Minuman Coklat, Si Lezat Bermanfaat
Ilustrasi minuman coklat
Siapa tidak mengenal coklat? Si lezat bermanfaat ini hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari coklat batangan, sebagai toping es krim, selai coklat, hingga minuman coklat. Tahukah Anda bahwa minuman coklat sudah dikenal sejak beribu-ribu tahun yang lalu? 3500 tahun yang lalu di Mesoamerika, coklat merupakan minuman favorit. Bahkan pada awalnya minuman coklat hanya dikonsumsi oleh raja. Mereka meminum coklat untuk penyembuhan, memberikan energi, serta sebagai simbol dalam upacara keagamaan di kerajaan.
Kepopuleran minuman coklat menyebar hingga ke benua lain. Sejak saat itu minuman coklat memiliki banyak variasi, misalnya dengan penambahan gula, susu, vanila atau bahan lainnya. Produksi masal coklat membuat semakin banyak kalangan menikmati kelezatannya. Pada tahun 1600 coklat pertama kali dikonsumsi dengan cara dimakan. Coklat digunakan sebagai bahan campuran di kue dan sejenisnya.
Sejarah Coklat
Sejak lama coklat punya reputasi tinggi. Makanan atau minuman yang dibuat dari biji tanaman coklat ini berhasil merebut hati banyak orang, tidak cuma karena kelezatannya, tapi juga nilai plus yang dimilikinya dalam memperbaiki suasana hati dan memengaruhi munculnya gelora cinta.
Pohon cokelat, yang buahnya mengandung biji yang bisa diproses menjadi camilan coklat, pertama kali ditemukan 2.000 tahun lalu di hutan tropis Amerika. Sementara itu, bangsa Maya merupakan bangsa pertama yang mengonsumsi cokelat (250-900 SM). Mereka mencampur biji coklat dengan berbagai bumbu untuk membuat minuman yang dipercaya mujarab.
Bagi bangsa Maya, coklat merupakan perlambang hidup dan kesuburan. Karena itu, buah coklat sering ikut hadir dalam ritual religius, termasuk upacara pernikahan dan dipercaya sebagai makanan para dewa.
Di wilayah Meksiko Tengah, bangsa Aztec percaya, orang yang makan biji dari pohon coklat akan mendapatkan kebijaksanaan dan kekuatan. Mereka juga yakin coklat mengandung nutrisi yang baik bagi kesehatan dan punya manfaat afrodisiak. Raja Aztec Montezuma bahkan punya kebiasaan minum cokelat setiap hari untuk menaikkan libidonya.
Coklat mulai dibawa ke Eropa pada tahun 1519 setelah Montezuma menawarkan minuman yang berbumbu kepada pengelana Spanyol, Cortez, dan tentaranya. Cortez lalu membawa biji coklat ke Spanyol dan memopulerkannya. Namun, selama berabad-abad minuman coklat lebih dikenal sebagai minuman para bangsawan.
Reputasi coklat sebagai makanan afrodisiak sangat terkenal di kalangan bangsawan Perancis. Seni dan literatur bernuansa erotis banyak yang terinspirasi oleh kandungan coklat. Casanova, pengelana dari Italia yang lebih dikenal sebagai penakluk perempuan, diceritakan selalu mengonsumsi coklat sebelum bercinta. Keterkaitan coklat dengan pembangkit gairah terus bertahan hingga saat ini.
Lalu, sejak kapan coklat identik dengan perayaan kasih sayang di Hari Valentine? Literatur menyebutkan, sejak abad ke-17, para pasangan sudah mulai memberikan kado di Hari Valentine dan sesuatu yang manis sering dijadikan pilihan. Baru pada tahun 1868, Richard Cadbury memperkenalkan sekotak coklat sebagai kado Valentine.
Manfaat Cokelat
Selain lezat, coklat memiliki banyak manfaat. Coklat mengandung konsentrasi flavonoid yang tinggi. Flavonoid bermanfaat bagi pembuluh darah dan jantung. Dengan demikian dalam minuman coklat juga mengandung flavanoid. Berikut ini beberapa manfaat coklat:
- Sebagai antioksidan, dimana kandungan flavonoid di dalamnya membantu pertahanan tubuh melawan radikal bebas dan melindungi jantung.
- Meningkatkan HDL (kolesterol baik).
- Mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah.
- Mengurangi resiko tekanan darah tinggi dengan melancarkan sirkulasi darah.
- Mengurangi resiko penyakit jantung.
- Memperbaiki mood dengan cara meningkatkan serotonin dalam otak yang membantu memperbaiki depresi.
- Meningkatkan pelepasan hormon endorphin dari otak yang menghasilkan rasa nyaman.
Coklat mengandung banyak vitamin dan mineral, diantaranya adalah tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niacin, vitamin B6, folat, selenium, zat besi, magnesium, potasium, seng, tembaga, vitamin D, vitamin A dan kalsium. Kandungan vitamin dan mineral di dalam coklat dibutuhkan oleh tubuh agar tubuh dapat bekerja optimal dan metabolisme energi berjalan dengan baik.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.
Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.
Jenis dalam Minuman Coklat yang Menyehatkan
Banyak jenis coklat yang tersedia di pasaran. Ada yang harganya mahal, ada pula yang harganya murah. Apa saja perbedaannya? Berikut ini perbandingan jenis coklat dalam minuman coklat manfaat masing-masing.
- Dark Chocolate. Dark Chocolate memiliki kandungan biji coklat (kakao) yang paling tinggi yaitu paling sedikit 70% mengandung kakao. Dark chocolate memiliki kandungan kakao atau biji cokelat terbanyak, tanpa banyak gula dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenasi (HVO).
- White Chocolate. Sedangkan white chocolate hanya memiliki 33% kandungan coklat atau kakao, sisanya adalah gula, susu dan vanila. Kandungan gula inilah yang dapat memberikan efek negatif, seperti kerusakan gigi dan penyakit diabetes.
- Milk Chocolate atau Coklat Susu. Milk chocolate atau coklat susu merupakan campuran kakao dengan susu dan ditambah gula. Coklat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat.
Minuman Coklat yang Nikmat
Minuman coklat sangat digemari baik oleh anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan oleh mereka yang telah lanjut usia, karena rasanya yang lezat. Dapat dikonsumsi panas maupun dingin, ditambah es batu maupun diblender dengan potongan-potongan es batu dan ditambahkan busa susu maupun whipcream.
Begitu banyaknya variasi minuman coklat yang dapat dibuat, sehingga rasanya kita dapat bereksplorasi tiada henti dengan jenis minuman yang satu ini. Beberapa orang suka menambahkan perasa ataupun rempah-rempah segar ke dalamnya seperti aroma jeruk, peach, strawberry, mint, maupun bubuk kayu manis, kapolaga, bahkan lada.
Untuk membuat minuman coklat yang enak, hal yang paling mendasar adalah, selalu gunakan coklat yang berkualitas tinggi, yang biasa disebut chocolate couverture. Dengan coklat yang menggunakan 100% cocoa butter ini, Anda akan mendapatkan minuman coklat yang aroma coklatnya terasa kental ketika melewati tenggorokan Anda. Kelezatannya sungguh tak terlupakan.
Resep Coklat Bangsa Maya
Seperti apa kira-kira rasa minuman coklat yang diminum bangsa Maya di Mesoamerica pada zaman dahulu? Mereka mencampur minuman coklat dengan rempah-rempah. Nah, kini Anda dapat mencobanya sendiri di rumah. Berikut ini langkah-langkahnya.
Bahan:
- 1 cangkir susu
- 3 sendok makan bubuk coklat instan
- 1 sendok teh kayu manis
- 1 jumput bubuk lada
Cara Membuat:
- Campur bubuk coklat, kayu manis dan lada dengan air panas dalam sebuah mug.
- Tuangkan susu pada wadah tahan panas kemudian panaskan di microwave hingga mendidih sekitar 2 menit.
- Tuangkan susu pada campuran coklat di mug sambil diaduk.
- Nikmati selagi hangat.
Variasi Resep Minuman Coklat
Minuman Cokelat Havermut
Bahan :
- 100 gr havermut instan (plain)
- 4 sdm gula pasir
- 25 gr cokelat bubuk
- 1.5 liter susu rendah lemak
- 2 butir kuning telur
Cara Membuat :
- Didihkan susu dan cokelat bubuk, ingat, sisakan sedikit untuk dicampurkan dengan kuning telur.
- Setelah mendidih, pancing, aduk hingga rata dan hangat.
- Tambahkan gula.
- Bagi rata havermut ke dalam gelas, kemudian tuangkan susu hangat diatasnya. Sajikan hangat.
***
Hot Chocolate
Bahan :
- 3 ons cokelat hitam dengan kualitas terbaik
- 2 sendok teh campuran bubuk cokelat dan susu (perbandingan 3:1)
- 1 ½ sendok teh gula
- 1 ½ cangkir susu
- 3 cangkir es
- Whipped Cream untuk hiasan
- Irisan tipis dark chocolate sebagai hiasan
Cara Membuat :
- Potong cokelat hingga menjadi bagian-bagian kecil. Lelehkan.
- Tambahkan gula, aduk terus hingga bahan-bahan tercampur. Angkat dan masukan setengah cangkir susu, lalu aduk hingga adonan terasa lembut. Diamkan sesuai suhu ruangan.
- Masukkan sisa satu cangkir susu, campuran cokelat dan susu, serta es ke dalam blender dengan kecepatan tinggi hingga adonan lembut. Setelah itu, masukkan minuman ke dalam gelas saji dan tambahkan sedikit hiasan whipped cream dan irisan cokelat di atasnya.
***
Hot Chocolate Peppermint
Bahan :
- 1 ½ cangkir cream
- 1 ½ cangkir susu
- ¼ cangkir gula
- Sejumput garam/seujung sendok the
- 6 ons dark bittersweet chocolate (dark), dicincang
- 3 tetes peppermint oil
- Bubuk cokelat secukupnya
Cara Membuat:
- Masukkan cream, susu, gula, dan garam dalam panci.
- Panaskan dengan suhu sedang. Saat cream sudah mulai terlihat menguap, masukkan cokelat yang telah dicincang. Kemudian diaduk hingga meleleh. Masukkan minyak peppermint.
- Sajikan di dalam mug dan tabur bubuk cokelat secukupnya di atasnya.
***

