logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Siswa

Mencoba Mengembangkan Minat Baca Pada Anak


Ilustrasi Minat Baca

“Buku adalah Jendela Dunia”

“Dengan Membaca Kita Bisa Menjelajahi Dunia”

Itulah dua buah jargon atau semboyan yang selalu didengung-dengungkan untuk menggali minat baca kita.

Namun sayangnya, semboyan tersebut hanyalah tinggal kata-kata mutiara biasa dan hanya dipergunakan sebagai penghias semata, karena pada kenyataannya, masih banyak di antara kita yang tidak memiliki kesadaran yang tinggi untuk membaca.

Kenali Akar Masalah

Salah satu faktor mengapa banyak di antara kita yang tidak memiliki kegemaran membaca adalah pola kebiasaan yang salah sejak dini. Bila kita tengok ke belakang, tentunya banyak di antara kita yang lebih memilih mainan dibandingkan dengan buku bacaan. Ya, kebiasaan yang salah sejak kecil berakibat fatal di kala besar.

Oleh sebab itu, agar tidak mengulangi kesalahan di masa lalu, sudah sepatutnya bila anak-anak yang notabene generasi penerus bangsa diajarkan untuk cinta membaca sejak dini bahkan sejak balita, sekalipun hanya berupa buku bacaan sederhana.

Peran Pemerintah?

Bila berbicara masalah menumbuh kembangkan minat baca pada anak, salah satu pihak yang harus berperan aktif adalah pemerintah. Dalam hal ini pemerintah adalah subyek aktif yang berperan serta dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Apa saja yang bisa dilakukan pemerintah untuk menumbuh kembangkan minat baca kepada anak?

Banyak sekali program-program yang bisa dilakukan oleh pemerintah sehubungan dengan upaya mereka dalam menumbuhkembangkan minat baca pada anak, yaitu:

  • Program Perpustakaan Keliling Hingga Ke Daerah Pelosok 

    Selama ini program pemerintah kebanyakan hanya masuk sampai taraf kota saja dan belum merambah ke taraf pedesaan, termasuk program perpustakaan keliling. Yah, pada kenyataannya memang seperti itu.

    Akibatnya, terjadi kesenjangan antara desa dan kota. Oleh sebab itu, pemerintah mesti menekankan kembali untuk mengadakan program perpustakaan keliling yang akan memfasilitasi anak-anak yang tinggal di pelosok dengan berbagai macam buku bacaan yang berguna bagi mereka kelak.


  • Pembenahan Perpustakaan Kota Atau Daerah Dengan Fasilitas Yang Bagus Dan Memadai 

    Pemerintah juga harus mengupayakan untuk memfasilitasi perpustakaan daerah dengan buku-buku yang berkualitas dan up to date.

    Bila untuk membangun mall atau gedung bertingkat saja bisa, mengapa hanya untuk membangun perpustakaan daerah menjadi lebih bagus saja tidak bisa.Padahal bukankah hal itu merupakan salah satu investasi human capital dalam jangka panjang.


  • Pengadaan Buku Gratis 

    Kendala kurang minatnya anak-anak untuk membaca buku adalah karena harga buku yang mahal. Banyak orang tua yang tidak kuat membelikan anaknya buku karena kondisi perekonomian yang memang minim. Untuk itu, seharusnya pemerintah tidak segan-segan untuk menggalakkan program buku gratis yang nantinya bisa memacu semangat anak-anak untuk terus membaca.


  • Pengadaan Lomba Yang Berhubungan Dengan Membaca 

    Pemerintah juga bisa mengadakan lomba yang ada hubungannya dengan membaca, misalnya: lomba membaca cerita untuk anak SD, lomba membaca puisi, atau lomba membaca pidato. Semua itu berhubungan dengan kegiatan membaca yang tentunya akan meningkatkan semangat anak-anak untuk terus berkembang.


  • Pengadaan Pelatihan Pada Orang Tua Tentang Pentingnya Membudayakan Suka Membaca Sejak Dini 

    Bila usaha secara eksternal sudah dilakukan, selanjutnya adalah usaha internal, yaitu dengan memberikan pelatihan kepada para orang tua tentang pentingnya membudayakan suka baca pada anak. Yah, dalam hal ini yang diikutsertakan adalah orang tua, karena orang tualah yang pada akhirnya berperan langsung dalam perkembangan anak.

    Membaca merupakan salah satu kebiasaan baik yang harus dibudayakan sejak kecil. bila pada saat usia anak-anak sudah suka membaca, maka pada saat dewasa biasanya akan gemar membaca juga. Membaca merupakan salah satu jalan untuk menuju pintu gerbang keberhasilan. Dalam hal ini, pemerintah memiliki peran yang sangat penting, yaitu sebagai fasilitator.

Mengembangkan Kemampuan Baca

Semua anak akhirnya belajar membaca bila terkena bahan pembelajaran yang memadai, meskipun masing-masing memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Proses belajar dimulai saat lahir. Ketika bayi lahir, ia mulai menyerap informasi dari lingkungannya, menggenggamnya, decoding dan membentuk dasar untuk pemahamannya.

Ini terutama mereka mengambil bahasa orang tua 'dengan memperhatikan suara mereka dan suara yang mereka buat. Seorang anak belajar dari mendengar bahasa lisan, belajar huruf dan suara mereka dengan bantuan bimbingan orang dewasa, pada akhirnya mampu membaca kata-kata. Seorang anak harus belajar bahasa sendiri serta akan mengajarkan hal yang sama.

Namun, walau tidak sulit bagi anak-anak untuk belajar secara alami bahasa lisan, mereka membutuhkan rangsangan eksternal untuk membantu mereka membaca. Pengetahuan tentang phonics sangat penting dalam proses ini. Hal ini dapat hanya terhambat dalam kasus ada sumber belajar yang disengaja tersedia karena kurangnya tutor yang baik, ketidakmampuan belajar atau ketulian yang mencegah mendengar suara. Karena basis dalam membaca dikenali dari tiga hal.

  • Kemampuan untuk membaca memerlukan kombinasi.
  • Pemahaman suara untuk masing-masing alfabet.
  • Pemahaman makna kata-kata dan frase.

Mengadopsi pendekatan dua arah membantu anak decode kata-kata dan membedakan mereka dari satu sama lain. Mereka belajar untuk mengasosiasikan suara dengan huruf dan memahami arti dari kata-kata yang berbeda, yang memfasilitasi membaca.

Karena, saat membaca buku cerita, seorang anak belum tentu akrab dengan setiap kata, ini proses pembelajaran membantu mereka untuk mengucapkan kata-kata asing dan bahkan membantu mereka memahami sintaks dari kalimat.

 Hubungan suara-surat juga membantu anak-anak dengan kata-kata ejaan, yang lain mungkin tidak diketahui mereka, dengan memahami phonics mereka. Oleh karena itu, phonics memainkan peran penting dalam membantu anak untuk belajar membaca. Seorang anak pertama belajar untuk mengenali dan memanipulasi suara huruf sebelum ia belajar membaca.

Mereka mengumpulkan huruf dan membaca kata-kata yang dibentuk dengan memanfaatkan suara terkait dengan setiap huruf. Anak-anak dengan ketidakmampuan belajar menghadapi masalah dalam tahap ini. Apabila mereka gagal untuk mengidentifikasi huruf, kata-kata dan suara dengan benar, maka akan membuat sulit bagi mereka untuk belajar membaca. Jika hampir 14% orang di Amerika memiliki ketidakmampuan belajar semacam ini, apalagi di negra berkembang seperti Indonesia.

Seorang anak yang menderita kondisi ini tidak diberkati dengan fungsi saraf yang dapat membedakan antara suara yang sama dan karenanya, mereka belajar perlahan dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang tidak menderita cacat yang sama.

Namun, yang terpenting jangan membuat anak patah semangat dalam belajar. Bahkan sebagai orang dewasa, kita tidak berhenti belajar bahasa. Dengan kata sederhana, kami terus menyempurnakan keterampilan bahasa kami melalui pembelajaran.

Untuk membantu membiasakan anak dengan kata-kata, maka disarankan bahwa saat membaca sebuah buku untuk anak, narator menunjukkan setiap kata pada halaman, kepada anak, saat membaca dengan suara keras secara bersamaan.  Menempatkan jari di bawah kata kata atau menunjuk langsung buku membantu membawa perhatian anak untuk itu dan mengasosiasikan suara dari kata dengan huruf-huruf dalam ejaan.

Amatlah penting saat tahun-tahun prasekolah adalah untuk mengajar anak-anak untuk mengembangkn minat baca, jika Anda ingin mempercepat minat ini, bisa mencoba mengirimnya ke kursus di mana ia benar diajari oleh seorang profesional.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • 8 Mitos Seputar Edukasi Seks
  • Belajar Matematika Dasar Itu Menyenangkan
  • Biografi Para Tokoh Pahlawan Pendidikan
  • Landak Jawa, Hewan Lucu Berduri Tajam
  • Prestasi Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
  • Dampak Buruk Pembakaran Hutan
  • Metode Pembelajaran Quantum Teaching
  • Tips Belajar Matematika secara Cepat
  • Jenis-Jenis Macan Tutul di Dunia
  • Mengenal Bentuk Soal Ujian untuk Hasil yang Memuaskan
  • Pelestarian Harimau Jawa
  • Pendidikan Karakter dalam Cerpen Pendidikan
  • Tata Cara Penulisan Gelar yang Benar Secara Umum
  • Segitiga Emas di Jantung Peta Jakarta
  • Jerapah, Si Leher Panjang nan Eksotis
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA