Waspadai Minuman Kaleng
Berbagai kemasan minuman ringan dijajakan di pusat perbelanjaan dan etalase warung-warung. Salah satunya adalah kemasan kaleng. Banyak orang memilih minuman kaleng karena ukurannya yang kecil, praktis, isinya pas, mudah dibawa-bawa dan bisa disimpan di dalam kulkas dalam jumlah banyak.
Tidak hanya minuman bersoda, minuman kaleng yang dijual bisa berupa minuman kesehatan atau kopi. Nah, masalah yang akan dibahas bukanlah isi dari minuman kaleng tersebut, melainkan kemungkinan bahaya yang akan terjadi jika mengonsumsi minuman dalam kemasan kaleng tersebut.
Kontaminasi parasit Leptospirosis
Kita semua tahu bahwa Leptospirosis adalah sejenis parasit yang berada di air seni tikus. Wabah Leptospirosis pernah merebak pasca banjir di beberapa daerah di Indonesia. Parasit mematikan ini hidup di air tawar dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui kontak dengan air sungai/banjir, air tanah atau tanaman yang terdapat Leptospirosis. Lalu, apa hubungannya dengan minuman kaleng?
Dari beberapa milis yang beredar, seorang wanita asal Amerika meninggal setelah meminum minuman kaleng bermerk ternama. Diduga asal kematiannya karena ia terkontaminasi parasit Leptospirosis yang ada di permukaan kaleng. Konon, pada saat minuman kaleng tersebut disimpan di gudang, tikus-tikus gudang mengencingi kemasan tersebut.
Wanita itu langsung menenggak isi minuman kaleng tanpa membersihkan permukaan kalengnya terlebih dahulu atau menggunakan sedotan. Maka parasit dari air seni tikus tersebut masuk ke dalam tubuhnya sehingga berakibat kematian.
Ternyata, kabar yang beredar di milis tersebut adalah HOAX alias berita bohong. Leptospirosis hanya bisa hidup di air tawar yang tergenang. Pada permukaan yang kering, Leptospirosis akan mati. Belum pernah dilaporkan kontaminasi Leptospirosis pada permukaan minuman kaleng atau kasus orang meninggal gara-gara minuman kaleng yang tercemar parasit tersebut.
Kandungan Obat Bius pada Minuman Kaleng
Berhati-hatilah jika seseorang menawarkan kopi dalam kemasan minuman kaleng. Apalagi jika sedang berpergian dengan kendaraan umum seperti bis dan membawa banyak barang. Minuman kaleng berisi kopi biasanya digunakan pelaku kejahatan yang hendak mengambil harta dan barang bawaan kita.
Pelaku memasukkan obat bius ke dalam minuman kaleng rasa kopi untuk menyamarkan rasa obat. Caranya, sekitar 20 butir CTM dihaluskan, lalu dimasukkan ke dalam minuman kaleng yang telah dilubangi seujung paku. Kemudian lubang tersebut ditutup alumunium foil. Sekilas tidak terlihat hal ganjil pada minuman kaleng tersebut.
Korban yang telah meminum kopi bercampur obat bius dalam minuman kaleng tersebut akan pingsan selama berhari-hari. Setelah pingsan, pelaku kejahatan akan menguras harta benda korban dengan leluasa dan mudah.
Waspadai Minuman Kaleng Bersoda
Jangan gegabah ketika Anda membuka minuman kaleng bersoda. Isinya bisa menyembur kuat sehingga akan membasahi dan mengotori wajah serta pakaian Anda.
Sengaja atau tidak sengaja, minuman kaleng bersoda yang kita bawa akan terguncang-guncang sehingga menyebabkan munculnya gelembung gas dalam kaleng. Gelembung gas itu akan memberi tekanan yang kuat dan akan menyembur jika tutup kaleng dibuka.
Untuk menghindari semprotan dari minuman kaleng bersoda, ketuk-ketuk kaleng terlebih dahulu. Cara ini akan memecah gelembung gas yang terbentuk di dalam kaleng. Anda pun dapat membuka minuman kaleng dengan aman.
| Beri rating untuk artikel di atas |








