Wanita Tidak Harus Selalu Melakukan Ratus

Kembali ke soal ratus, Gambaran umum proses ratus itu adalah sejumlah tertentu herbal didihkan hingga timbul uap, kemudian uap itu lah yang akan "mencuci" area kewanitaan.

Diharapkan uap yang terdiri dari beragam rempah ini dapat memberi efek relaksasi sekaligus memperkecil kemungkinan bercokolnya bakteri dan jamur dalam organ intim. Teknik menjaga kebersihan area kewanitaan ini telah turun-temurun menjadi mitos yang berkembang di masyarakat.

Sesungguhnya adalah cukup dengan membiarkan organ intim Anda tetap kering. Untuk menjaga kebersihan organ intim, Anda cukup dengan membilasnya dengan air hangat yang bersih (dan jangan lupa keringkan). Hal tersebut jauh akan lebih baik dibandingkan dengan membiarkan area kewanitaan Anda diuapi seperti bapau.

Pertanyaan kedua adalah apakah Ratus Vagina perlu saat menjelang pernikahan? Kami menjawab, “Buat apa?” Buat Anda yang masih awam dengan istilah ini (meskipun para orang tua, khususnya di tanah Jawa pasti familiar dengan ratus).

Yang dimaksud dengan ratus adalah perawatan organ intim wanita dengan cara menguapkan larutan ramuan herbal pada organ intim wanita. Ratus dipercaya sebagai salah satu cara menjaga kebersihan daerah kewanitaan sekaligus cara untuk membuat organ tersebut keset dan diharapkan bisa memuaskan sang suami.

 Secara ilmiah memang ratus tidak mengakibatkan efek samping (kecuali kalau Anda me-ratus-kan organ intim Anda setiap hari). Namun yang jadi pertanyaan apakah pria suka dengan yang keset?Karena ratus membuat organ intim anda menjadi keset.

Kenyataannya adalah tidak. Kondisi vagina yang terlampau kering justru bisa menyebabkan rasa sakit yang akhirnya mengurangi kenikmatan berhubungan intim.Dan sumai Anda pn tidak bisa menikmati kenikmatan tersebut di karnakan keringnya vagina Anda akibat ratus.

Pernahkah anda berpikir kegunaan dari foreplay? “Permainan sebelum puncak” tersebut bertujuan agar organ kewanitaan Anda cukup basah sehingga siap untuk dilakukan penetrasi. Jadi, pemahaman bahwa organ tersebut harus keset kiranya kurang dapat diterima oleh akal.

Penggunaan Pantyliner Menghambat Sirkulasi Udara

Fakta ketiga yaitu berkaitan dengan benda yang dinamakan Pantyliner. Benda tipis mirip pembalut itu sekarang cukup lazim dipakai oleh para wanita perkotaan yang aktif untuk menjaga kebersihan daerah khusus wanita.  sedap.

Ada satu kecenderungan lagi dari alasan penggunaan pantyliner, para wanita memakainya karena tak ingin area pribadi tersebut "tercetak" pada celana yang mereka pakai.Jadi, sebenarnya penggunaan pantyliner bukan pada masalah memelihara kebersihan organ kewanitaan melainkan untuk menutupinya.

Namun, bukankah justru merugikan? Jika memang begitu kenapa masih digunakan? Lalu jika memang tak ingin area tersebut tergambar kenapa menggunakan celana yang terlalu ketat? Kemudian, cobalah Anda untuk memakai celana dalam yang bisa menyerap keringat. 

Pada masa sekarang ini, banyak bertebaran pakaian-pakaian dalam murah yang terbuat dari bahan poliester yang sebenarnya bahan tersebut tidak terlalu baik dalam menyerap keringat.

Dipercaya bahwa pantyliner membantu penyerapan cairan di area kewanitaan yang timbul di area tersebut karena dipercaya bahwa vagina yang lembap merupakan salah satu penyebab timbulnya keputihan yang akibatnya membuat gatal serta berbau tak

Namun apakah menjaga kebersihan dengan metode tersebut efektif? Lagi-lagi kami katakan Tidak! Pantiliner justru merugikan. Benda tersebut membuat vagina tak bisa bernapas secara bebas.

Padahal, kunci agar area kewanitaan Anda tetap sehat adalah adanya sirkulasi udara yang baik. Jika ada udara yang terperangkap cukup lama dalam organ intim anda, maka kemungkinan besar kelembapannya pun menjadi tinggi. Hal itu tentu saja akan menyebabkan keputihan yang sangat tidak diinginkan tersebut.

  Memang pada kenyataannya, bahan tersebut terasa “dingin” dan tidak terlalu melekat pada kulit. Namun sesungguhnya, poliester bukanlah bahan yang dianjurkan untuk digunakan pada pakaian dalam.

Dengan alasan untuk memelihara kebersihan area kewanitaan, sebaiknya pilih pakaian dalam yang berbahan katun. Bahan tersebut sangat baik dalam menyerap keringat sehingga tidak menyebabkan organ vital Anda lembap.

Lalu, ganti pakaian dalam anda minimal dua kali sehari sebagai bagian dari kebiasaan baik dalam memelihara kebersihan area sensitif yang Anda miliki. Sebenarnya cara menjaga kebersihan organ intim Anda dapat dilakukan dengan mudah dan sederhana, yaitu sebagai berikut.

Cara menjaga kebersihannya dengan mudah
Selalu pastikan bahwa area tersebut tetap kering. Bawalah selalu handuk kering atau tisu tanpa parfum dan keringkan area kewanitaan Anda setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar.
Beri sirkulasi udara yang cukup pada organ tersebut. Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat karena disadari atau tidak, celana tersebut bisa mengganggu sirkulasi udara.
Jangan terpengaruh iklan.

Sesungguhnya, Tuhan telah menciptakan setiap bagian tubuh mahluknya dengan sangat sempurna. Semua mekanisme biologis yang terjadi merupakan proses pembersihan tubuh dari kotoran. Maka dari itu, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari tidak diperlukan perawatan yang “ribet” dalam menjaga kebersihan diri.

Misalnya, memang dalam darah mentruasi itu terkandung berbagai hormon yang sudah kadaluarsa. Namun, bukankah Tuhan sudah berbaik hati untuk menciptakan siklus tersebut agar tubuh selalu beregenerasi? Oleh karena itu, sebaiknya tak usah melakukan segala maca hal yang berlebihan dalam menyikapinya. Ganti pembalut secara berkala, namun tak usah menggunakan produk pembersih organ kewanitaan seperti yang Anda lihat di pasaran. Cukup dengan air bersih (hangat, jika memungkinkan) area kewanitaan Anda sudah bisa bersih secara sempurna.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi rujukan bagi Anda untuk menjadi pribadi yang lebih cerdas. Menjaga kebersihan tubuh itu perlu, tapi bukan berarti segala macam perlu untuk di tempuh. Sebagai tambahan, seperti yang Saya katakan bahwa area intim anda harus selalu kering, bukan berarti Anda harus menaburkan bedak atau deodoran ke area tersebut karena area kewanitaan Anda tidak sama dengan ketiak.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Orang Tercantik di Dunia - Dari Camilla Belle Sampai Penelope Cruz
  • Teknik Melakukan Peremajaan Kulit
  • Cara Aman agar Tubuh Langsing
  • Tips Merawat Vagina yang Sehat
  • Tips dan Trik Alami Menjadi Wanita Seksi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA