Manfaat dan Khasiat Minyak Zaitun
Ilustrasi minyak zaitun
Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari minyak Zaitun bagi tubuh kita. Apa saja manfaatnya, kandungan, dan gizi yang ada di dalamnya? Apakah benar minyak yang diambil dari buah zaitun ini benar-benar menyehatkan? Berikut Ulasannya!
Manfaat dan Khasiat Minyak Zaitun - Sejarah tentang Zaitun
Sebelum manusia menggunakan manfaat dan khasiat dari minyak Zaitun, minyak ini tidak terlepas dari suatu sejarah. Pada awal sejarahnya, minyak ini tidak dapat terlepas dari agama, baik itu agama islam atau Kristen dan Katholik. Ketika seorang ditunjuk oleh Allah untuk melakukan kehendakNya, maka ia akan dibasuh dengan minyak tersebut yang juga dianggap sebagai buah kekayaan selain madu, gandum dan anggur.
Ranting pohon zaitun yang digunakan sebagai lambang perdamaian itu berasal dari kisah air bah Nabi Nuh. Waktu itu Nabi Nuh melepaskan seekor merpati untuk melihat apakah air sudah mulai surut atay belum. Ketika burung merpati itu kembali sambil membawa ranting pohon zaitun, maka Nabi Nuh tahu bahwa Tuhan sudah reda murkanya dan air telah surut. Saat ini minyak Zaitun dianggap suci oleh kalangan tertentu karena melambangkan perdamaian serta kebijaksanaan.
Pada abad 15 SM, pohon zaitun juga banyak dibudidayakan di Yunani, Siria, Israel, Turki dan Mesir. Sejarah kuno mengatakan bahwa komoditas ini dikuasai oleh bangsa Yunani. Oleh karena teramat sucinya pohon zaitun ini di Yunani, ternyata ada yang spesial dengan pemetikan buah zaitun ini. Adapun yang berhak memetiknya adalah para jejaka dan gadis perawan.
Pada tahun 1100 SM, negeri Tuscany terkenal dengan buah zaitunnya yang berkualitas tinggi. Pada tahun 1.400 M Italia berhasil merebut gelar Negara penghasil minyak Zaitun nomer satu di dunia. Pada abad ke-16 Spanyol mulai membudidayakan pohon zaitun yang juga disebut sebagai cairan emas ini. Saat ini sebagian besar minyak ini telah diproduksi oleh Spanyol, Italia, dan Yunani. Sisanya oleh California, Australia dan Amerika.
Ada berbagai jenis minyak Zaitun yang terdapat di dunia ini. Pada umumnya, minyak tersebut diambil dari dua jenis buah zaitun, yaitu yang berbuah hitam dan hijau. Sekarang ini ada berbagai macam merk minyak tersebut.
Minyak Zaitun yang berkualitas tinggi harus sudah diperas dalam waktu 2 x 24 jam setelah dipetik. Buah Zaitun ini akan diperas dengan gilingan dari bagan batu granit atau baja. Metode pemerasan ini disebut dengan “perasan dingin“ (First Cold Press). Minyak yang muncul pada proses perasan pertama inilah yang disebut dengan ekstrak virgin. Pada proses perasan kedua disebut dengan nama virgin.
Setelah diperas sebanyak dua kali, buah zaitun ini harus diperas dengan cara lain supaya bisa mengeluarkan minyak lagi. Untuk itu diperlukan air panas untuk proses tersebut. Minyak hasil perasan ini disebut dengan istilah Pure Olive Oil, Extracted, Refined dan Pomance. Lebih gampangnya, minyak ini disebut dengan kualitas nomer dua. Harganya juga lebih murah dibanding dengan hasil perasan pertama.
Ada juga istilah Extra Light, yang secara sekilas memberi kesan lebih rendah lemak / kolesterol. Padahal yang sebenarnya pemberian nama Extra Light ini hanya merujuk pada warnanya yang lebih bening atau terang. Pada Refined Olive Oil, berarti rasa dan kualitasnya dibuat secara sintetis, bukan dibuat dari sarinya, akan tetapi tetap extra virgin dengan metode cold press yang lebih baik.
Manfaat dan Khasia Minyak Zaitun - Komposisi dan Manfaat Zaitun
Untuk dapat mengetahui manfaat dan khasiat minyak Zaitun bagi kesehatan dan tubuh kita maka kita harus melihat komposisinya. Kandungan kolesterolnya adalah 0%. Nol persen kolesterol inilah yang menyebabkan Minyak ini terkenal. Hal ini menyebabkan hampir tidak ada minyak lainnya yang memiliki kadar kolesterol serendah minyak ini.
Kita mengetahui bahwa ada lemak baik (HDL) dan ada juga lemak jahat (LDL). Yang masih belum banyak orang kenal adalah lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Apalagi lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Sementara ini yang perlu kita ketahui adalah minyak Zaitun mempunyai manfaat menaikkan lemak baik dan menurunkan lemak jahat sekaligus dalam satu jalan.
Minyak sayur, minyak jagung dan minyak kedelai yang sudah terkenal sehat pun masih kalah jika dibandingkan dengan khasiat minyak ini. Banyak orang yang sudah tahu kalau minyak-minyak tersebut tadi menurunkan kolesterol jahat. Yang tidak mereka ketahui adalah minyak tersebut juga menurunkan kolesterol yang baik bagi tubuh kita. Bandingan dengan minyak Zaitun yang menaikkan lemak baik dan menurunkan lemak jahat.
Minyak Zaitun extra virgin memiliki kandungan polifenol yang cukup tinggi. Satu liternya mengandung 200-800ml polifenol, namun masih kalah dengan extrak daun zaitun yang mengandung 6360-8190ml untuk setiap liternya. Polifenol juga banyak terdapat buah anggur, apel, jeruk dan teh. Katanya teh dari bunga rosella mempunyai kandungan polifenol yang cukup tinggi.
Setelah mencari tahu di semua media mengenai minyak ini, ternyata tak ada banyak makanan dan minuman yang lebih berhkasiat dari cairan yang disebut cairan emas ini. Akan tetapi mengkonsumsi minyak ini sendiri tanpa diikuti dengan gaya hidup yang sehat dan olahraga yang teratur ternyata tidak ada manfaatnya juga.
Kesehatan juga mempunyai banyak faktor yang mempengaruhi tubuh kita. Anggapan bahwa mengkonsumsi minyak keemasan ini secara rutin bisa mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, kolesterol ternyata tidak seluruhnya benar. Demikian juga dengan mengkonsumsi sumber makanan lainnya yang sehat tanpa disertai dengan cara hidup sehat.
Ternyata Minyak Zaitun juga mempunyai khasiat untuk elemen kesehatan perawatan kulit. Ditemukan lebih dari 5.000 tahun lalu minyak ini diklaim sebagai rahasia cantik Cleopatra. Pada zaman Yunani kuno, kaum bangsawan juga kerap mengaplikasikannya sebagai pelembab kulit. Sementara buahnya dijadikan makanan oleh kaum raja.
Untuk kulit, minyak ini dipercaya bisa menjadikan kulit lebih halus dan cerah. Tak berhenti sampai disitu, penggunaan minyak ini secara teratur juga membuat kulit tetap segar dan elastis, jauh dari keriput. Setetes minyak ini jika digunakan tiap hari bisa juga menjadikan kuku dan kutikula sehat, dan bisa juga menambah kilau pada helaian rambut. Kandungan vitamin dan mineral lah yang berfungsi untuk perawatan elemen kulit.
Minyak Zaitun mengandung vitamin E dosis tinggi, beta-carotene atau vitamin A, vitamin K, juga antioksidan layaknya phytosterol, flavonoid, dan senyawa phenolic. Minyak ini mengandung banyak senyawa aktif seperti fenol, tokoferol, sterol, pigmen dan squalene yang memegang peran penting dalam kesehatan dan kecantikan.
Vitamin E dalam minyak ini termasuk tinggi. Pada setiap sendok teh minyak ini terdapat 10,6 persen dosis harian vitamin E yang dibutuhkan tubuh. Sementara polifenol yang terdapat pada extra virgin bermanfaat tidak hanya sebagai antioksidan penetral radikal bebas, tetapi juga dapat memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat faktor lingkungan dan gaya hidup. Kerusakan tersebut bisa disebabkan oleh polusi, radiasi sinar matahari berlebih, alkohol, dan asap rokok.
Adapun aleochantal merupakan antioksidan yang dapat mengurangi bekas kemerahan pada kulit. Sementara squalene bertanggung jawab untuk membuat kulit terlihat lebih muda. Squalene juga membantu meregulasi sebum atau produksi minyak yang berfungsi melindungi kulit serta rambut dari pertumbuhan mikroorganisme.
Minyak Zaitun juga mengandung klorofil yang berfungsi sebagai agen anti aging. Manfaat minyak ini sebenarnya tidak hanya bisa dinikmati secara mentah dari minyak itu sendiri, melainkan juga dari berbagai produk kecantikan yang mengandung minyak ini seperti body butter, sabun mandi, ataupun pelembab wajah.
Untuk mengatasi kulit kering, dapat juga menggunakan minyak ini sebagai solusinya. Cukup dengan mengoleskan pada bagian kulit yang kering minimal dua kali sehari. Para tim konsultan kecantikan sekarang ini banyak yang menyarankan untuk menggunakan body lotion yang mempunyai kandungan minyak Zaitun bagi mereka yang mempunyai masalah kulit kering.
Sementara itu, bagi mereka yang memiliki masalah berat badan, Minyak ini juga bisa menjadi solusi. Hasil riset menyebutkan penggunaan minyak Zaitun untuk menggantikan minyak jenuh selama empat minggu tanpa mengubah pola makan mampu mengurangi berat badan hingga dua sampai tiga kilogram.
Penelitian juga menyebutkan bahwa minyak ini juga dapat membantu memecah sel adiposity penyebab obesitas. Oleh karena itu, extra virgin olive oil ini direkomendasikan untuk menggantikan diet minyak lemak jenuh yang disring kita konsumsi. Selain itu, minyak ini juga bisa mencegah dan mengobati maag, mengurangi nyeri haid, menguatkan kandung empedu, menurunkan kadar gula, menurunkan asam lambung, meningkatkan fungsi liver, dan lain-lain.
Ternyata, banyak sekali manfaat dan khasiat minyak Zaitun ini. Tidak salah memang jika minyak ini benar-benar telah melampaui berbagai masa dalam sejarah dan selalu mendapatkan pernghargaan tertinggi karena manfaat yang bisa dia berikan.

