logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Gizi dan Kesehatan

Metabolisme Karbohidrat Dalam Tubuh


Ilustrasi metabolisme karbohidrat dalam tubuh

Tubuh memiliki organ penting yang bernama liver. Di dalam liver terjadi sebuah proses yang teramat penting dalam menyukseskan metabolisme di dalam tubuh yang dikenal dengan nama Hepatosit.

Beberapa peran penting yang dipegangnya adalah mensintesis molekul untuk menjaga homeostatis, mengubah molekul dari bentuk satu ke bentuk yang lain, dan mengatur keseimbangan energi. Untuk menjaga tubuh dari kerusakan sistem yang parah, metabolisme liver dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu metabolisme lemak, metabolisme protein, dan  Metabolisme karbohidrat dalam tubuh .

Proses Metabolisme Karbohidrat

Metabolisme karbohidrat dalam tubuh perannya amat penting untuk menjaga sistem seimbang dan salah satu yang terpenting terjadi di dalam liver. Menjaga kadar glukosa darah sepanjang hari merupakan salah satu peran penting yang dimiliki liver. Ketika mengemban tugas rumit itu, liver melibatkan beberapa enzim yang akan bekerja bergantian agar level glukosa darah berada pada batasan normal.

Sebagai contoh:

  • Liver segera mengambil kelebihan glukosa darah yang jumlahnya meningkat setelah seseorang makan. Proses ini dinamakan glikolisis. Ketika jumlah gula darah berkurang, liver akan segera mengaktifkan jalur lain yang bertugas melakukan depolimerisasi glikogen (glikogenolisis), lalu mengirimkan glukosa ke dalam darah agar disalurkan pada jaringan yang membutuhkan.
  • Dalam level tertentu adakalanya proses hepatik glukosa ini kelelahan. Hal ini bisa saja terjadi jika tidak makan selama beberapa jam. Jika hal ini terjadi, maka liver akan mengenali masalah ini dan segera mengaktifkan grup enzim yang bertugas mensintesis glukosa.

Kemampuan liver untuk mensintesa glukosa baru merupakan hal penting bagi hewan-hewan karnivora yang terkadang tidak makan selama beberapa jam.

Metabolisme Lemak

Contoh metabolisme lemak yang terjadi di dalam liver adalah sebagai berikut.

  • Liver secara aktif memproduksi trigliserida teroksidasi untuk memproduksi energi. Dalam menjalankan perannya, liver memutus beberapa asam lemak yang diperlukan dalam proses hepatosit, dan mengirim asetosetat dalam jumlah besar ke dalam darah yang siap dimetabolisasi oleh jaringan lain.
  • Sebagian besar lipoprotein disintesis di dalam liver.
  • Tugas terpenting dari liver adalam mengubah kelebihan karbohidrat dan protein menjadi asam lemak dan trigliserida, lalu dikirim dan disimpan di dalam jaringan tertentu.
  • Liver mensintesis sebagian besar kolesterol dan fosfolipida. Beberapa di antaranya “dikemas” dengan lipoprotein yang diperlukan tubuh saat beristirahat. 

Metabolisme Protein

Berikut ini merupakan aspek penting metabolisme protein yang terjadi di dalam liver.

  • Deaminasi dan transminasi asam amino, dengan mengubah bagian non nitrogen molekul-molekul tersebut menjadi glukosa dan lipida. Beberapa enzim yang berperan dalam proses ini adalah alanin dan aspartat aminotransferase, yang berperan untuk menjaga lever dari kerusakan.
  • Membuang amonia dari dalam tubuh dengan mensitesis urea. Amonia memiliki sifat racun, bahkan sangat beracun sehingga harus segera “dilenyapkan” dari dalam tubuh. Jika tidak segera disingkirkan dari sistem sirkulasi, keberadaannya akan mengganggu sistem saraf pusat sehingga timbul penyakit pada sistem saraf pusat.
  • Mensintesis asam amino non esensial.
  • Hepatosit bertanggung jawab dalam sintesis plasma protein. Albumin, salah satu plasma protein penting, disintesis di dalam hati. Selain itu, liver juga mensintesis faktor-faktor pembeku darah yang perannya amat penting dalam proses koagulasi.

Identifikasi Metabolisme karbohidrat dalam tubuh

Ada banyak teori tentang bagaimana cara orang makan tanpa menumpuk kalori. Yang lain mengatakan bahwa penting untuk makan protein tinggi dan tidak perlu ada karbohidrat. Yang lain mengatakan kita harus menggabungkan makanan dengan benar. Beberapa menyarankan diet seimbang yang sehat. Ada unsur kebenaran dari sebagian besar teori-teori ini, kecuali satu - bahwa kita tidak boleh makan setiap karbohidrat sama sekali. Bahkan, karbohidrat kompleks membantu meningkatkan metabolisme,  dan ini erat kaitannya dengan Metabolisme karbohidrat dalam tubuh sehingga kita dapat membakar lemak secara berlebih. Kuncinya, diet bukan lantaran menghilangkan karbohidrat dari diet kita, tapi makan yang tepat.

Mengidentifikasi karbohidrat kompleks.

Karbohidrat ini dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi lebih banyak ibarat kendaraan dengan muatan bahan bakar yang cukup. Itu berarti bahwa tubuh memberikan proses metabolismenya untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan. Selain itu, karena bentuk metabolisme karbohidrat dalam tubuh tidak memakan waktu lebih lama terjadi penyerapan gizi di dalam tubuh sendiri. metabolisme tersebut tetap aktif untuk jangka waktu yang lebih lama. Itu juga berarti bahwa hanya sedikit insulin disuntikkan ke dalam aliran darah 

Tentukan karbohidrat kompleks yang tepat untuk Anda.

Banyak karbohidrat kompleks dapat ditemukan dalam makanan yang biasanya kita makan setiap hari seperti buah dan sayuran. Hal ini sering menjadi pilihan yang baik dari karbohidrat kompleks demi Metabolisme karbohidrat dalam tubuh untuk kebanyakan orang karena banyak buah dan sayuran juga tinggi serat. Nah, serat tinggi, seperti karbohidrat kompleks, mengambil lebih banyak energi bagi tubuh untuk membakar kalori masing-masing. Bahkan, banyak ilmuwan percaya bahwa banyak memakan buah-buahan berserat tinggi juga dalam sayuran benar-benar mengaktifkan lebih banyak kalori dalam hal mencerna item serat itu di dalam tubuh. Artinya keuntungan double bagi para penikmat sayuran.

Mentah atau Alami
Meningkatkan metabolisme karbohidrat dalam tubuh Anda dengan karbohidrat kompleks yang paling alami, atau mentah bentuknya sama saja. Ini sesederhana menikmati banyak buah dan sayuran yang sering lebih disukai disantap dalam keadaan mentah. Namun, ada karbohidrat kompleks lain juga bisa digunakan dalam bentuk alami. Di antaranya, dedak, beras merah, tepung jagung, oatmeal dan gandum.

Kekuatan Biji Bijian
Pilih karbohidrat kompleks lainnya yang akan membantu untuk meningkatkan metabolisme karbohidrat dalam tubuh seperti kacang, sereal dengan biji-bijian dan / atau tinggi serat, jagung dan tepung jagung, buah, kacang-kacangan, lentil, multi-grain pasta dan roti, gandum dan oatmeals, kacang polong, kentang (putih dan ubi), akar sayuran, gandum, roti gandum, tepung, dan pasta dan banyak lagi. Sekali lagi, yang terbaik adalah untuk menjaga karbohidrat dalam bentuk paling alami mungkin. Jika Anda menambahkan banyak gula, madu, atau lainnya namanya bukan diet karbohidrat lagi.

Lakukan Dengan Benar
Mengkonsumsi karbohidrat kompleks dengan benar. Ini masalah taktik sederhana. Lebih baik untuk mengambil karbohidrat dari separuh hari yang akan di jalani. Daripada mengambil sisa hari. Biasanya taktik ini digunakan dengan cara, nyarap kata orang Betawi, memakan nasi di pagi hari, dan memakan gado gado di siang hari, tentu saja yang macam begini bisa di sebut sebagai diet klasik gaya betawian. Karena saat ketika Anda yang paling aktif kemungkinan besar bisa membakar kalori ekstra. Misalnya, jika Anda ingin memasukkan serba serbi biji-bijian dalam diet, yang terbaik adalah di makan pas sarapan. Dengan begitu, Anda bakal mendapatkan serat yang tinggi di pagi hari yang sangat baik dan terbaki pada proses metabolisme karbohidrat dalam tubuh.

Jangan Campur Dengan Protein

Hindari mencampur karbohidrat kompleks dan protein bersama-sama sebanyak mungkin. Banyak yang percaya bahwa, karena karbohidrat dan protein dicerna secara berbeda, pencampuran nya dapat menyebabkan kerusakan dalam tubuh seperti mencoba untuk menentukan untuk mencerna pertama. Kebingungan ini mungkin memperlambat proses metabolisme karbohidrat dalam tubuh, sehingga akamn mengurai manfaat dari karbohidrat kompleks. Sebaliknya, memilih salah satu makan tinggi protein dengan beberapa jenis sayuran justru sangat ideal. Dengan begitu, sistem pencernaan dan metabolisme menjadi jalan terbaik untuk mencapai pencernaan dan mencegah dari menyimpan banyak lemak berlebih. Dari titik ini mudah-mudahan Anda bisa menangkap dan memutuskan apa yang bisa dilakukan terhadap kabrohidat yang Anda nikmati.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kandungan Kopi - Kafein dan Manfaatnya
  • Kandungan Jeruk Nipis dan Manfaatnya
  • Macam-Macam Makanan - You Are What You Eat!
  • Proses Katabolisme Karbohidrat dalam Tubuh
  • Kandungan Kentang Bagi Tubuh Manusia
  • Makalah Tentang Kesehatan Murah
  • Kandungan Biji Durian, Pengikat dalam Tablet
  • Kandungan Jahe yang Kaya Khasiat
  • Aneka Jenis Makanan Penambah Darah
  • Jurnal Kesehatan - Kehebatan Lumbricus Rubellus dan Anemia
  • Mengenal Zat Aditif dalam Makanan
  • Komposisi Makanan bagi Penderita Hepatitis
  • Asupan Penting Agar Ibu dan Kandungan Bayi Sehat
  • Bahaya Kandungan Garam Berlebihan
  • Pentingnya Kandungan Gizi Daging Sapi bagi Tubuh
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA