Serba Serbi Menstruasi Setelah Melahirkan
Selamat buat anda para ibu baru, yang sedang berbahagia memeluk bayinya dan menyusuinya sepenuh cinta. Namun kadang ada rasa kuatir di sela bahagia yang ada. Karena pada umumnya setelah melahirkan, para ibu melewati masa nifas selama empat puluh hari. Setelah itu baru akan mengalami periode menstruasi setelah melahirkan.
Tetapi, ternyata tak semua ibu langsung mendapatkan periode menstruasi setelah melahirkan. Sehingga kadang muncul rasa kuatir dan ingin tahu. Ada apa sebenarnya? Ibu tak perlu kuatir, ini bukanlah suatu hal yang perlu ditakutkan. Karena sebenarnya menstruasi setelah melahirkan terbagi ke dalam dua kategori yaitu:
- Ada ibu yang langsung mendapatkan menstruasi setelah melahirkan
- Ada juga ibu yang tidak segera mendapatkan menstruasi setelah melahirkan
Ada beberapa penyebab mengapa hal ini bisa terjadi. Salah satunya adalah beberapa hal seperti berikut:
- Disebabkan oleh hormon, yaitu hormon prolaktin. Hormon prolaktin adalah hormon yang bertugas mengatur produksi ASI. Pada masa menyusui aktivitas hormon ini akan meningkat. Akibatnya masa ovulasi menjadi tertunda, sehingga ibu yang menyusui secara ekslusif biasanya tidak akan mendapatkan menstruasi setelah melahirkan dengan segera.
- Disebabkab oleh siklus menstruasi, karena siklus menstruasi pada perempuan tidak sama. Ada yang siklus menstruasinya pendek dan ada yang panjang.
- Melakukan diet, karena disebabkan oleh diet terlalu ketat yang dilakukan oleh para ibu setelah melahirkan. Hal ini bisa menyebabkan menstruasi setelah melahirkan menjadi tidak teratur atau terganggu.
- Masalah psikologis, misalnya ibu yang menderita depresi setelah melahirkan seperti baby blue, stress, dll.
Bagi anda kaum ibu yang ingin rehat sejenak setelah melahirkan, dan tidak ingin menambah momongan lagi untuk beberapa waktu, dianjurkan untuk segera memakai alat pelindung atau alat kontrsepsi segera setelah mendapat haid pertama.
Namun demi keamanan, sebaiknya ibu yang belum mendapat menstruasi setelah melahirkan pun sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi. Karena tidak ada jaminan bahwa ibu yang belum mendapat menstruasi setelah melahirkan tidak bisa hamil dulu.
Sementara untuk menentukan alat kontrasepsi apa yang sebaiknya digunakan ibu bisa berkonsultasi langsung dengan paramedis terkait. Baik di puskesmas, rumah sakit atau di tempat praktek dokter pribadi anda.






