logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Wanita & Kecantikan    Menyusui    Artikel Umum Menyusui    Menyusui

Menyusui Bayi Secara Benar

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Setiap ibu  pasti menginginkan untuk dapat menyusui bayinya, apalagi sampai bayi berusia 6 bulan kebutuhan gizinya dicukupi hanya dari susu, dan pada masa ini bayi sedang mengalami masa pertumbuhan yang amat pesat, maka Anda harus menyediakan makanan yang berkualitas tinggi dalam hal ini ASI (Air Susu Ibu) yang merupakan makanan terbaik bagi bayi.


ASI

Pada waktu menyusui, Anda harus menkonsumsi lebih banyak cairan, seperti susu, sari buah atau air, sehingga Anda harus minum dalam jumlah cukup minimal delapan sampai duabelas gelas sehari, memperbanyak makan sayuran berkuah, buah-buahan, dan harus lebih banyak makanan yang mengandung protein.

ASI yang Anda produksi selama menyusui rata-rata 800 ml, didalam ASI mengandung protein,  kalsium yang sangat tinggi dan juga zat besi. Oleh karena itu tubuh Anda memerlukan zat-zat tersebut, sebaiknya Anda harus mencukupi kebutuhan akan zat-zat gizi ini setiap hari.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari mulai banyaknya produksi ASI sampai dengan ASI diminum oleh bayi tentunya memerlukan persiapan dan cara-cara menyusui yang benar, persiapan menyusui bisa dimulai dengan merawat payudara Anda sejak usia kehamilan tiga bulan.

Berbagai macam posisi menyusui dapat dicoba oleh Anda, hal ini bergantung kepada  kondisi dan kenyamanan tubuh Anda dan bayi.

Posisi yang dapat Anda coba selama menyusui sebagai berikut:

  • Anda bisa melakukannya dengan posisi berbaring menyamping dengan sebuah bantal menopang punggung dan sebuah lagi menopang kepala. Untuk bayi letakkan bantal yang pipih di bawah kepalanya dan hadapkan bayi kearah Anda agar mulutnya sejajar dengan payudara.
  • Anda bisa menyusui bayi Anda dengan posisi duduk sambil bersandar pada beberapa bantal di atas ranjang, letakkan bayi dipangkuan Anda dengan beralaskan bantal. Hal inipun dapat dilakukan dikursi. Dekatkan bayi pada puting susu agar ia mudah menghisapnya.
  • Bila Anda menyusui dengan payudara kiri, letakkan bayi pada siku lengan kiri Anda dan hadapkan badannya kearah Anda. Sangga payudara kiri dengan keempat jari tangan kanan dibawah dan ibu jari diatas payudara, tapi tidak diatas bagian yang gelap (areola).


Pada saat masa menyusui terkadang payudara menjadi bengkak, tekanlah payudara Anda dengan ibu jari sehingga hidung bayi tidak tertutup. Untuk mencegah pembengkakan sebaiknya Anda menyusui dengan payudara kiri dan kanan secara bergantian, dan oleskan juga krem untuk payudara setiap kali Anda selesai menyusui, hal ini untuk mencegah puting susu menjadi lecet atau kering.


Kondisi Khusus

Pada saat menyusui ada beberapa kondisi khusus yang memerlukan perhatian, kondisi yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Bayi Prematur
    Bayi prematur sangat kecil dan lemah untuk bisa menyusu dan menelan dengan baik.  Oleh sebab itu Anda harus mengeluarkan ASI lebih dahulu dan memberikannya kepada bayi dengan mengunakan sendok atau alat tetes.

    Bayi prematur baru dapat menyusu dengan baik bila beratnya sudah mencapai diatas 1,6 kg. Disamping itu kapasitas perut bayi prematur lebih kecil dari pada bayi cukup bulan, sehingga disusuinya harus sedikit-sedikit tetapi sering.
  • Bayi Kembar
    Anda dapat menyusui bayi kembar Anda secara bergantian, atau dapat juga menyusui secara bersamaan, satu di kanan dan satu di kiri.
  • Setelah Operasi Caesar
    Jika Anda dibius total Anda dapat menyusui segera setelah pengaruh obat bius hilang, biasanya empat sampai enam jam setelah persalinan, tetapi bila Anda hanya dibius lokal Anda dapat menyusui segera setelah bayi lahir. Anda dapat menyusui sambil berbaring atau duduk dan usahakan luka bekas operasi tidak bersentuhan langsung dengan bayi.
  • Bayi Menderita Diare
    Bayi dapat kekurangan cairan (dehidrasi). Anda harus tetap menyusui karena bayi membutuhkan lebih banyak cairan. Anda juga bisa memberinya air biasa, tetapi kalau bayi Anda muntah-muntah sebaiknya Anda berhenti menyusuinya selama 12 - 24 jam dan dokter akan memberinya larutan gula.
  • Demam
    Bila bayi Anda menderita demam biasanya ia tidak mau menyusu, tetapi bila suhu tubuhnya turun, biasanya keinginan untuk menyusunya normal kembali. Kalau bayi tidak mau menyusu keluarkan ASI Anda dan simpan
     dalam lemari pendingin. Berikan kepada bayi, susu pada suhu normal dengan menggunakan sendok.
  • Bila Ibu Menderita Demam
    Biasanya persediaan air susu Anda akan berkurang, namun jangan berhenti menyusui bayi Anda.
    Selama menyusui sebaiknya Anda tidak minum obat-obatan tanpa sepengetahuan dokter karena ada zat-zat yang mungkin dapat membahayakan bayi akan meresap ke dalam ASI yang diminum oleh bayi Anda.

Demikian artikel  menyusui ini. Semoga bermanfaat.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Kapan Seharusnya Ibu Menyusui Anaknya?
  • Resep untuk Diet Ibu Menyusui
  • Lima Perlengkapan Menyusui yang Perlu Diketahui
  • Menyusui Bayi baru Lahir
  • Panduan Nutrisi Ibu Nifas
  • Baju Menyusui Murah Meriah Buatan Sendiri
  • Posisi Menyusui Menyusui Bayi yang Tepat
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA