logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Artikel Umum Dunia    Militer Jepang

Sejarah Militer Jepang

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sebagai salah satu negara yang kuat dalam sistem perekonomian, Jepang seolah dituntut untuk juga memiliki sistem militer yang juga kuat. Militer Jepang memiliki tanggung jawab yang besar terhadap negaranya. Begitupun dengan sistem militer di negara-negara lain.

Jepang adalah salah satu negara yang berdasarkan pembagian wilayah di benua Asia, terletak di Asia bagian timur. Bersamaan dengan Cina, Korea selatan, Korea Utara, Taiwan, Mongolia, dan Hongkong. Jepang ternyata juga sebuah negara yang berbentuk kepulauan. Sebagai sebuah negara kepulauan, Jepang memiliki pulau dalam jumlah ribuan. Tepatnya 6.852 pulau.

Berdasarkan ekonomi, Jepang adalah negara ke dua berpenghasilan terbesar setelah Amerika. Penilaian itu berdasarkan produk domestik bruto pada seluruh negara di dunia. Kekayaan yang dimiliki Jepang, berdampak pada kemakmuran para warganya.

Rata-rata masyarakat Jepang memiliki standar hidup yang tinggi. Menduduki peringkat ke-8 dunia dalam hal kemakmuran warganya. Menurut PBB, Jepang adalah negara dengan jumlah angka harapan hidup tertinggi di dunia.

Kekayaan Jepang bukan hanya dalam hal ekonomi, tetapi budaya hingga sistem pemerintahannya pun “kaya”. Berdasarkan mitologi tradisional masyarakat Jepang, negara ini didirikan oleh seorang bernama Kaisar Jimmu. Kaisar itulah yang menjadi mata rantai pertama kisah monarki di Jepang.

Sistem Pemerintahan dan Militerisme Jepang

Kisah monarki yang terjadi pada abad ke-7 SM itu hingga kini masih berlangsung. Kini, monarki Jepang berdampingan dengan sistem kekaisaran oleh anggota-anggota istana, shogun atau panglima angkatan bersenjata Jepang, dan pihak militer Jepang. Meskipun demikian, sistem pemerintahan Jepang tetap berada di bawah kuasa Kekaisaran Jepang dan Parlemen Jepang.

Sejarah Militer Jepang

Zaman yang semakin maju berimbas pada sistem pemerintahan dan sistem militer Jepang. Untuk pertama kalinya, Jepang kedatangan pihak luar yang turut campur dalam permasalahan sistem pemerintahannya.

Saat itu, 31 Maret 1854, Jepang kedatangan “tamu”. Seorang komodor Matthew Perry yang membawa bendera Amerika Serikat di kapal lautnya. Campur tangan yang dilakukan pihak Amerika Serikat itu memaksa Jepang untuk membuka diri terhadap pengaruh dunia barat.

Pemerintah Jepang saat itu dipaksa untuk menyetujui persetujuan Kanagawa. Persetujuan itu menimbulkan konflik besar di Jepang. Hingga perang tidak dapat terhindarkan. Perang Boshin pun terjadi pada 1867 hingga 1868.

Pemerintahan Jepang yang sudah “ditumpangi” sekutu membuatnya menjadi pasukan tentara yang “jahat”. Berbagai tindak penjajahan dilakukan oleh pihak militer Jepang. Daerah yang dijajah Jepang, dikenal dengan Kemakmuran Bersama Asia.

Kekuasaan militer Jepang saat itu berakhir di tangan Amerika. Amerika menjatuhkan bom atom di wilayah Hiroshima dan Nagasaki. Hal itulah yang kemudian membuat Jepang mundur teratur ketika menjajah Indonesia.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Adam Ada pada Zaman Pra Sejarah?
  • Rusia - Negara Eropa Timur Terluas di Dunia
  • Sejarah KFC, Restoran Waralaba Dunia
  • Negara Eropa Timur: Dulu, Identik dengan Komunis
  • Kekayaan Alam Laut di Indonesia
  • Menjelajahi Pantai-Pantai di Indonesia
  • Sejarah Intelektual Islam
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA