Meteor Jatuh - Alias Meteorit, Peristiwa Biasa dari Trafik Langit
"Bintang jatuh" atau meteor jatuh adalah material logam dari langit yang jatuh melalui atmosfer bumi, mereka dipanaskan sampai berpijar oleh gesekan udara. Potongan besar meteor jatuh yang tidak menguap sepenuhnya dan mencapai permukaan bumi ini disebut meteorit.
Meteor Jatuh - Bukan Fenomena Aneh
Meteor jatuh sebenarnya bukan fenomena baru. Para ilmuwan memperkirakan bahwa 1.000 ton hingga 10.000 ton bahan meteor telah jatuh di Bumi setiap hari. Namun, sebagian dari bahan ini sangat kecil yang utuh sampai ke bumi, entah dalam bentuk micrometeoroids atau dalam bentuk debu -seperti biji-bijian yang ukurannya terhitung pula berdiameter mini alias, mikrometer.
Dari mana mereka datang? Mereka mungkin datang dari dalam sistem tata surya kita, ketimbang sistem dari luar ruang antar bintang. Komposisi meteor jatuh menyediakan petunjuk tentang dari mana asal-usul nya. Meteor memiliki asal-usul yang sama dengan asteroid. Dan pula ada beberapa materi meteor yang jatuh entah di Bumi atau Bulan, memberi beberapa bukti pula yang berasal dari komet.
Beberapa meteor jatuh, biasanya jatuh per jam bisa dilihat pada malam tertentu. Kadang-kadang jumlah meteor jatuh yang terlihat meningkat secara dramatis. Dan ini biasa disebut "hujan meteor". Bahkan, beberapa hujan meteor terjadi setiap tahun atau pada interval yang agak teratur.
Jumlah meteor jatuh lebih besar di musim gugur dan musim dingin. Jumlah tersebut selalu meningkat setelah tengah malam dan biasanya yang terbesar sebelum fajar. Mungkin yang paling terkenal adalah Perseids yang puncaknya sekitar 12 Agustus setiap tahun.
Hujan meteor jatuh biasanya dinamai setelah bintang atau konstelasi yang dekat dengan pancaran (posisi dari mana meteor jatuh muncul datang). Banyak dari hujan meteor jatuh yang berhubungan dengan komet. Leonids berhubungan dengan Komet Tempel-Tuttle; Aquarids dan Orionids dengan Halley, dan Taurids dengan Encke.
Meteoritatau sisa meteor jatuh dimungkinkan tersisa sangat banyak dan tidak bercampur dengan batuan bumi. Bentuknya merupakan potongan logam padat atau lebih berbatu. Beberapa mungkin memiliki sidik tertentu seperti konstruk depresi, eksterior kasar atau halus pada permukaannya.
Bentuk meteor jatuh bervariasi dalam ukuran mikrometer dari biji-bijian ukuran batu perkepalan tangan yang bisa dibilang besar juga. Besi tunggal dari meteor jatuh terbesar adalah meteorit Hoba dari barat daya Afrika yang memiliki massa sekitar 54.000 kg. Batu-batu yang jauh lebih kecil, namun yang terbesar jumlahnya jatuh di Norton County, Kansas memiliki massa sekitar 1.000 kg.
Di film, meteor jatuh bisa bikin bumi setengah kiamat. Tapi dalam sejarahnya, keruntuhan besar meteorit, secara mengherankan tidak menimbulkan korban, karena jika setiap orang telah terluka atau terbunuh oleh meteorit tentu ada kabar minimal mitos atau urban legend. Hanya ada beberapa kasus yang terdokumentasi pada beberapa catatan.
Pada saat hujan meteor jatuh di Nakhla, dekat Alexandria, Mesir pada 28 Juni 1911, konon diduga membunuh anjing. Pada tanggal 30 November, 1954, Mrs Hewlett Hodges dari Sylacauga, Alabama memar oleh meteorit seberat 8 pon yang jatuh melalui atap rumahnya. Dan itu adalah cedera manusia pertama yang diketahui dunia sampai saat ini.
Meteor Jatuh - Fitur yang Mengindikasikan Batu Bukan Meteorit
Jika ada kuarsa (kristal putih jernih atau putih susu) itu bukan meteorit. Sejauh yang diketahui kuarsa belum pernah ditemukan pada meteor jatuh apapun. Jika ada struktur kristal mudah terlihat mungkin bukan meteor jatuh. Hal ini tidak konklusif karena beberapa dari meteorit langka memiliki beberapa struktur kristal.
Namun, meteorit yang paling biasa tidak terlihat susunan kristal kecuali dilihat di bawah mikroskop. Jika batu itu memiliki lubang kecil di bagian dalamnya itu mungkin bukan meteor jatuh. Lubang kecil hampir tidak pernah ditemukan di permukaan meteorit. Satu atau dua yang memilikinya tapi itupun sangat jarang.
Jika batu itu terasa ringan, itu bukan meteorit. Meteor jatuh umumnya memiliki kepadatan sekitar 3,5 gram per cm3 dan normal batuan kerak bumi adalah sekitar 2,7 gram per cm3. Dengan kata lain meteor jatuh sekitar 30% lebih berat dari batu dengan ukuran yang sama.
Jika eksterior memiliki fitur curam dan tajam (kecuali pada permukaan yang jelas rusak) itu bukan meteor jatuh. Karena meteor jatuh datang melalui atmosfer mengalami pemanasan yang membuat meleleh permukaan. Akibatnya meteor jatuh memiliki permukaan yang halus, meskipun mereka mungkin memiliki depresi permukaan, yang disebut regmaglypts. Yaitu terlihat seperti cap jempol didorong ke arah tanah liat.
Meteor Jatuh - Fitur yang Mengindikasikan Sebuah Batu adalah Meteorit
Kerak Fusion adalah apa yang dikenal sebagai bentuk meteor jatuh yang melewati atmosfer. Ini adalah bentuk eksterior meleleh dari meteor jatuh. Karena meteorit terdiri dari bahan yang berbeda. Tidak semua kerak fusi terlihat sama. Kerak fusi yang segar biasanya terlihat matte (membosankan) hitam.
Tetapi beberapa meteorit yang segar memiliki kerak-kerak yang terlihat seperti plastik hitam mengkilap dan pada permukaan, lainnya terdapat atau terlihat warna, coklat dengan tambah cahaya kuning. Begitu meteor jatuh tiba di tanah biasanya berlangsung atau dimulai pelapukan.
Dalam hal ini pelapukan tersebut menyebabkan oksidasi kerak dan merubah warna permukaaan dari hitam ke cokelat. Namun bergantung pula pada kondisi iklim meteor jatuh itu berada. Karena ketika meteor jatuh ini akan mengambil jumlah waktu yang bervariasi.
Banyak orang membayangkan kerak fusion sebagai seperti kulit jeruk, padahal sejatinya jauh lebih tampak seperti kulit apel. Kerak Fusion sangat tipis, biasanya kurang dari 1mm tebalnya. Dan secara umum ketebalannya bagai selembar kertas yang berat.
Sebagian meteor jatuh mengandung banyak zat besi atau nikel dan sebagai hasilnya tertarik pada magnet bumi. Hal ini terkadang tidak definitif benar, karena beberapa meteor jatuh ternyata tidak tertarik pada magnet bumi, dan banyak pula pada kasus batu meteor lainnya.
Jika Anda ingin lebih jauh meneliti interior meteor jatuh yang terlihat, ada beberapa petunjuk. Misalnya bentuknya adalah sebanding dengan bentuk chondrite biasa, seperti melihat bintik-bintik kecil dari logam. Bintik-bintik tersebut mungkin tidak terlihat pada permukaan yang buruk (dalam artian terlalu rata akibat pelelhan).
Ditambah unsur bintik-bintik besi terestrial asli yang sangat langka dan hanya ditemukan di tiga lokasi jatunnya meteorit. Jika Anda menemukan bintik-bintik besi semacam itu adalah indikasi yang sangat baik dari meteor jatuh.
Kemungkinan Kehidupan pada Meteor Jatuh
Enam belas meteor jatuh ditemukan di Antartika yang diyakini berasal dari planet Mars. Gas yang terperangkap dalam meteorit sesuai dengan komposisi atmosfer Mars yang diukur oleh pesawat ruang angkasa Viking, yang mendarat di Mars pada pertengahan 1970-an. Kontroversi berlanjut tentang apakah struktur yang ditemukan di salah satu meteor jatuh tersebut, yang dikenal sebagai ALH 84001, mungkin mengandung bakteri atau struktur geologi fosil?
Tentu saja masih banyak yang harus dipelajari tentang meteor dan asal-usul meteor jatuh. Apakah seperti dalam film evolution yang menggambarkan meteor jatuh ke bumi? Meteor yang mengandung subtansi kehidupan lantas mencoba membangun ekosistem sendiri, dan menyingkirkan bentuk kehidupan yang sudah ada. Sebaiknya jangan terlalu jauh mengkhayal!






