Menyusui Bayi baru Lahir

Menyusui bayi yang baru dilahirkan merupakan dambaan setiap Ibu, apalagi Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang paling lengkap mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi.
Bila bayi Anda lahir secara normal, biasanya begitu selesai proses persalinan suster akan meletakkan bayi diatas tubuh Anda, dan pada saat ini bayi akan mengisap puting ibu sebentar untuk pertama kalinya. Penelitian menunjukkan bahwa refleks menghisap yang paling kuat pada bayi terjadi pada 20 – 30 menit setelah kelahirannya.
Bayi sebaiknya tidak diberi susu formula lebih dahulu karena ia akan enggan untuk menyusu pada Anda. Usahakan secara terus menerus agar bayi mau minum susu dari payudara Anda.
Sejak minggu-minggu awal kehamilan, jumlah jaringan penghasil susu dan jumlah kelenjar dalam payudara Anda mulai bertambah, pada bulan-bulan terakhir kehamilan sel-sel penghasil susu mulai membesar dan payudara juga mulai memproduksi kolostrum dan Anda siap untuk menyusui bayi Anda yang baru lahir.
Bayi Anda akan mendapatkan kolostrum yang warna nya kekuningan dan encer, kolostrum ini berguna untuk melindungi bayi dari infeksi karena mengandung antibodi dan kaya akan zat gizi. Bila bayi tidak segera mendapat kolostrum pertama, dia akan kehilangan zat yang bergizi tinggi. Kolostrum juga menghilangkan rasa lapar pada bayi baru lahir sehingga bayi tidak memerlukan gula atau susu formula lagi.
Menyusui bayi baru lahir mungkin cukup sulit bagi ibu muda yang baru pertama kali mempunyai anak. Di rumah sakit ketika bayi baru pertama kali disusui, mungkin Anda belum enak duduk, oleh sebab itu sebaiknya Anda menyusui bayi sambil berbaring atau berbaring menyamping dengan bantal menopang punggung dan sebelah lagi menopang kepala, kemudian letakkan bantal pipih di bawah kepala bayi, dan hadapkan kepala bayi kearah payudara Anda agar ia mudah menyusu.
Untuk melepas isapan bayi, Anda bisa menekan dagunya, atau menyelipkan jari Anda yang sudah bersih ke sudut mulutnya, hal ini dilakukan agar puting susu tidak lecet.
Bayi yang baru lahir mempunyai pencernaan yang belum sempurna, ia tidak bisa mencerna banyak makanan, sehingga bayi akan sering menyusu hampir setiap dua jam. Oleh karena itu ibu menyusui harus bisa mengatur waktu istirahatnya dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, hal ini agar ibu terhindar dari sakit karena terlalu lelah, karena sehabis bersalin lebih dari separuh waktu Anda akan habis untuk menyusui.
Jadwal menyusui bayi umumnya sebagai berikut :
- Pada bulan-bulan pertama bayi, tidak ada jadwal menyusui, susui bayi Anda setiap kali ia menginginkannya, hal ini untuk memenuhi kebutuhan perkembangan tubuh bayi sepenuhnya.
- Bayi yang baru lahir biasanya minta menyusu setiap satu atau dua jam sekali dan pada akhir bulan pertama bila bayi berkembang dengan normal ia akan minta susu antara tiga sampai empat jam sekali atau sekitar enam kali sehari.
- Pada saat bayi berusia tiga bulan ia akan tidur sepanjang malam setelah minum susu yang terakhir.
Lamanya bayi menyusu tidak terlalu penting karena biasanya bayi telah mendapatkan semua kebutuhannya pada beberapa menit pertama dari setiap payudara yang diisapnya. Untuk mengetahui apakah bayi Anda sudah cukup kenyang, Anda dapat mengamati pada saat ia tidur, bila tidurnya nyenyak dapat dipastikan bahwa bayi telah memperoleh cukup susu.
Pertambahan berat badan bayi, mata yang cemerlang, kulit yang halus dan rambut yang berkilau bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda sehat dan sudah mendapatkan cukup susu.
Berikut tips menyusui bayi agar mendapatkan hasil yang maksimal :
- Cucilah tangan sebelum menyusui karena Anda akan memeluk bayi dan memegang mulut bayi Anda pada saat selesai menyusui. Pastikan tangan dan puting susu Anda dalam keadaan bersih.
- Pastikan popok bayi Anda dalam keadaan kering dan bersih karena popok yang basah membuat bayi Anda tidak nyaman pada saat menyusu.
- Duduk atau tidur dengan posisi yang senyaman mungkin pada saat Anda menyusui.
-
Anda bisa memperbanyak produksi ASI dengan cukup berisitirahat, dan setelah itu Anda bisa mengeluarkan sisa ASI dalam payudara setelah menyusui bayi Anda. Hal ini dapat merangsang produksi ASI.
- Anda jangan tertidur pada saat jam menyusui bayi, karena bayi Anda akan terlewat untuk jadwal menyusunya.
- Pada saat menyusui peluk dan usap bayi Anda, serta ajak dia bercakap dan usahakan hati Anda selalu dalam keadaan bahagia, karena ini akan mempengaruhi kondisi bayi Anda.
- Sebelum mulai menyusui sebaiknya Anda minum dahulu, karena biasanya setelah menyusui Anda akan merasa haus
Selesai menyusui jangan lupa sendawakanlah bayi Anda dengan cara menggendongnya dan menyenderkan kepalanya di bahu Anda dan tepuklah punggungnya secara perlahan-lahan, hal ini untuk mencegah susu yang sudah diminum tidak keluar lagi.






