logo anne ahira
AnneAhira.com    Hobi    Merajut
Close x

Merajut

Merajut atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan knitting merupakan metode pembuatan kain, pakaian, atau perlengkapan busana yang terbuat dari benang rajutan. Rajutan seringkali disamakan dengan tenun, namun pernyataan tersebut sangat lah keliru.

Merajut berbeda dengan menenun yaitu menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus. Merajut hanya menggunakan sehelai benang yang dibentuk sedemikian rupa. Pada proses pembuatan rajutan, sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut, dilanjutkan hingga menghasilkan tusukan yang baru.

Merajut dapat dilakukan dengan tangan atau pun dengan mesin. Dalam merajut, terdapat berbagai jenis gaya dan teknik yang dilakukan. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan mengaitkan benang dari arah depan. Sementara tusuk bawah dilakukan dengan mengaitkan benang dari arah belakang.

Hasil rajutan biasanya memiliki pola seperti huruf V yang saling sambung-menyambung. Pada umumnya, pola ini digunakan untuk membentuk sebuah pola rajutan yang sederhana. Namun, seringkali pola ini juga dibuat dengan sedemikian rupa untuk menghasilkan bentuk yang unik dan indah.

Perajutan yang dilakukan memakai dua rajut atau jarum yang melingkar akan menghasilkan sebuah kain lurus dan mendatar dan seringkali berbentuk persegi panjang. Sedangkan untuk perajutan melingkar yang dilakukan memakai jarum rajut berujung dua atau jarum melingkar, hasil rajutannya akan berupa kain berbentuk silinder seperti kaus kaki dan lengan baju hangat.

Dalam membuat sebuah kain rajutan, terdapat berbagai macam jenis jarum rajut dan ukuran benang yang berbeda-beda. Banyak jarum rajutan yang dapat menentukan pola dan hasil rajutan benang yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan keinginan perajut. Berbagai produk garmen yang dibuat dari hasil rajutan telah beredar dipasaran, seperti baju hangat, syal, selimut, topi, kaus kaki, blus, gaun, tunik, dan masih banyak lagi.

Dalam teknik merajut, terdapat teknik yang disebut juga dengan merenda. Merenda dilakukan dengan menggunakan sebatang jarum rajut yang kemudian menghasilkan sebuah renda-renda pada kain.

Pada dasarnya, merenda dan merajut sam-sama bertujuan untuk mengaitkan benang melalui lubang tusukan yang ada. Akan tetapi, dalam merenda, teknik rajutan dan jarum yang digunakan sangat lah berbeda. Jarum untuk merenda disebut dengan jarum renda atau hakpen.

Jarum renda ini memiliki pengait pada ujung jarumnya. Hal ini lah yang membedakan antara jarum renda dan jarum rajut.

Cara Merajut dan Merenda

Saat ini, merajut dan merenda merupakan dua kegiatan yang identik dengan para ibu hamil dan para lanjut usia. Merajut dan merenda diidentikan dengan berbagai macam hal yang berbau feminin dan sangat kewanitaan. Akan tetapi, hal ini menjadi terbantahkan karena banyak karya dari renda dan rajut yang diminati oleh kalangan anak muda.

Kegiatan merajut dan merenda ini tidak hanya dilakukan di negara yang terkenal dengan hasil produksi renda dan rajut seperti Amerika Serikat atau Eropa, namun masyarakat di luar negara tersebut pun, seperti Indonesia mulai menyukai kegiatan dan hasil dari rajut tersebut. Tidak tanggung-tanggung kaum laki-laki, remaja dan anak-anak pun mulai menggemari kegiatan tersebut.

Seperti yang sudah diketahui, merajut dan merenda merupakan dua hal yang berbeda. Merajut dan merenda ini sama-sama mengaitkan benang, namun alat dan teknik yang digunakan dalam kegiatan tersebut sangat lah berbeda. Walaupun rajut dan renda sama-sama dikerjakan dengan cara mengaitkan benang-benang dengan jarum, hasil akhir dari kedua kegiatan tersebut berbeda.

Kegiatan merajut dan merenda bagi beberapa orang dijadikan sebagai hobi yang menyenangkan. Namun, selain dilakukan sebagai hobi, kegiatan ini juga bisa mendatangkan keuntungan bagi yang memiliki bakat dalam hal berbisnis. Hasil akhir dari kegiatan merajut dan merenda dapat dijual dan mendatangkan keuntungan finansial. Hal ini lah yang membuat banyak orang saat ini mulai mengembangkan kegiatan tersebut sebagai mata pencahariannya.

Pada dasarnya, cara merajut dan merenda dilakukan dengan cara mengaitkan benang-benang yang sebelumnya dimasukkan ke dalam jarum. Untuk pemula, cara merajut dan merenda bisa didapatkan dari berbagai macam sumber, seperti referensi dari internet, buku, mau pun otodidak. Dari referensi yang didapat tersebut Anda bisa belajar semua teknik dalam merajut dan merenda dengan mudah.

Pola dalam Rajutan

Dalam proses merajut, pola merupakan langkah awal dalam membentuk dan membuat hasil akhir rajutan yang dikehendaki. Tanpa adanya pola, seseorang tidak akan bisa secara langsung membentuk dan membuat hasil karya dari rajutannya.

Pola merupakan pencatatan sebuah motif yang terbentuk dari teknik-teknik merajut. Dalam dunia merajut, terdapat dua macam pola yang tekenal, yaitu pola tulisan dan pola diagram. Pola tulisan merupakan pencatatan sebuah motif rajutan dalam bentuk tulisan.

Biasanya pola ini menggunakan singakatan dari bahasa setempat, misalnya d Inggris pola tulisan yang menggunakan huruf K digunakan untuk pola Knit atau huruf P untuk purl dan lain sebagainya. Pola tulisan ini biasanya digunakan oleh parajut penula atau perajut pasif, karena pola ini sangat mudah dipahami.

Sementara untuk pola diagram adalah pencatatan sebuah motif rajutan dalam bentuk simbol. Simbol-simbol dalam pola rajutan diagram ini dirangkai dalam sebuah diagram. Hal ini lah yang kemudian membuat pola ini disebut dengan pola diagram.

Pola diagram dalam rajutan, sering digunakan dalam hasil rajutan dari Jepang. Cara membaca pola diagram Jepang ini adalah setiap baris ganjil dibaca dari arah kanan ke kiri, sedangkan baris genap dibaca dari kiri ke kanan. Dari penjelasan ini dapat diketahui bahwa pengguna pola diagram ini sangat mudah dilakukan oleh para perajut aktif.

Perajut aktif sendiri merupakan perajut yang menggunakan kedua tangannya untuk memilin benang dalam merajut, sehingga perajut tidak perlu memindah-mindahkan ketika benang habis ke kanan dan ke kiri. Berbeda dengan perajut pasif yang hanya menggunakan satu tangan dalam memilin benang, sehingga akan kesulitan jika menggunakan pola diagram ini.

Jika diamati, simbol-simbol yang digunakan dalam diagram Jepang ini mewakili hasil pilinan benang dalam sebuah rajutan. Hal tersebut berarti bahwa dalam pola diagram rajutan, terdapat bebagai macam pola termasuk pola tulisan ang ada di dalamnya.

Selain Jepang, Inggris juga memiliki pola diagram sendiri. Dalam pola Inggris, simbol-simbol yang terdapat dalam pola tidak lah sama dengan pola Jepang. Pola diagram Inggris hanya digunakan dalam beberapa teknik dan tidak sepopular dengan pola diagram yang dimiliki oleh Jepang.

Jenis-jenis Tusuk dalam Merajut    

Pada dasarnya, jenis tusuk yang ada dalam rajutan ada dua, yaitu tusuk atas dan tusuk jarum. Tusuk jarum ini menggunakan jarum hakken atau jarum yang memiliki pengait di ujungnya. Di berbagai jenis rajutan terdapat jenis tusukan yang berbeda-beda. Jenis tusukan yang dipakai ini memengaruhi hasil akhir dari rajutan yang dibuat.

Berikut adalah beberapa jenis tusukkan dan cara tusukan yang umum digunakan dalam rajutan;

  • Tusuk rantai
  • Tusuk selip
  • Tusuk tunggal
  • Tusuk setengah ganda
  • Tusuk ganda
  • Tusuk triple
  • Tusuk simpul belakang
  • Tusuk tunggal 2
  • Tusuk setengah ganda 2
  • Tusuk ganda 2 tusukan

Jenis-jenis tusukan yang ada pada rajutan ini memiliki bentuk dan hasil yang berbeda-beda, sehingga jenis-jenis tusukan ini sering menjadi hal yang sangat penting setelah menentukan pola untuk rajutan.

Merajut pada dasarnya adalah suatu kegiatan yang dapat menghasilkan karya seni dan juga mendapatkan keuntungan bagi siapa saja. merajut juga dapat melatih kreativitas dan ketelitian seseorang dalam membuat suatu hasil karya dari pilinan benang-benang. Oleh karena itu, hingga saat ini merajut masih digemari oleh semua kalangan, baik oleh para perajut mau pun para pecinta hasil rajutan.

Demikian lah pembahasan mengenai segala sesuatu mengenai merajut, semoga bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait

Jenis-jenis Stik
Stik merupakan alat untuk merenda. Stik ini memiliki beragam jenis. Nah, untuk mengenal lebih dalam mengenai stik sebagai alat untuk merenda, berikut ini ulasannya.

Membaca Pola
Dalam kegiatan merajut, ada satu hal yang penting untuk diketahui, yaitu membaca pola. ya, membaca pola rajutan menjadi hal yang sangat penting jika Anda sedang merajut. Lebih detailnya simak penjelasan berikut ini.

Cara Merajut atau Merenda
KOMPLIT! Dapatkan informasi seputar Cara Merajut atau Merenda - Gratis! Temukan berbagai macam topik berkaitan dengan Cara Merajut atau Merenda di sini.

Jenis-Jenis Tusuk
Dalam dunai jahit menjahit atau rajut merajut, dikenal istilah tusuk. Tusuk jahit ini memiliki banyak jenis. Nah, untuk lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis tusuk, berikut ini penjelasannya.

Jenis-Jenis benang
Dalam dunia jahit menjahit atau rajut merajut, salah satu elemen penting yang harus ada adalah benang. Jika tidak ada benang, menjahit atau merajut pun tidak bisa dilakukan. Berikut ini penjelasan mengenai segala hal yang berhubungan dengan jenis-jenis benang.

Situs Penting Rajut dan Renda
Selain mendapatkan informasi mengenai rajut dan renda dari buku, Anda pun bisa mendapatkannya dari situs di internet. Ada banyak situs penting rajut dan renda yang bisa menjadi referensi bahan Anda. Berikut ini penjelasannya.


Beranda | Privacy | Sitemap

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668 Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA