logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Metode Dakwah

Mengenal Metode Dakwah Fardiyah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Perbaiki Diri Lalu Menyeru Orang Lain

Apa itu metode dakwah fardiyah? Sebelum Anda memahami metode dakwah yang satu ini, ada baiknya Anda mengetahui prinsip awal seseorang yang akan melakukan dakwah fardiyah. Dakwah merupakan amalan mulia yang harus dikerjakan oleh jiwa-jiwa yang memahami karakteristik dakwah itu sendiri.

Dakwah bukan pekara asal bicara lantas mengajak dan menyuruh orang untuk berbuat baik, dengan mengabaikan subjek pelaku dakwah itu sendiri. Dakwah yang bernilai dan memiliki kekuatan adalah dakwah yang dilakukan oleh orang-orang yang telah lebih dahulu sukses mendakwahi dirinya.

Namun sebagian orang justru menjadikan ini alasan untuk enggan berdakwah. Seseorang selalu menganggap dirinya kurang dan selalu belum layak untuk menyampaikan sesuatu. Padahal dakwah itu butuh ‘paksaan’ keinginan. Siapa yang ingin berdakwah niscaya dia juga akan termotivasi untuk melakukan kebaikan atas dirinya terlebih dahulu, barulah orang lain.

Sebab seorang da’i adalah cerminan pribadi contoh bagi objek dakwah, jika ia sendiri gagal mendakwahi dirinya, bagaimana mungkin ia bisa mengajak orang lain. Lantas bagaimana dengan metode dakwah fardiyah itu sendiri?

Dakwah Fardiyah dan Tahapannya

Ada banyak beragam metode dakwah yang dilakukan ummat Islam saat ini. Ada yang menggunakan sistem jaulah, pergi dari satu tempat ke tempat lain untuk melakukan syiar Islam. Ada yang berseru lantang mendirikan khilafah islamiyah, ada juga yang tak henti-henti berseru meluruskan akidah ummat, dan sebagainya.

Metode dakwah fardiyah merupakan metode yang menekankan pada pendekatan personal antara subjek dan objek dakwah. Kedekatan yang dibangun akan menimbulkan kedekatan hati, dan kedekatan hati tersebut akan memunculkan cinta. Dakwah fardiyah meyakini bahwa perubahan seseorang ke arah yang lebih baik membutuhkan proses, tidak bisa instan dan serta merta. Begitu pun dalam mewujudkan kehidupan Islam dan menegakkan hukum-hukum Islam, segalanya butuh proses dan waktu.

Oleh sebab itulah dikenal karakteristik bahwa jalan dakwah itu panjang dan berliku-liku. Hanya bisa dilalui oleh orang-orang yang memahami dan sabar dengan segala macam ujian dan hambatannya.

Sebelum melakukan dakwah fardiyah, hal pertama yang perlu dilakukan oleh subjek dakwah adalah mengenal medan atau kondisi ummat yang akan didakwahi. Hal ini bertujuan agar pelaku dakwah tidak terkejut dan mudah menyerah dengan hambatan dan rintangan yang akan ia hadapi. Metode dakwah fardiyah melalui beberapa tahan proses, berikut tahapan-tahapan dakwah fardiyah tersebut;

  1. Mengenal dan membina hubungan yang baik dengan para objek dakwah
  2. Ketika interaksi sudah terbina dengan baik, mulailah mengarahkan pembicaraan pada nilai-nilai keimanan.
  3. Membantu memperbaiki kondisi objek dakwah, mulai mengenalkan hal-hal dan suasana yang bernuansa ketaatan kepada Allah SWT dan berbagai bentuk ibadah wajib.
  4. Memberikan penjelasan tentang hakikat ibadah secara komprehensip dan menyeluruh. Menjelaskan urgensi niat dalam setiap amalan yang dikerjakan, dan setiap pekerjaan yang dilakukan hendaklan mengikuti ketentuan syariah yang benar.
  5. Memberikan pengertian bahwa keberadaan kita tidak cukup hanya dengan keislaman diri kita sendiri, tanpa mempedulikan nasib dan kondisi saudara-saudara kita yang lain. Tumbuhkan jiwa sosial dan semangat untuk hidup secara kolektif (berjamaah).
  6. Beri pengertian bahwa tugas para pendakwah dalam menyeru kebaikan tidaklah mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri, amalan besar ini perlu dilakukan oleh sekelompok orang yang punya tujuan dan cita-cita yang sama. Itulah salah satu pentingnya kita hidup berjamaah.
  7. Memunculkan pertanyaan, ‘dengan jamaah mana objek dakwah akan bergabung?’ ini merupakan tahapan yang cukup rumit dan membutuhkan argumentasi dan penjelasan yang meyakinkan.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Fidyah Qadha Pada Ibu Hamil dan Menyusui
  • Kontribusi Umat Islam dalam Perpolitikan Nasional
  • Tiga Bekal Usaha Dakwah Islam
  • Kitab Kuning - Mempelajari Sejarah Peradaban Islam dari Periode Klasik
  • Tema Khotbah Jumat - Ihsan dan Berbuat yang Terbaik
  • Buku "Pendekatan Kajian Islam dalam Studi Agama”, Sebuah Kumpulan Makalah Islam
  • Meraih Takwa dengan Peningkatan Akhlak kepada Allah SWT
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA