Beragam Mesin Gerinda dan Penggunaannya
Ilustrasi mesin gerinda
Mesin gerinda pada pekerjaan teknik sangat vital dalam penggunaannya. Tanpa adanya mesin gerinda maka pekerjaan para teknisi akan terhambat. Oleh sebab itu, seorang teknisi harus tahu bagaimana cara menggunakan mesin gerinda yang sesuai demi keselamatan kerja.
Menggerinda berarti menggosok, mengauskan dengan gesekan atau mengasah. Dalam manufaktur ditunjukkan dengan pelepasan logam oleh suatu roda amplas putar, gerakannya mirip pemotong frais.
Keselamatan Kerja Mesin Gerinda
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi keselamatan kerja saat menggunakan gerinda. Untuk keselamatan tempat kerja, hal-hal yang perlu jadi perhatian sebagai berikut.
- Jagalah tempat kerja agar selalu bersih dan punya penerangan yang cukup. Sebab tempat yang gelap serta berantakan akan mengundang kecelakaan kerja.
- Tidak boleh mengoperasikan mesin gerinda pada atmosfer yang mudah terbakar, sebab mesin gerinda yang dioperasikan mengandung percikan api.
- Jauhkanlah dari anak-anak atau orang yang sekiranya dapat memecah konsentrasi.
Untuk keamanan listrik, hal-hal yang perlu Anda cermati adalah sebagai berikut.
- Steker mesin listrik harus cocok dengan stop kontak.
- Hindarkan sentuhan tubuh dengan benda yang berair seperti pipa, karena akan menambah risiko sengatan listrik di tubuh.
- Hindarkan mesin gerinda dari hujan atau basah, sebab berisiko terkena sengatan listrik makin besar.
- Jangan menyalahgunakan kabel seperti mengangkat atau membawa mesin gerinda, mencabut dari stop kontak lewat kabel, dan hindarkan dari panas, minyak dan bagian yang bergerak.
- Saat memakai mesin gerinda di luar ruangan, gunakan kabel ekstensi yang sesuai untuk digunakan di luar ruangan.
Sedangkan untuk keselamatan diri Anda, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.
- Jaga kewaspadaan, perhatikan pekerjaan, dan pergunakan akal sehat. Jangan sekali-kali menggunakan gerinda dalam keadaan lelah, dalam pengaruh alkohol atau obat. Sebab, jika sedikit saja Anda lalai, maka akan mengakibatkan kecelakaan yang serius.
- Pergunakan alat pelindung diri, seperti masker, kacamata, alas kaki, helm pengaman, serta penutup telinga.
- Cegah menyalakan gerinda dengan tak sengaja dan pastikan posisi saklar sedang off. Jangan pernah menyalakan tanda on saat belum dihubungkan ke sumber listrik.
- Lepaskan kunci penyetel sebelum mesin gerinda dihidupkan. Kunci yang masih terpasang akan ikut berputar dan dapat menimbulkan kecelakaan.
- Jangan meraih terlalu jauh dan selalu jaga keseimbangan.
- Gunakan pakaian yang sesuai, jangan terlalu kedodoran. Dan rambut jaga dari jangkauan mesin. Pakaian yang kedodoran, perhiasan, serta rambut akan mudah tersangkut pada bagian mesin yang bergerak.
Untuk pengerjaan penggerindaan, hal-hal yang harus Anda perhatikan adalah sebagai berikut.
- Jangan menggunakan aksesoris yang tak dirancang untuk mesin bawaan dan walau tempat dan dudukan sama.
- Kecepatan nominal aksesoris harus sama dengan kecepatan maksimum yang diterapkan gerinda.
- Ukuran lubang arbor roda, flense, backingpad, atau aksesoris yang lain harus benar-benar pas dengan spindel mesin. Sebab, jika tidak akan berakibat mesin gerinda bergetar keras serta tak seimbang.
- Periksa aksesoris secara berkala dan untuk memastikan tak ada kerusakan dan aman dipakai.
- Gunakan alat pelindung diri.
- Jaga jangan sampai ada orang yang berada di sekitar area kerja. Serpihan benda kerja atau serpihan aksesoris yang terlontar dapat melukai orang lain di area kerja.
- Pegang mesin hanya pada permukaan yang terisolasi jika melakukan pekerjaan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari sengatan listrik jika ada kabel yang lecet dan dapat menghantarkan listrik.
- Posisikan kabel jauh dari aksesoris yang berputar (batu gerinda).
- Jangan menghidupkan mesin jika posisi tidak tepat sebab akan berakibat menggulung pakaian dan lain-lain.
- Bersihkan lubang udara secara teratur dan berkala.
- Jangan menggunakan mesin listrik pada area yang mudah terbakar.
Selain itu, hindari tendangan balik. Tendangan balik adalah reaksi tiba-tiba tersangkutnya roda, packing pad, sikat atau aksesoris lain yang sedang berputar. Kondisi terjepit atau tersangkut ini mengakibatkan kehilangan tenaga pada aksesoris yang berputar, kemudian berakibat gerinda terdorong ke arah berlawanan dengan arah perputaran aksesories di titik kemacetan itu.
Tendangan balik disebabkan oleh penyalahgunaan mesin gerinda atau prosedur penggunaan yang kurang tepat. Ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk menghindari tendangan balik, antara lain:
- Genggam mesin dengan sekuat tenaga setiap akan mengoperasikan dan posisikan tubuh, serta tangan buat menahan tendangan balik. Gunakan selalu gagang tambahan jika tersedia buat sepenuhnya mengendalikan sepenuhnya tendangan balik atau reaksi torsi saat alat akan dihidupkan.
- Jangan meletakkan tangan di dekat aksesoris yang berputar. Aksesories akan mengenai tangan jika tendangan balik terjadi.
- Jangan memosisikan tubuh ke arah mesin yang bergerak. Sebab jika terjadi serangan balika akan dapat mengenai tubuh.
- Lebih berhati-hati saat mengerjakan bagian sudut, dan pinggiran tajam. Hindari aksesories agar tak terpantul atau tersangkut.
- Jangan memasang aksesories yang tak sesuai buat mesin gerinda yang digunakan. Sebab, hal ini akan mempunyai risiko besar terjadinya tendangan balik.
Beragam Jenis Mesin Gerinda
Ada berbagai jenis mesin gerinda, yaitu gerinda tangan, gerinda duduk, gerinda silidris, dan gerinda datar. Gerinda duduk berfungsi untuk menggerinda benda-benda kerja. Pada mulanya mesin gerinda hanya ditujukan buat benda kerja berupa logam yang keras, seperti besi dan stainless steel.
Dan menggerinda mempunyai tujuan untuk mengasah benda, seperti pisau dan pahat, atau bisa juga untuk membentuk benda kerja, seperti merapikan hasil pemotongan dan merapikan hasil las, membentuk lengkungan yang bersudut, dan menyiapkan permukaan benda buat dilas.
Gerinda duduk mempunyai fungsi utama untuk mengasah mata bor, tapi dapat juga digunakan untuk mengasah pisau lainnya, seperti pisau dapur, golok, kampak, arit, mata bajak, dan perkakas pisau lainnya.
Gerinda duduk dapat juga buat membentuk atau membuat perkakas baru, seperti untuk membuat pisau khusus untuk meraut bambu, membuat suku cadang mesin jahit, membuat obeng, atau untuk reparasi turbin dan mesin lainnya. Gerinda silindris merupakan alat permesinan yang berfungsi untuk membuat bentuk silindris, silindris bertingkat, dan lain-lain.
Gerinda silindris dibedakan menjadi empat macam, yakni silindris luar, silindris dalam, silindris luar tanpa center, dan silindris universal. Gerinda silindris luar, yaitu gerinda yang mempunyai fungsi untuk menggerinda diameter luar benda yang berbentuk silindris dan tirus.
Gerinda silindris dalam, yaitu gerinda yang mempunyai fungsi untuk menggerinda benda-benda dengan diameter dalam yang berbentuk silindris dan tirus. Gerinda luar tanpa center (centreless) digunakan untuk menggerinda diameter luar dalam dalam jumlah banyak/massal, baik panjang maupun pendek.
Gerinda silindris universal, mampu buat menggerinda benda dengan diameter luar dan dalam baik bentuk silindris dan tirus. Penggerindaan datar merupakan teknik penggerindaan yang mengacu pada pembuatan bentuk datar, bentuk dan permukaan yang tak rata pada benda yang ada di bawah batu gerinda yang berputar.
Umumnya gerinda digunakan buat penggerindaan yang meja mesinnya bergerak horizontal bolak-balik. Benda kerja dicekam pada kotak meja magnetik, digerakkan maju mundur di bawah batu gerinda. Meja pada mesin gerinda datar bisa dioperasikan secara manual ataupun otomatis.
Gerinda datar dibagi menjadi 4 berdasarkan sumbu utamanya, yaitu:
- Gerinda datar horizontal dengan gerak meja bolak-balik. Gerinda ini digunakan untuk menggerinda benda-benda yang permukaan rata dan menyudut.
- Gerinda datar horizontal dengan gerak meja berputar, mesin jenis ini digunakan untuk menggerinda permukaan rata polos.
- Gerinda datar vertikal dengan gerak meja bolak-balik, mesin jenis ini digunakan buat menggerinda benda-benda permukaan datar, lebar, serta menyudut.
- Gerinda datar vertikal dengan gerak meja berputar, digunakan untuk menggerinda permukaan rata poros.
Sedangkan berdasarkan prinsip kerjanya, gerinda datar dibagi menjadi gerinda datar semi otomatis, proses pemotongan bisa dilakukan secara manual (tangan) dan mesin otomatis; gerinda datar otomatis, proses pemotongannya diatur melalui program (NC/Numerical Control dan CNC atau Computer Numerically Control).
Itulah cara pengggunaan gerinda agar selamat serta jenis-jenisnya. Semoga pembaca bisa mengambil manfaat dan saat menggunakannya terhindar dari kecelakaan. Berhati-hatilah saat menggunakan mesin gerinda.

